<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991</id><updated>2012-01-29T13:25:13.259+07:00</updated><category term='home'/><category term='politik'/><category term='komentar slide presentasi'/><category term='motivasi'/><category term='filosofi'/><category term='puisi-puisian'/><category term='Pesta Blogger 2009'/><category term='phylosophy'/><category term='jalanjalan'/><category term='menulis'/><category term='tips'/><category term='ian'/><category term='phyosophy'/><category term='Pendidikan'/><category term='moment'/><category term='resensi'/><category term='yang terjadi hari ini'/><category term='renungan'/><category term='laugh'/><category term='thought'/><category term='ekspedisi'/><category term='hikmah'/><title type='text'>@trianfe</title><subtitle type='html'>Knowledge is gained by learning, skill by practice, and love by love. - Thomas Szasz</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>72</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-2910350550880198772</id><published>2011-09-03T06:43:00.001+07:00</published><updated>2011-09-03T07:00:23.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Belajar pada Anak-Anak</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-qUCUvCH8mXY/TmFt6IvnUzI/AAAAAAAAATw/4KlttVRqkY0/s1600/berguru+pada+anak+anak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="280" src="http://3.bp.blogspot.com/-qUCUvCH8mXY/TmFt6IvnUzI/AAAAAAAAATw/4KlttVRqkY0/s400/berguru+pada+anak+anak.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin dewasa manusia memang semakin banyak saja yang dipikir dan menjadi beban. Padahal saat kita kecil, ringan saja melakukan apapun. Kalau punya keinginan akan terus dikejar tanpa henti. Lari-lari tanpa henti dan ngos-ngosan. Kalo perlu sampe nangis berat dan ngeyel. Baru berhenti nangis kalau yang diinginkan sudah dipenuhi dan didapat. Kita sudah gede sekarang? Boro-boro mau lari ngos-ngosan sampe nangis dan ngeyel, yang ada adalah gampang ngeluh, cepet lelah dan kurang ngeyel. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;Alhasil hanya yang masih mempertahakan sifat ngeyel yang bisa terus bertahan berproses sampai menemukan hasilnya.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; Kalau yang tidak tahan ya &lt;i&gt;KO&lt;/i&gt; ditengah jalan dan tidak akan mencapai apa yang dia inginkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi apa kita mau kembali lagi jadi anak kecil? Tidak semua mau karena jelas tidak mungkin. Hehe… yang bisa adalah mempertahankan sikap-sikap layaknya anak kecil yang tidak gampang menyerah dan jika ada masalah hari itu ya selesai hari itu. &lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;Tiap buka mata di pagi hari selalu dengan keriangan baru meski diawali dengan tangisan karena belum puas tidur malah dibangunin orang tua buat sholat subuh. Beda dengan yang sudah gede, bangun pura-pura senyum dan baik-baik saja padahal dipikirannya banyak beban yang seolah-olah gak tuntas-tuntas diselesaikan.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; Itu yang sering saya rasakan juga, kan saya sudah gede. :p&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sikap-sikap anak kecil yang perlu dibentuk lagi kalau mau ‘tahan banting’ layaknya anak kecil tadi adalah: &lt;span class="Apple-style-span" style="color: red; font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Berpikir Positif, Berimajinasi, Tulus, Pemaaf, Jujur, Solider, Apa adanya, dan Antusias.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; Ini saya kutip dari salah satu guru saya yang sekarang coba saya camkan betul-betul dan praktikan. Karena sejatinya saya sering tidak lulus kalau berhadapan dengan guru yang satu ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya saya tutup mata, menghirup udara segar pagi ini dan mulai mewujudkan 8 sikap di atas menjadi kenyataan dalam keseharian saya. Kamu mau juga? Mari sama-sama dengan saya. :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-2910350550880198772?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/2910350550880198772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/09/belajar-pada-anak-anak.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2910350550880198772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2910350550880198772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/09/belajar-pada-anak-anak.html' title='Belajar pada Anak-Anak'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qUCUvCH8mXY/TmFt6IvnUzI/AAAAAAAAATw/4KlttVRqkY0/s72-c/berguru+pada+anak+anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1541353537827722305</id><published>2011-08-22T12:58:00.002+07:00</published><updated>2011-08-22T13:16:47.488+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Sekolahnya Manusia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-w3Wv3SMDMXw/TlHvwfZ7DwI/AAAAAAAAATs/ZPhnyO3Tlgg/s1600/sekolahnya+manusia.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="280" src="http://1.bp.blogspot.com/-w3Wv3SMDMXw/TlHvwfZ7DwI/AAAAAAAAATs/ZPhnyO3Tlgg/s400/sekolahnya+manusia.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama saya meyakini bahwa modal utama yang bisa menjadikan manusia itu bermanfaat adalah melalui ilmu yang dimilikinya. Dan proses transfer dan internalisasi ilmu ini haruslah melalui pendidikan yang baik. Sementara itu mayoritas masyarakat kita ketika bicara tentang pendidikan berarti sama halnya dengan kita berbicara tentang sekolah. Permasalahan yang saya temukan akhirnya di sini, saya semakin tidak terlalu respek terhadap sistem pendidikan yang diterapkan di banyak sekolah-sekolah di Indonesia, terutama jenjang sekolah untuk pendidikan dasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya memang belum memiliki anak, tapi Insya Alloh saya juga pasti akan menjadi seorang ayah, tapi pikiran saya saat ini cukup dihantui dengan model sekolah seperti apa yang akan saya berikan kepada anak saya kelak?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang pergaulan saya selain dengan orang-orang yang selama ini beruntung bisa mengenyam pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi di jalur sekolah formal juga dengan orang-orang yang (lebih) beruntung yang mengenyam pendidikan di luar batas dinding sekolah. Cerita-cerita mereka tentang keunggulan dan kelemahan hasil pendidikan masing-masing sering saya dengar dan saksikan. Saya kok jadi iri terhadap golongan yang terakhir ini, mereka bisa menjadi lebih jadi manusia daripada hasil pendidikan sekolahan di jalur formal. Maka realita ini menjadikan saya berkeyakinan semakin kuat bahwa ada yang tidak beres dalam pendidikan di sekolah formal kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya tidak sedang mempertentangkan antara orang-orang yang besar dari jalur sekolah formal. Yang mayoritas kehidupannya didedikasikan untuk fokus dan menyelesaikan kurikulum-kurikulum yang disajikan di pendidikan formal. Dengan orang yang selama ini cenderung abai terhadap sekolah formal dan sangat menikmati proses dinamika dan kenikmatan berintelektual dan berpendidikan justru di luar pagar gerbang pintu sekolah. Tidak, saya tidak sedang mempertentangkan keduanya karena pasti tidak semua yang A hasilnya akan B dan yang C hasilnya akan D. Selain itu karena saya juga termasuk orang yang menempuh pendidikan formal meski dengan penghayatan yang kurang maksimal. Namun saya hanya ingin membagikan kegelisahan yang saya rasakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada satu cerita yang menurut saya sangat menarik saat saya bertemu dengan pelaku pendidikan non formal (baca: pemilik pendidikan alternative non-sekolah formal). Dari tampilannya jelas bapak tersebut bukan orang yang sangat mapan tapi Beliau berani untuk mengambil peran di tengah kekecewaannya pada pendidikan sekolah formal. Begini ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu ketika Beliau memeriksa hasil pekerjaan tugas sekolah anaknya yang salah satu poin pertanyaannya adalah “Keluarga terdiri dari…” dan Si Anak Bapak tersebut menjawabnya dengan “… ayah, ibu, kakak, adik, pembantu, teman yang sedang main ke rumah, tetangga, tanaman di halaman, dan hewan peliharaan”. Jelas sang guru menyalahkan jawaban si Anak tersebut. Dan si Anak juga sempat protes ke Bapaknya, “Pak, mengapa jawaban saya disalahkan oleh Bu Guru?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bapak itu menceritakan bahwa selama ini dia mendidik kepada anak-anaknya bahwa keluarga di rumahnya adalah siapa saja yang masuk ke rumah kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;“Di dalamnya ada ayah, ibu, kakak, adik, kakek, nenek, pembantu, temanmu yang main ke sini, kucing yang kamu pelihara itu, burung peliharaan, tanaman, dan tetangga kira yang sedang berkunjung ke sini. Jadi semua itu adalah keluarga kita dan wajib kita layani dan hormati dengan baik, tidak boleh menyakiti mereka” begitu kata bapak menjelaskan tentang konsep keluarga pada anaknya&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Si Bapak ini kemudian susah menerima, pendidikan tentang budi pekerti dan kasih sayang yang diberikan pada anaknya selama ini ‘dirusak’ justru saat dia mulai menempuh pendidikan di sekolah. Dengan jengkel si Bapak menyarankan pada anaknya, “Ya sudah nak, lain kali kalau ditanya lagi jawab dengan jawaban yang disukai Bu Guru kamu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itu adalah salah satu penyebab dari sekian penyebab lain yang membuat si Bapak akhirnya menarik anaknya dari sekolah formal dan mulai mendirikan sekolah sendiri di lingkungan rumahnya dengan mengajak anak-anak tetangga yang tidak mampu sekolah karena alasan biaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang itu adalah masalah sepele, tapi bisa jadi konsepsi kesalahan kecil seperti itu merupakan gunung es dari pendidikan sekolah yang semakin tidak ‘menyentuh bumi’ dan menjadikan manusia seutuhnya namun hanya mementingkan aspek kognitif teorikal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terakhir, ada sedikit kisah pendidikan inspiratif tentang bagaimana seharusnya pendidikan dasar untuk anak-anak itu diterapkan. Bukan dari penguasaan materi matematika tinggat tinggi saat baru masuk di Sekolah Dasar atau lain sejenisnya, tapi bagaimana mereka –anak-anak kita- bisa menjadi bagian manusia yang memiliki cinta, jujur, dan menjadikan keadaan masyarakat lebih baik dengan sikap dan perilakunya. Silakan bisa baca tentang kegiatan &lt;a href="http://arumdati.com/2011/catatan-hesfes-2011/" target="_blank"&gt;Camp HESFES 2011&lt;/a&gt; yang diadakan di Manchester, Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang pendidikan bukan perkara sekolah formal atau bukan, tapi seberapa efektif mampu mendidik manusia sehinnga keberadaan ilmunya bukan bagai tiang yang tidak menghujam tanah tapi bagai akar kuat yang bisa menjadikan orang lain memanjat sampai ke atas. Anda yang menilai sendiri dari kedua model pendidikan tersebut, mana yang paling efektif?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat memilihkan sekolah untuk anak-anak Anda nanti :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1541353537827722305?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1541353537827722305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/sekolahnya-manusia.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1541353537827722305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1541353537827722305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/sekolahnya-manusia.html' title='Sekolahnya Manusia'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-w3Wv3SMDMXw/TlHvwfZ7DwI/AAAAAAAAATs/ZPhnyO3Tlgg/s72-c/sekolahnya+manusia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7360807180950017231</id><published>2011-08-15T00:05:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T00:05:24.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Kick Andy in Studio: Pengabdian Tanpa Batas</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-0pk-VEQsV28/Tkf97pNKkrI/AAAAAAAAATg/S-C3VC4TsRo/s1600/IMG00506-20110810-1853.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-0pk-VEQsV28/Tkf97pNKkrI/AAAAAAAAATg/S-C3VC4TsRo/s400/IMG00506-20110810-1853.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;persiapan taping&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu tayangan televisi yang cukup berkualitas dan banyak pujian dari para pemirsa di tengah acara-acara teve lain yang semakin tidak jelas maksud dan nilainya. Apresiasi tinggi terhadap tayangan Kick Andy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-V90OyN22a8Q/Tkf-tv-GtZI/AAAAAAAAATk/zIXa1_YkVmA/s1600/IMG00507-20110810-2149.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/-V90OyN22a8Q/Tkf-tv-GtZI/AAAAAAAAATk/zIXa1_YkVmA/s400/IMG00507-20110810-2149.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;setalah taping. penonton berebut foto bareng host: Andy F. Noya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Edisi kali ini membahas tentang pengabdian tanpa batas yang dilakukan oleh para orang-orang di daerah terpencil yang dengan rela dan ikhlas bekerja untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat di lokasi yang minim fasilitas kesehatan dan jauh dari Rumah Sakit dan Klinik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/--wcdrQfAocY/Tkf_tCAlSRI/AAAAAAAAATo/0abT-8iez_0/s1600/IMG00509-20110810-2150.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/--wcdrQfAocY/Tkf_tCAlSRI/AAAAAAAAATo/0abT-8iez_0/s400/IMG00509-20110810-2150.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;ini pasukan penulis&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Karena saat pelaksanaan taping (rekaman), camera dan video dilarang maka foto-foto yang dapat diambil hanya di sela-sela acara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7360807180950017231?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7360807180950017231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/kick-andy-in-studio-pengabdian-tanpa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7360807180950017231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7360807180950017231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/kick-andy-in-studio-pengabdian-tanpa.html' title='Kick Andy in Studio: Pengabdian Tanpa Batas'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-0pk-VEQsV28/Tkf97pNKkrI/AAAAAAAAATg/S-C3VC4TsRo/s72-c/IMG00506-20110810-1853.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-6789242536542243530</id><published>2011-08-09T16:20:00.002+07:00</published><updated>2011-08-09T16:22:09.278+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filosofi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>CintaNya Cinta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AncWdEQT6iE/TkD6x1vO19I/AAAAAAAAATA/r3Buw_9y0nM/s1600/cintanya+cinta.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="278" src="http://1.bp.blogspot.com/-AncWdEQT6iE/TkD6x1vO19I/AAAAAAAAATA/r3Buw_9y0nM/s400/cintanya+cinta.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sungguh rugi mreka yg sbuk mengejar proprtynya d dunia sdangkan mlupakan propertynya di akhirat&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue; font-size: x-large;"&gt;Dunia itu sperti air laut, smakin diminum semakin haus&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Rezeki itu dtg atas kemampuan kita mengikuti hukum alam, hukum Tuhan. Brg siapa ssuai ptnjuk maka akan beruntung&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Alloh itu sgt Cinta pda hambaNy. Tdk mau mreka sesat&amp;amp;bingung maka diberilah petunjuk. Tinggal mngikuti saja.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Saking syangnya, Alloh smpai2 tdk mw 'memaksa' mnusia utk mngikuti ptunjukNy. Nmun resiko dtggug pnumpang.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Pnddkn tdk sadar mnajamkan analitik rasio (otak kiri) dbanding keindahan&amp;amp;keteraturan semesta. Shgga bwt qt sulit mnagkap mksud trsmbunyi&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: orange; font-size: x-large;"&gt;Pdahal yg tersembunyi itu Gaib, dan Gaib itu salah satu sifat Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Petunjuk sbnrnya jelas,tp otak analitik rasio (kiri) susah mnerima shigga sikap pun menolak&amp;amp;yg trjadi adlh kepayahan demi kepayahan&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tapi sbesar apapun ksalahan manusia, emg dasar sifat Alloh yg penuh ksih sayang, msh mau saja memaafkan manusia yg sdh kepayahn&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red; font-size: large;"&gt;Krna sygNy tiada higga, maka cemburuNy tiada tara. Tak mau Dia diduakan barang sedetikpun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Saking sygnya Dia. Tak mau kekasihnya (bc: ciptaanNy) disakiti oleh kekasihny yg lain. Tak mau hambnya sakit krn hambany lain yg nakal&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;'Pinta'Nya cuma menjadikanNya dihadapan manusia dlm sgala urusan, tak mau dtaruh dsamping, apalagi dbelakang&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Krna kbanyakan pkai otak kiri (analitik) mka yg tak tmpak panca Indra cenderung diabaikan. Pdhal Alloh jg tak bisa diindra&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Analitik (otak kiri) pun penting untuk menjaga 'keadilan' saat bermuamalah pada ssama manusia. Krn jk slah&amp;amp;tak imbang. Dia jg bs marah&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sebandel apapun mnusia, tetap mauNy qt smua brkumpul lagi d tmpat terhormat pda suatu saat akhirnya akhir nanti. Lihat btp luas kasihNy&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Cinta itu Dia, Dia itu Gagah Perkasa, maka tdak dibangun dr jatuh cinta tapi dari Bangun Cinta. Cinta yg dbangun trus mnerus dsampingNy&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Dia itu BosBesar yg sgt prfesionl,ap yg dlkukn utkNy lgsg dbyar kontan&amp;amp;dilebihi saat itu jg. Bknkah baik mengupah sblm krigat kering?&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kesyahduan Malam inipun adalah wujud CintaNya. Dialah sumber kebahagiaan,ketenangan,&amp;amp;romantisme. Rugi kalau tak berlama2 berCinta dgNy&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #6aa84f;"&gt;Sombong itu jubahNy,takbolh dpkai mnusia,bkn tkt dsaingi,tp krn Dia tahu jubah itu tkpantas utk mnusia. Tdk jdikn tmpan tp jstru tk elok&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #3d85c6; font-size: x-large;"&gt;Tak pantas kita pakai Baju Kebesaran. Krn yg ad adlah qt tmpak kecil, tmpak jelek, bhkan tmpak hina. Maka Dia melarangnya&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Dia tahu sesama kita harusny berteman dan memotivasi brlomba sp yg bs pling menCinta. Bkn mncelakakn,curang, atau olok2&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;Krn takrela kkasihNy disakiti kksih yg lain,minta maaf takcukup pda Pencipta, harus jg mnta kerelaan kawan qt sesama&lt;/span&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Di kultwitkan via @trianfe , 9 Ramadhan saat dini hari 02.30 WIB&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-6789242536542243530?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/6789242536542243530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/cintanya-cinta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6789242536542243530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6789242536542243530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/cintanya-cinta.html' title='CintaNya Cinta'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-AncWdEQT6iE/TkD6x1vO19I/AAAAAAAAATA/r3Buw_9y0nM/s72-c/cintanya+cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1897165128312482001</id><published>2011-08-06T10:23:00.000+07:00</published><updated>2011-08-06T10:23:59.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Aa Gym yang Masih Menginspirasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-D0nBI4wxMlc/TjyzATSXvVI/AAAAAAAAAS8/OkT1al5p3Xo/s1600/aa+gym.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://2.bp.blogspot.com/-D0nBI4wxMlc/TjyzATSXvVI/AAAAAAAAAS8/OkT1al5p3Xo/s400/aa+gym.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semalam saya menonton tayangan Satu Jam Lebih Dekat di TvOne yang menghadirkan KH. Abdullah Gymnastiar atau yang biasa disapa Aa Gym. Aa Gym yang beberapa tahun lalu sempat menjadi dai kondang dan terkenal dimana-man, kini semakin jarang tampil di media massa setelah beberapa cobaan hidup besar yang diterima Beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal yang paling menyentuh dari acara &lt;i&gt;talkshow&lt;/i&gt; tersebut adalah bahwa Aa Gym kini justru semakin merasa bahagia dibanding saat masa-masa ketenaran beliau beberapa saat lalu. Aa Gym merasa hidupnya lebih tenang dan jauh dari pura-pura. Jika dulu, mencium anak, berlaku baik, dan tampil menawan dan berwibawa masih belum benar-benar ikhlas. Faktor sorotan kamera juga mempengaruhi laku Beliau. Tapi kini setelah cobaan besar dan banyaknya komentar negatif dari masyarakat atas keputusan besar dalam hidup beliau telah memberikan pelajaran keikhlasan yang mendalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau berpesan bahwa jika hidup dipusingkan dengan komentar manusia dan mengharapkan pujian dari makhluk pasti berujung pada kekecewaan. Cukuplan penilaian itu dari Alloh dan melakukan sesuatu pertimbangan semata-mata atas keridhoan Alloh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesan-pesan esensial ini disampaikan Aa Gym dengan lebih sederhana dan apa adanya. Membuat yang menyaksikan termasuk saya mengena dalam hati. Ucapan beliau masih memiliki daya magis tersendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang akhir-akhir ini saya pribadi terjebak pada pusingnya menanggapi komentar dan berharap apresiasi positif dari manusia atas apa yang saya lakukan. Dan itu selalu berujung kekecewaan. Jika memang mendapat apresiasi dan pujian, ujungnya adalah tinggi hati dan merasa penting. Jika mendapat kritikan dan celaan, ujungnya adalah tidak bersemangat dan menyesal mendalam. Dua-duanya membuat hati tidak tenang dan itu tidak enak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cukuplah bersandar pada pihak yang memiliki bahu seluas alam semesta, tempat mengadukan segala urusan dunia. Lelah hati jika berharap pada sesama makhluk karena sejatinya kami itu sama makhluknya untuk bersama-sama bersandar padaNya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;foto dari sini:&amp;nbsp;&lt;a href="http://bit.ly/dKC8ps"&gt;http://bit.ly/dKC8ps&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1897165128312482001?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1897165128312482001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/aa-gym-yang-masih-menginspirasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1897165128312482001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1897165128312482001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/aa-gym-yang-masih-menginspirasi.html' title='Aa Gym yang Masih Menginspirasi'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-D0nBI4wxMlc/TjyzATSXvVI/AAAAAAAAAS8/OkT1al5p3Xo/s72-c/aa+gym.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8672775284193012406</id><published>2011-08-05T10:32:00.001+07:00</published><updated>2011-08-05T10:33:20.759+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>White Tiger Novel</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-HBX3lWxEDPM/Tjtjt7XCViI/AAAAAAAAASI/59RHszqlsM0/s1600/the+white+tiger.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-HBX3lWxEDPM/Tjtjt7XCViI/AAAAAAAAASI/59RHszqlsM0/s400/the+white+tiger.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama membaca novel ini pikiran saya langsung tersentak,&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Mirip sekali dengan kondisi Indonesia saat ini, jangan-jangan keadaan masyarakat miskin yang terhimpit di tengah kota dan kalangan atas juga berpikiran sama dengan tokoh-tokoh di novel ini”&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Novel ini memang menceritakan perjalanan kehidupan seorang anak India bernama Balram yang bekerja di majikan kayanya bernama Mr. Ashok. Perkerjaan utamanya adalah sopir, tapi sebagaimana kebiasaan di India, pekerjaan sopir juga berarti merangkap sebagai tukang memasak, tukang cuci mobil, tukang membersihkan rumah dan pekarangan, tukang pijit dan tugas-tugas pembantu yang lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Balram hidup dari keluarga miskin di India yang tidak beruntung secara ekonomi. Itu berarti kondisi budaya juga tidak memihak orang-orang miskin di India. Kekacauan kondisi ekonomi dan budaya ini disinyalir dikarenakan ulah para birokrat dan pengusaha kaya di India yang rajin korupsi untuk kepentingan diri sendiri dan golongan. Liku-liku detail dari pergulatan masyarakat miskin mengetahui kondisi masyarakat dan pemerintahan yang serba korup tergambar jelas di Novel ini. Inilah yang menjadikan saya secara otomatis menganggap Novel ini sangat mirip dengan Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penulis novel ini adalah wartawan kelahiran India yang besar di Australia dan mengambil latar penulisan India. Kita bisa mengetahui kebiasaan dan budaya di India dari novel ini. Bagaimana masyarakat sana menghormati hewan Kerbau dan bagaimana sungang Gangga ditempatkan dalam struktur budaya masyarakat Hindu India.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara garis besar novel ini menggambarkan perjuangan anak muda India untuk lepas dari kondisi tidak beruntung diri dan keluarganya untuk menjadi orang India yang dihormati dan memiliki kehidupan yang layak. Klimak utama dari novel ini adalah bagaimana akhirnya Balram mengambil keputusan penting dalam hidupnya untuk merubah dengan seketika dari orang miskin menjadi orang kaya dengan cara yang cukup membahayakan dan menegangkan tapi konon itulah cara satu-satunya keluar dari kemiskinan di India.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Novel ini dianugerahi &lt;i&gt;Winner of The Man Booker Prize&lt;/i&gt; dan mendapat testimoni dari &lt;i&gt;USA Today&lt;/i&gt;, tapi kok saya tidak terlalu menemukan keistimewaan novel ini ya? Ini subjektif saya, mungkin berbeda dengan Anda.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat menikmati.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8672775284193012406?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8672775284193012406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/white-tiger-novel.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8672775284193012406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8672775284193012406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/white-tiger-novel.html' title='White Tiger Novel'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-HBX3lWxEDPM/Tjtjt7XCViI/AAAAAAAAASI/59RHszqlsM0/s72-c/the+white+tiger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-2800696098153312391</id><published>2011-08-04T11:23:00.001+07:00</published><updated>2011-08-04T11:24:17.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filosofi'/><title type='text'>Proses atau Hasil?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-XRyTg1d3anY/TjocHh7IuwI/AAAAAAAAAQ8/Bk6TH44Ph2U/s1600/Kenduri+Cinta+Juli.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-XRyTg1d3anY/TjocHh7IuwI/AAAAAAAAAQ8/Bk6TH44Ph2U/s400/Kenduri+Cinta+Juli.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Acara ini bisa dikatakan acara unik dan langka di tengah megahnya gedung bertingkat di Jakarta. Namanya Kenduri Cinta yang digelar rutin tiap Jumat pekan kedua di Taman Ismail Marzuki. Acara dengan konten berbobot dan berat disampaikan dengan cara sederhana, egaliter dan jauh dari kesan mewah. Sejak awal acara ini memang ditujukan sebagia forum alternatif bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas adalah kalangan bawah. Forum ini berusaha memberikan pemikiran alternatif atas setiap permasalahan yang banyak dihadapi masyarakat. Banyak disampaikan bagaimana seharusnya secara filosofis kita menyelami setiap kejadian yang menimpa hidup kita dan tetap menjadikannya sebagai bahan bakar usaha terbaik kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jarang ada acara yang digelar mulai dari jam 8 malam sampai hampir subuh jam 3 dini hari dengan kondisi peserta tetap tenang dan khusuk menyimak setiap diskusi yang berlangsung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika Anda di Jakarta, menurut saya kurang &lt;i&gt;afdhol&lt;/i&gt; jika belum pernah merasakan syahdu dan akrabnya forum air ini. Tanpa identitas dan tanpa batasan kelas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini beberapa sari dari diskusi malam itu mengenai kehidupan dan bagaimana seharusnya manusia mengusahakan kehidupannya setiap hari. Catatan kecil di bawah ini sudah pernah saya twit kan secara live melalui akun saya @trianfe dan semoga dengan dituliskannya di sini bisa menjadi arsip serpihan-serpihan hikmah dari guru-guru saya. Selamat menikmati dan mencerna setiap frasanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kamu hanya bisa menanam, yg menumbuhkan itu Alloh @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;PR manusia cm bjlan d jln yg benar dg cr yg benar. Tdk ada sukses,gagal,produktf dll. #Fatihah @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Sakit tdk ad hub dg mati, sehat jg tdk ad hub dg hidup. Hidup pun tdk ad hub dg mati @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Islam itu pasrah total.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tugas hanya berusaha. Hasil ditentukan Alloh @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Negara hukum itu rendah, harusnya negara moral | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;‎"@Dhedot: Hidup tidak ada hubungannya dengan mati. Hidup itu tugasmu, mati itu ditangan Allah. #CN #kcjuli"&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;‎'Biar miskin asal gagah' | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Hukum itu kalah tinggi dg kasih sayang, cinta dan kesetiaan. Itu milik Rabb | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Alloh itu kasih sayangnya lebih besar dr tumpukan dosa2mu para manusia | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ilmu yg baik itu bukan ilmu yg tinggi, tp ilmu yg mendalam. Implikasiny rndah hati, bukan tinggi hati | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Scr hukum memang ad dosa yg tdk diampuni. Tp Alloh maha kasih sayang pd manusia cptaanya | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tanya: 'sy takut, bgaimana spy Tuhan mngmpuni dosa saya, bgaimana sy hrs brtobat?' | ssugguhny dia sdh bertobat | @kenduricinta.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Pengampunan Alloh itu bukan besar kecilnya dosa, tapi tobat nasuhanya manusia | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Yang penting kita menanam, urusan panen itu urusan Alloh | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Positioning Alloh dlm dialektika manusia itu ad 3: phak pertma, pihak ke2, dan sbg pihak ke3. Tiap2 posisi trgantung kondisi manusia #KC&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;"Bismi" maka smua Cinta harusny berlandas pada Alloh | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Carilah kepuasan dlm proses, bukan kepuasan pada hasil. Krn rmusny 'ihdinashirotholmustaqim.' | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Parameter pada proses, bukan hasil. Maka perjuangan pun jd nikmat | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Org yg berorientasi hasil, dlm jgka waktu lama akan hancur! | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Takdir itu bahasa indonesia yg bahasa arabnya gak jelas! Sebaiknya: Sunnah &amp;amp; Qudrat | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Ada keseimbangan antara Cinta dan kesalahan | @kenduricinta&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-2800696098153312391?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/2800696098153312391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/bagaimana-manusia-bersikap-fokus-atau.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2800696098153312391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2800696098153312391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/08/bagaimana-manusia-bersikap-fokus-atau.html' title='Proses atau Hasil?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-XRyTg1d3anY/TjocHh7IuwI/AAAAAAAAAQ8/Bk6TH44Ph2U/s72-c/Kenduri+Cinta+Juli.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-970290570851191284</id><published>2011-07-24T23:28:00.001+07:00</published><updated>2011-07-24T23:29:55.586+07:00</updated><title type='text'>Mengapa #blamethemuslim jadi Trending Topic</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hari ini Minggu 24 Juli 2011 seperti biasa saya selalu mengecek Time Line di Twitter saya. Pembiaraan dari orang-orang yang saya follow sebenarnya tidak ada yang marathon nge-twitt tentang sesuatu hal yang berkaitan dengan muslim atau sejenisnya. Mayoritas akun yang saya follow memang akun-akun orang Indonesia. Namun saya terkejut ketika mengecek apa yang sedang menjadi Trending Topic salah satunya &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;adalah hal yang bisa dikatakan sangat rasis. Ya terpantau beberapa jam, setidaknya 10 jam terakhir (koreksi jika saya salah) hastag #blamethemuslim menjadi Tranding Topic twitter. Ketika saya tracking, memang mayoritas malam itu menentang adanya TT tersebut. Salah satu akun dengan bahasa inggris malah dengan tegas mengatakan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0in; mso-line-height-alt: 11.25pt;"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;a href="http://twitter.com/#!/Tumblr_Saying" title="Tumblr Saying"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Tumblr_Saying&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt; Dear&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;a href="http://twitter.com/twitter"&gt;&lt;span style="color: #0084b4; text-decoration: none;"&gt;@twitter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, you should block&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23BlameThemuslims" title="#BlameThemuslims"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #0084b4; text-decoration: none;"&gt;#BlameThemuslims&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 11.5pt;"&gt;from the TT. Sincerely, All Muslims People.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah saya tracking terus sampai beberapa jam kemudian saya temukan siapa yang memulai #blamethemuslim. Anehnya dalam salah satu twit akun tersebut mengatakan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;1)&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;I'm a Muslim. 2) I'm FEMALE. 3) I started&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a href="http://twitter.com/#!/search?q=%23blamethemuslims" title="#blamethemuslims"&gt;&lt;span class="hash"&gt;&lt;span style="color: #2fc2ef; text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="display: inline-block; opacity: 0.7;"&gt;#&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="hash-text"&gt;&lt;span style="color: #2fc2ef; text-decoration: none;"&gt;blamethemuslims&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Georgia, serif; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;4) I don't hate muslims 5) Read my TL the last 24 hours 6) Have a lovely day.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah saya cek TL akun tersebut terungkap bahwa sebenarnya muslimah tersebut sedang melakukan protes melalui twitternya. Perempuan tersebut memprotes keadaan social di dunia dan masyarakat yang bila terjadi kekacauan selalu menyalahkan orang-orang muslim. Dia mencontohkan ketika terjadi terorisme ramai-ramai masyarakat dunia menyalahkan pihak muslim. Padahal terotisme juga terjadi di agama yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Saking jengkelnya, perempuan tersebut kemudian membuat “joke” yang bermaksud menyindir masyarakat dunia melalui twitternya. Rangkaian twit tersebut kemudian diberi hastag #blamethemuslim. Karena, menurut saya, cara protesnya cukup unik dan cukup menyentil yang membaca twit akun tersebut, maka banyak akun lain juga yang melakukan hal yang sama. Berikut ini beberapa protes dengan hastag #blamethemuslim&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum &amp;nbsp;Couldn't find your keys this morning? Blame the Muslims. Tripped on your way to work? Blame the Muslims.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum Spilled beer down your shirt? Blame the Muslims. England losing the World Cup? Blame the Muslims. Your wife left you? Blame the Muslims.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum &amp;nbsp;The TV series Friends ending? Blame the Muslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum My internet is slow #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum &amp;nbsp;I don't have a job. #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum Friday by Rebecca Black? #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;@Strange_Sanum are you paying too much for your car insurance? #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum Can't whip your hair back and forth? #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum 'Wheres your homework?' 'I made it into a paper aeroplane and it got hijacked.' #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum I missed eastenders tonight #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum I spilled coffee down my shirt #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum I broke a nail #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Strange_Sanum I have a spot on my face. #blamethemuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dan berikut ini beberapa akun lain yang melakukan protes dengan cara yang sama setelah mengikuti akun Strange_Sanum&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@ToastAndBanana &amp;nbsp;I can't fit my tweets in 140 characters #BlameTheMuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Onelittlepixie Dobby died. #BlameTheMuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@Ialla_Malik Its always raining in Britain. #BlameTheMuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;@ToastAndBanana My phones running out of battery #BlameTheMuslims&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jadi kesimpulannya sebenarnya @Strange_Sanum tidak bermaksud menyalahkan orang muslim. DIa hanya protes kenapa selalu menyalahkan muslim jika terjadi kekacauan di dunia ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hehe… ada ada saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-970290570851191284?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/970290570851191284/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/07/mengapa-blamethemuslim-jadi-trending.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/970290570851191284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/970290570851191284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/07/mengapa-blamethemuslim-jadi-trending.html' title='Mengapa #blamethemuslim jadi Trending Topic'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5938006547059351802</id><published>2011-04-05T06:29:00.000+07:00</published><updated>2011-04-05T06:29:07.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Menikmati Penglihatan</title><content type='html'>&lt;i&gt;Wamin kholfihin saddan faaghsyainahum fahum laybbshirun&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak semua orang bisa membaca satu baris teks di atas, pun tidak semua orang berkesempatan bisa membaca seluruh tulisan ini sampai selesai hingga akhir kata. Penyebabnya bermacam-macam, ada yang memang tidak ditakdirkan bertemu dengan tulisan ini, tidak memiliki kesempatan waktu untuk membaca tulisan ini, atau yang lebih bisa membuat kita merasa lebih beruntung adalah karena tidak dikaruniai indra penglihatan.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_LLQfMi9vRzs/S_T1jZXUl8I/AAAAAAAAAD0/XkmTD3htBF8/s1600/orang-buta.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_LLQfMi9vRzs/S_T1jZXUl8I/AAAAAAAAAD0/XkmTD3htBF8/s1600/orang-buta.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita patut bersyukur sebab kita tidak termasuk empat juta orang di Indonesia dan lebih banyak lagi di dunia orang yang saat ini tidak bisa melihat dan membaca. Bagi mereka, keinginan untuk melihat dan membaca saja memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan operasi terlebih dahulu. Belum lagi yang memang ditakdirkan untuk tidak bisa lagi memiliki mata yang sehat, berarti berapapun biaya yang dikeluarkan tidak akan mampu mengembalikan nikmatnya bisa melihat dan membaca seperti saat ini yang kita lakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita sisihkan sedikit waktu untuk membayangkan sejenak bagaimana rasanya jika kita tidak memiliki penglihatan yang sempurna. Tarik nafas dalam dan rilekskan posisi badan kita. Renungkan sedikit demi sedikit apa yang bisa kita nikmati sekarang tiba-tiba dicabut untuk selamanya. Perjalanan ke sekolah, ke kantor, atau ke rumah ketika pulang biasanya bisa kita lakukan sendiri, saat ini kita harus memerlukan bantuan petunjuk dan tuntunan dari orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika setiap ada waktu luang kita menonton teve untuk menyaksikan tayangan-tayangan yang kita sukai, tiba-tiba hanya suara yang bisa kita dengarkan. Tanpa mengetahui apa warna pakaian yang dikenakan orang yang berbicara tersebut. Jika kita sejak kecil bersekolah, kita dituntut untuk banyak membaca. Membaca apapun bahan bacaan yang bisa kita raih. Namun tiba-tiba kenikmatan membaca itu harus digantikan oleh huruf &lt;i&gt;brailler&lt;/i&gt; dengan cara di raba oleh tangan kita lagi. Bukan membaca menggunakan mata tapi membaca dengan meraba.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya pernah punya tentangga yang tiba-tiba kehilangan penglihatannya saat usia sekolah menengah pertama. Saat ini usianya sudah hampir 40 tahun. Saat saya berkunjung ke rumahnya, bapak ini senang sekali bercerita tentang apapun, terutama tentang falsafah hidup yang beliau lebih fahami sejak menderita kebutaan di kedua matanya. Sampai saat ini beliau masih tangguh untuk menghidupi satu istri dan satu anak laki-lakinya yang keduanya normal. Namun jelas cara bapak itu menyelesaikan pekerjaannya dan perjuangannya hingga kini dengan tanpa modal penglihatan sempurna bukanlah perkara yang ringan. Sesekali hal itu nampak dari cerita-cerita yang beliau keluarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jelas tidak semua orang yang tiba-tiba kehilangan penglihatan seperti bapak tersebut bisa tabah dan dengan tetap efektif menjalani kehidupannya layaknya orang normal. Yang lebih sering terjadi mungkin muncul ketidak berdayaan dan justru jadi beban berat orang-orang sekitar. Oleh karena itu mumpung modal penglihatan itu masih belum di cabut mari kita syukuri warna langit yang masih biru, dedaunan rimbun yang hijau, deburan ombak putih di atas megahnya biru warna laut. Dan mari disyukuri dengan banyak-banyak membaca pelajaran dari Tuhan yang ada di kehidupan kita sebagai petunjuk agar kita tidak tersesat layaknya orang buta yang berjalan tanpa emberi petunjuk. &lt;i&gt;Oculis adhuc grati&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5938006547059351802?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5938006547059351802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/04/menikmati-penglihatan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5938006547059351802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5938006547059351802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/04/menikmati-penglihatan.html' title='Menikmati Penglihatan'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LLQfMi9vRzs/S_T1jZXUl8I/AAAAAAAAAD0/XkmTD3htBF8/s72-c/orang-buta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7916049186218673807</id><published>2011-03-24T07:01:00.002+07:00</published><updated>2011-03-24T07:12:28.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menulis'/><title type='text'>Writing as Profession</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Diskusi kali ini yang berlangsung di &lt;a href="http://www.twitter.com/atamerica"&gt;@america&lt;/a&gt; (baca: at America) membahas tentang menulis sebagai sebuah profesi, Writing as Profession. Dua orang narasumber yang dihadirkan adalah perempuan-perempuan yang memang berkecimpung di dunia menulis. Kedua orang tersebut adalah &lt;a href="http://www.twitter.com/RedaGaudiamo"&gt;Reda Gaudiamo&lt;/a&gt; dan Asmara Wreksono atau yang biasa dikenal &lt;a href="http://www.twitter.com/miund"&gt;miund&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://jakartabuzz.com/wp-content/uploads/2011/03/women-writers-poster.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://jakartabuzz.com/wp-content/uploads/2011/03/women-writers-poster.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nama pertama adalah seorang yang memang menggeluti dunia publishing dan bekerja sebagai salah satu pimpinan di majalah khusus perempuan. TIdak tanggung-tanggung Reda Gaudiamo menggawangi di tujuh majalah perempuan sekaligus di bawah holding company Kompas-Gramedia. Beberapa majalah diantaranya adalah Kawanku untuk segmen remaja perempuan dan More untuk segmen perempuan usia 30-40 tahun serta beberapa majalah lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Nama kedua ini adalah sebenarnya adalah seorang penyiar radio di salah satu studio radio swasta di Jakarta. Namun miund juga menggeluti dunia kepenulisan dengan menjadi blogger, penulis naskah untuk keperluan di dunia radio seperti naskah iklan, adlibs, dan naskah siaran. Bahkan perempuan cantik ini telah memiliki satu buah judul buku yang merupakan kompilasi dari tulisan-tulisannya di blog pribadinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semua pembicara sepakat bahwa menulis saat ini bisa menjadi profesi yang menjanjikn dan keren. Saat menulispun ide bisa didapat dari mana saja. Misalnya, Reda Gaudiamo mencontohkan, pernah mendapatkan ide ketika melintasi kantor komnas HAM dan melihat seorang perempuan memasuki kantor tersebut. Dia kemudian mengembangkan imajinasinya menjadi ide tulisan yang menceritakan seorang perempuan tengah mengadu ke komnas ham. Ketika ditanya apakan karena kekerasan fisik yang dilakukan suaminya.&amp;nbsp;Perempuan yang melapor tadi mengatakan dia telah menerima kekerasan perasaan dari suaminya. Perempuan itu kemudian menyebutkan kekerasan yang telah dilakukan suaminya adalah saat sang suami ingin mengambil istri baru.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Cerita di atas memang hanya rekaan imajinasi namun bisa menjadi contoh untuk mengembangkan ide-ide dari sekitar kita. Saat nongkrong di café atau di tempat umum, pembicaraan orang di sebelah kita yang tidak sengaja kita dengar pun bisa digunakan sebagai ide tulisan dengan mengembangkannya sesuai imajinasi. Bahkan pembicaraa ibu-ibu yang sedang antre membeli sayuran di pedagang sayur keliling sering kali seru dan lucu untuk dijadikan bahan tulisan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagi mereka yang masih belum mulai menulis, disebutkan oleh Miund ada beberapa alas an yang menghentikan mereka. Beberapa alas an yang sering mengemuka saat akan menulis adalah mereka menganggap diri mereka tidak memiliki kemmpuan menulis. Padahal seharusnya kita sangat pandai menulis karena telah belajar menulis sejak di Sekolah Dasar dan seapapun yang bisa berbicara dan berpikir harusnya bisa menulis. Cuma sering kali terhambat karena tidak berani untuk memulai menulis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Alasan lainnya adalah takut ditertawakan temannya jika tulisan yang dihasilkan jelek. Setiap proses tidak langsung bisa menjadi baik tanpa diawali dengan penyempurnaan-penyempurnaan terus menerus. Dan tidak perlu takut ditertawakan karena belum tentu yang tertawa itu telah menulis juga karena orang yang sudah menulis tidak akan menertawakan sebab mereka tahu bagaimana perjuangan untuk menghasilkan satu tulisan yang berkualitas. Orang-orang yang sudah menulis ini sering justru akan mengapresiasi dan memberikan masukan untuk perbaikan alih-alih menertawakan. Jadi tidak perlu malu untuk memulai menulis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Untuk mengawali kebiasaan menulis, tips ampuh yang diberikan pembicara adalah dengan memulai menulis jurnal atau catatan harian. Dari sana kita akan dibiasakan menulis terlebih dahulu dan memuaskan perasaan kit, tanpa harus terkungkung dengan aturan atau malu Karen catatan harian ini biasanya tidak untuk dibaca orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Trik lainnya adalah mulai menulis di blog atau menjadi seorang blogger. Fasilitas blog sekarang sudah banyak dan tidak dipungut biaya untuk membuatnya. Cukup dengan kesungguhan untuk memulai menulis maka segalanya bisa dilakukan tanpa biaya. Ada beberapa penyedia fasilitas blog diantaranya &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;www.blogger.com&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.tumblr.com/"&gt;www.tumblr.com&lt;/a&gt;, atau yang popular &lt;a href="http://www.wordpress.com/"&gt;www.wordpress.com&lt;/a&gt;. Kita bisa memilih salah satu platform blog untuk digunakan sebagai album tulisan-tulisan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sebagai profesi, skill menulis saat ini masih sangat dibutuhkan di dunia industri. Menulis saat ini tidak hanya diidentikkan membuat buku atau menjadi seorang jurnalis. Beberapa lapangan yang bisa dimasuki oleh seorang penulis diantaranya bidang advertising, music, publishing/media, tv/movie, dan bahkan radio yang sering kita kenal hanya dibutuhkan seorang penyiar yang jago ngomong. Bidang-bidang ini sangat memerlukan tenaga penulis handal untuk keperluan bisnisnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bahkan menurut hasil survey dari Elance Survay&lt;span style="display: none;"&gt;, a menjadi baik tanpa diawali dengan penyempurnaan-penyempurnaan terus menerus. yang bisa berbica&lt;/span&gt;, Five top skill yang paling dibutuhkan di dunia adalah kemampuan untuk menulis. Lima besar skill yang paling dibutuhkan itu antara lain (berurutan dari yang peringkat satu hingga lima): penulis artikel/konten, graphic designer, wordpress designer/programmer, 3d designer. Negara-negara pemasok tenaga untuk kebutuhan skill diatas banyak diduduki oleh Negara di asia. Lima besar Negara tersebut adalah India, Malaysia, Philipina, Indonesia, dan Jordan. Kita patut berbangka Indonesia menjadi Negara terbesar ke 4 yang banyak mengerjakan proyek-proyek di seluruh dunia untuk kemampuan-kemampuan di atas.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Miund menegaskan kepada para peserta yang hadir bahwa potensi pasar di dunia online yang membutuhkan seorang penulis atau pengisi konten masih sangat banyak dan menjanjikan untuk digeluti. Apalagi kecenderungan orang untuk mengakses internet sekarang semakin meningkat. Kesempatan-kesempatan untuk menjadi penulis online yang di bayar bisa di cari di web-web yang memang disediakan khusus bagi para freelancer writing.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagaimana jika dalam menulis kita menghadapi mental block? Para pembicara yang notabene adalah orang yang sudah sering menulis pun mengakui mereka juga sering mengalami mental block. Miund memberikan beberapa tips jika kondisi tersebut melanda. Cara sederhana yang bisa ditempuh adalah dengan bertemu orang-orang baru atau teman-teman kita untuk sekedar ngobrol atau berdiskusi. Dari sini seringkali akan memunculkan ide sehingga kita bisa menulis kembali. Cara lainnya adalah coba jalan-jalan saja keluar dimana kita sedang mengalami kosong ide. Dengan jalan-jalan kita akan melihat banyak obyek di luar yang diharapkan bisa memacu kognitif untuk menumpuhkan gairah menulisnya kembali.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bermain atau melakukan hal yang kita senangi juga bisa dijadikan alternative memecah writer block. Otak akan jadi lebih santai dan tidak tegang jika kita melakukan hal-hal yang menyenangkan. Dan meskipun dalam kondisi sedang tidak puny aide dan pikiran blank untuk mulai menuli, tetap bawa saja enjoy.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7916049186218673807?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7916049186218673807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/03/diskusi-kali-ini-yang-berlangsung-di.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7916049186218673807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7916049186218673807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/03/diskusi-kali-ini-yang-berlangsung-di.html' title='Writing as Profession'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7978612089626981911</id><published>2011-01-20T09:01:00.001+07:00</published><updated>2011-01-20T09:02:37.843+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar slide presentasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Komentar untuk "Treasury Bag By Nindy"</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Tulisan ini merupakan seri komentar untuk slide presentasi teman-teman di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga untuk mata kuliah Seminar Psikologi Industri dan Organisasi yang di empu pak @bukik. Ada beberapa tulisan nantinya yang saya pikir bisa juga di posting di blog ini, semoga teman-teman lain juga bisa mendapat manfaat ketika akan menyusun slide presentasi.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wow.. ini slide yang paling saya tunggu untuk segera menikmatinya. “Artis kita mau presentasi!” Begitu pikir saya &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt; Dan benar, ketika saya buka, wow, saya cukup terhibur. Harapan saya di awal &amp;nbsp;terpuaskan, minimal tidak membuat saya kecewa.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Good job girls! Anda telah melakukannya dengan baik. Saya tidak ragu jika pegangan Anda selama ini adalah software-software grafis. Semua presentasi ini digarap dengan full grafis satu per satu. Bukan begitu, kalau saya tidak salah?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyampaian pesan sudah sangat baik, saya menangkap sekali maksud Anda membuat presentasi ini. Full englishnya juga membuat saya merasakan sensasi “Saya sedang menyimak pembicara dari luar nih! Harus fokus!” Cocok sekali jika segment audience Anda kalangan berpendidikan dan menengah ke atas. Di jakarta (sedikit cerita) hampir semua pembicara keren di forum yang juga keren memakai slide berbahasa Inggris! Dan Anda dengan sangat baik telah menerapkannya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Komposisi, warna, tata letak, elemen, dan font, saya kira tidak patut untuk mengomentarinya. “Secara, ini pekerjaan eloo, Booo!” begitu kata teman saya di Jakarta (ssst... saya tidak menemukannya di Surabaya dulu, atau mungkin belum)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedikit catatan ya? Jika saya jadi Anda, ini yang paling saya simak dengan rendah hati. &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awal saya buka filenya, saya skipping, saya tidak tau slide ini mau menjelaskan apa. Mau jualan tas kah? disegner tas kah? Atau apa ya? Dan saya ternyata baru temukan setelah menjalani slidenya satu per satu. Hal ini bisa kelebihan jika kita pembicara yang sudah famaous, semua yang keluar dari mulut kita layak di dengarkan, dan akhirnya punya efek kejut. Tapi&amp;nbsp; jika orang belum tahu expertise kita di bidang apa, bisa-bisa saya beralih menyimak punya Fikar yang jelas-jelas mau ngomongin komik. Hehehe..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, konten dari slide ini tidak memberikan saya tambahan ilmu atau tercerahkan selain saya lebih mengerti Anda. Mungkin lebih cocok ini sebagai kado pembuka untuk calon suami Anda. Dan sayangnya saya bukan (sedang) jadi calon suami Anda, Nindy ( @demetrianikki ) :p&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya pernah diberi tahu, setiap kita diberi kesempatan berbicara, paling tidak orang yang mendengarkan kita berbicara tercerahkan hidupnya dan lebih pandai, meskipun itu sedikit. Dan menurut saya unsur ini belum banyak terlihat di slide Anda.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi saya maklum bin mahfum. Konsentrasi Anda mungkin pada pengerjaan grafisnya, dan saya tahu sekali pekerjaan itu cukup menyita konsentrasi dan waktu yang tidak sebentar &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apapun itu, jika Anda seorang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Artist &lt;/i&gt;(huruf terakhir pakai t dan di italic) Anda sudah berhasil menunjukkan ke-&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;artist&lt;/i&gt;-an Anda.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat berkarya dan terus nikmati pekerjaan Anda sambil tetap memberikan manfaat bagi orang lain.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga bermanfaat &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7978612089626981911?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7978612089626981911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-treasury-bag-by-nindy.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7978612089626981911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7978612089626981911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-treasury-bag-by-nindy.html' title='Komentar untuk &quot;Treasury Bag By Nindy&quot;'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-3341306993178671595</id><published>2011-01-20T08:58:00.000+07:00</published><updated>2011-01-20T08:58:28.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar slide presentasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Komentar untuk "COMIC FREAK By Fikar"</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Tulisan ini merupakan seri komentar untuk slide presentasi teman-teman di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga untuk mata kuliah Seminar Psikologi Industri dan Organisasi yang di empu pak @bukik. Ada beberapa tulisan nantinya yang saya pikir bisa juga di posting di blog ini, semoga teman-teman lain juga bisa mendapat manfaat ketika akan menyusun slide presentasi.&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #444444; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Aha... di pandangan pertama setelah melakukan skipping, ini salah satu slide yang menggoda saya untuk ingin menikmati satu persatu dan menyimak apa yang ingin disampaikan penulis. Sama dengan tema yang di pilih Tiara tentang Fashion, Komik juga sama-sama bukan hal yang menarik buat saya. Saya hobi membaca dan membeli buku, tapi anggaran beli buku saya tidak pernah kemasukan list Komik, dan jadwal baca saya juga tidak pernah ada jenis Komik yang muncul. Tapi tampilan slide ini –sekali lagi- secara sekilas menggoda saya untuk tahu apa komik itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kesan simple terasa dalam slide ini, saya kira hal itu juga yang akan membuat orang betah untuk terus menyimaknya. “Hidup ini terlalu rumit dijalani sehari-hari, jangan jadikan slide Anda memperumit kehidupan saya selanjutnya yang membuat saya memaki-maki Anda!” begitu mungkin permintaan setiap orang yang Anda minta untuk menyimak slinde yang Anda sodorkan. Dan Fikar ( @fikar_gemboel ) sukses untuk tidak membuat saya memaki-maki dirinya. Good Job!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Alur presentasi saya merasakan sudah cukup mengalir. Pemilihan untuk menjelaskan dulu apa itu ‘passion’ di awal slide cukup bisa mengajak pembaca memainkan emosinya dan akhirnya ikut larut dalam penjelasan yang ingin di tampilkan. Saya rasa ini bukan slide yang kering emosi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa catatan saya adalah, slide ini memecah konsentrasi dan pikiran saya untuk memikirkan “orang ini ingin menjelaskan passion atau ingin menjelaskan komik ya?” Pemasukan ‘penjelasan pasiion’ memang baik bisa menggiring penikmat, tapi juga sekaligus saya merasa di ‘bohongi’ dari judul yang di tampilkan! “Hey, saya pengen liat penjelasanmu tentang komik, bukan tentang passionmu!”. Terus terang ini bisa jadi tidak fokus. Penjelasan tentang passion mungkin bisa Fikar buat tersendiri di presentasi selanjutnya &lt;span style="font-family: Wingdings; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: Calibri; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-symbol-font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings; mso-ascii-font-family: Calibri; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-char-type: symbol; mso-hansi-font-family: Calibri; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-symbol-font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style="mso-char-type: symbol; mso-symbol-font-family: Wingdings;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya kira itu masalah terbesar dari slide ini. Yang lain, saya cukup bisa menikmati. Saya tidak meragukan komposisi grafis dan pemilihan warna dari penggemar ‘buku grafis’ alias komik. Sedikit sekali catatan kalau boleh, pemilihan font jangan memakai yang standart lah. Konon nih, dalam desain jangan sampai penikmat desain kita bisa menebak kita memakai font apa. :p&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selamat buat Anda Bung, terus berkarya dan jangan hanya berhenti pada tataran ide, Keep Action!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-3341306993178671595?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/3341306993178671595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-comic-freak-by-fikar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3341306993178671595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3341306993178671595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-comic-freak-by-fikar.html' title='Komentar untuk &quot;COMIC FREAK By Fikar&quot;'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7072397896000817826</id><published>2011-01-20T08:51:00.001+07:00</published><updated>2011-01-20T08:52:03.557+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar slide presentasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>Komentar untuk "How to create your own style? by Tiara Aninditia"</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tulisan ini merupakan seri komentar untuk slide presentasi teman-teman di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga untuk mata kuliah Seminar Psikologi Industri dan Organisasi yang di empu pak @bukik. Ada beberapa tulisan nantinya yang saya pikir bisa juga di posting di blog ini, semoga teman-teman lain juga bisa mendapat manfaat ketika akan menyusun slide presentasi.&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus terang saya bukan penggila fashion yang berlebihan. Jarang dan bahkan tidak pernah anggaran belanja saya untuk membeli barang-barang fashion misal baju, t-shirt, celana, jeans, sepatu, topi dll. Dan saya kira tanpa ilmu pun, kita masih bisa berpakaian yang nyaman. Namun setelah menyimak slide ini saya jadi tahu bahwa berpakaian pun perlu ilmu dan cita rasa sendiri (selain saya juga tahu bagaimana ribetnya perempuan kalau mau berpakaian :p ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut saya, penyampaian ide yang ingin di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;deliver&lt;/i&gt; penulis sudah bisa ditangkap dengan baik oleh penikmat, dalam hal ini saya. Alur presentasi juga sudah mengalir dengan baik meski di sedikit-sekali bagian terasa ada ‘polisi tidur’ yang membuat berjalan saya sedikit terganggu. Terutama di bagian peralihan dari pemilihan pakaian mana yang cocok dan harus ditinggalkan ke slide tentang ‘Be a smart Shopper’. Tapi kira tidak terlalu bermasalah.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya bisa katakan, Tiara ( @tiaraaninditia ) , Kamu sukses menyampaikan apa idemu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan saya tentang slide ini adalah, style penyusunan dan komposisi slidenya sudah agak lama kalau tidak dikatakan sudah jadul. More Complex and not simple! Hal ini bisa di lihat dari beberapa indikator diantaranya pemilihan bcakground, komposisi gambar yang ada di dalam, penempatan gambar, pemilihan font , dan warna utama.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mata saya agak capek dan membutuhkan perhatian lebih untuk memutuskan melihat yang mana dari satu slide yang di tampilkan. Saya harus berusaha keras menemukan point of view dari setiap slide karena banyak pernak pernik yang kurang mendukung dan menjadikan penikmat susah fokus.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemiliha font juga menurut saya juga kurang tepat. Font-font ‘berkaki dan berjari’ hendaknya dihindari. Saya butuh membca beberapa kali untuk memastikan saya tidak salah baca. Anda mau membantu saya sebagai penikmat slide Anda dengan memilihkan font yang membuat mata saya serasa dimanjakan kan? &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemilihan warna juga, saya belum menemukan tema apa yang sebenarnya akan di ambil. Lompatan-lompatan background dan warna yang tidak smooth membuat alam bawah sadar saya terusik dan merasa tidak nyaman.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan terakhir, slide ini belum mampu membuat calon penikmat (dalam hal ini saya) untuk tertarik menyimaknya dari awal sampai akhir. Tentu kita tidak harapkan, pandangan pertama itu tidak sampai membuat penikmat slide jatuh cinta dan akhirnya ‘meraba’ setiap bagian ‘diri’ kita.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini pendapat subjektif dari saya. Tentu besar kemungkinan orang lain di luar sana akan berpikiran berbeda dan malah bertentangan. Nikamti setiap tugas dan pekerjaan Anda. Selamat bekreasi dan memberi manfaat. &lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7072397896000817826?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7072397896000817826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-how-to-create-your-own.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7072397896000817826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7072397896000817826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/komentar-untuk-how-to-create-your-own.html' title='Komentar untuk &quot;How to create your own style? by Tiara Aninditia&quot;'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8729795001220592338</id><published>2011-01-11T23:54:00.000+07:00</published><updated>2011-01-11T23:54:51.535+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Pantulan Damai</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;Perjalanan ini sampai di sini kini&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika memandang kanan, kulihat Merah yang nampak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ketika memandang kiri, kulihat Kuning yang nampak&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Begitupun depan dan belakangku: Hijau dan Biru&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mereka saling bertengkar membujuk merayuku untuk mendekati salah satu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku tidak mau, atau lebih tepatnya belum mau&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Mereka sering kali mengisahkan perdamaian, mendongengkan perdamaian, dan menyanyikan perdamaian&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tapi yang nampah lebih pada saling tarik, saling sikut, saling salip, dan saling mencelakakan&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Padahal aku tidak mau&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Perdamaian adalah memberikan rasa aman, saling percaya dan saling menjaga&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Tujuan itu untuk dicapai bersama, bukan dicapai menggunakan warna apa&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Karena jika Merah, Biru Kuning Hijau akan cemburu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika Biru, Kuning HIjau Merah akan cemburu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika Kuning, Hijau Merah Biru akan cemburu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Jika Hijau, Merah Biru Kuning akan cemburu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Padahal jika kita duduk bersama, menikmati secangkir kopi ini sambil bercengkrama&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kita sejatinya tidak berwarna apa-apa, karena sang Cahaya Maha Putih yang dengan dermawan membagikan sinarnya untuk kita pantulkan membentuk harmoni pelangi yang indah di dunia.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Galeri Seniku, malam ini &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8729795001220592338?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8729795001220592338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/pantulan-damai.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8729795001220592338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8729795001220592338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2011/01/pantulan-damai.html' title='Pantulan Damai'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-3492916258885929327</id><published>2010-12-15T23:05:00.002+07:00</published><updated>2010-12-15T23:40:11.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ekspedisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Rencana Menjelajah Jakarta</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya senang sekali bepergian dan berkunjung ke tempat-tempat baru. Jika tahun lalu saya backpacking ke Pulau Bali memalui perjalanan darat dan menginap di penduduk asli sana. Saat ini saya berencana menjelajahi Ibukota Jakarta sebelum saya (mungkin) tahun depan harus keluar dari kota ini karena masa studi saya selesai (Insya Alloh, amiin).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://gibranhuzaifah.files.wordpress.com/2009/01/jakarta31.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://gibranhuzaifah.files.wordpress.com/2009/01/jakarta31.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saya sering sekali menikmati saat membaca novel-novel fiksi yang diramu dari fakta-fakta yang memang terjadi dan ada di dunia ini. Yang paling terkenal mungkin The Da Vinci Code karya Dan Brown, serta buku-bukunya yang lain. Terakhir adalah The Lost Symbol. Untuk yang versi Indonesia jelas karya ES. ITO menjadi yang terdepan. Terhitung dua buku karyanya yang juga diramu dari fakta dan data yang benar-benar ada di bumi Indonesia, yakni Rahasia Meede dan Negara Kelima. Keduanya menyajikan petualangan dan teka-teki yang menarik tentang sejarah bumi Indonesia. Di dalamnya, Jakarta menjadi salah satu kota yang menjadi senter cerita.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Novel lain, &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3065176"&gt;Jacatra Secret&lt;/a&gt; karya Rizki Radyasmara, salah satu punggawa media Islam: ERAMUSLIM. Saya memang belum membaca buku ini, cuma membaca sedikit gambaran umumnya yang ada di &lt;i&gt;cover&lt;/i&gt; belakang. Sekilas saya bisa menangkap bahwa di dalam novel ini tidak jauh dari &lt;i&gt;genre&lt;/i&gt; novel milik ES. ITO, yakni menggabungkan data dan fakta yang ada dengan dibumbui cerita dan fiksi supaya menjadi kisah yang hidup. Namun sekilas dari judulnya dan&lt;i&gt; background&lt;/i&gt; penulis yang sedikit diceritakan, novel ini bisa dipastikan akan membahas situs-situs sejarah khusus di daerah Jakarta. Ini yang menarik menurut saya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dalam bacaan saya yang lain, sering kali sejarah dan situs-situs tua di Jakarta diceritakan dan mempunyai nilai historis yang cukup penting. Bagaimana pelabuhan Sunda Kelapa menjadi pusat pertempuran dan pendaratan di kala Belanda masih mendiami Batavia, bagaimana cerita-cerita ‘bawah tanah’ tentang maksud dan tujuan sebenarnya pembangunan Tugu Monas, dan cerita panjang tentang Kota Tua di utara Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa stimulus inilah yang menjadikan saya sejak lama penasaran untuk mencari tahu dan merasakan dengan langsung ‘sejarah’ Jakarta. Mumpung saya masih berdomisili di sini. Dan setelah saya coba cari-cari partnet yang kira-kira mau saya ajak, akhirnya ada yang bersedia. &lt;a href="http://sipetualang.com/"&gt;Darmawan Sigit Pranoto&lt;/a&gt;, dia adalah pegawai di Kementrian Keuangan, tepatnya di bawah Direktorat Bea dan Cukai. Pernah bekerja di KPBC Kendari dan Kudus, saat ini sedang tugas belajar di kampus yang saya juga menjadi mahasiswa di sana.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Terus terang ini kesempatan yang baik. Saya coba ceritakan keinginan lama saya dan gayung langsung bersambut. Saat ini saya sedang merencanakan perjalanan mengelilingi Jakarta dan berharap bisa mengabadikannya dalam sebuah buku bersama partner perjalanan saya. Doakan bisa terwujud.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana menurut Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Kredit foto &lt;a href="http://epwisata.wordpress.com/jakarta/"&gt;dari sini &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-3492916258885929327?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/3492916258885929327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/12/rencana-menjelajah-jakarta.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3492916258885929327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3492916258885929327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/12/rencana-menjelajah-jakarta.html' title='Rencana Menjelajah Jakarta'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-570826476836749906</id><published>2010-12-15T14:31:00.001+07:00</published><updated>2010-12-15T14:35:09.284+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Pembekalan Badan Legislatif Mahasiswa</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pengalaman ini akan jadi menyenangkan ketika kita memang benar-benar menikmati dan memaknainya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Organisasi yang saya tergabung di dalamnya, Badan Legislatif Mahasiswa (BLM), akhir pekan lalu mengadakan pembekalan di daerah Bogor, tepatnya di Kampung Air, Katulampa Bogor. Daerah pinggiran sungai dekat perkampungan di dataran tinggi.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pembekalan ini cukup berkesan untuk saya. Tidak seperti pembekalan-pembekalan ketika suatu organisasi mengawali masa kepengurusannya, pembekalan kali ini tidak terkesan formal, dan memaksakan materi yang sepertinya setiap tahun itu-itu saja. Namun materi yang diberikan kali ini sungguh up to date.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dari segi waktu pelaksanaan, pembekalan (atau biasa disebut dengan istilah Latihan Dasar Kepemimpinan [LDK] atau sejenisnya) kali ini memang terlambat, yakni sudah beberapa bulan sejak kami dilantik untuk kepengurusan 2010-2011. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Alasan keterlambatan adalah karena harus melihat benar-benar apa kebutuhan dari pembekalan yang akan dilakukan dan materi apa yang sedang dibutuhkan para anggota BLM. Dan setelah beberapa bulan ini lah ditemukan apa tantangan yang harus diselesaikan dan bekal apa yang dibutuhkan para anggota BLM.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Prosesi berangkat yang biasanya menggunakan kendaraan carter, kami sengaja menggunakan kendaraan umum. Selain memang jumlah kami tidak terlalu banyak, pertimbangan penggunaan kendaraan umum adalah untuk memberikan pengalaman lebih dari sekedar perjalanan menuju tempat acara. Dengan cara seperti ini, peserta akan mengetahui bagaimana menempuh perjalanan ke Bogor dari kampus kami. Tempat-tempat penting apa yang kami lalui, harus selalu awas supaya tidak tersasar jika salah turun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Sampai di tempat, materi awal adalah tentang kepemimpinan. Namun kali ini berbeda dari yang biasa saya terima di organisasi yang pernah saya ikuti, karena materi ini disampaikan dari sudut pandang Neuro-Linguistic Program (NLP). Di sini jelas diberikan gambaran baru buat saya tentang bagaimana manusia berperilaku dan berhubungan dengan orang lain. Termasuk bagaimana manusia saling mempengaruhi satu sama lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Setelah istirahat, sholat, dan makan, acara kemudia dilanjutkan dengan saling sharing antaranggota. Dari ini manfaat positif yang di ambil adalah kami semakin mengetahui potensi masing-masing teman kami. Hal-hal apa saja yang menurut mereka menarik dan menjadi bagian penting dalam hidupnya. Dengan saling berbagi ini, kami saling menghormati dan respek satu sama lain. Inilah manfaat bercerita dan membagi hal-hal positif yang kami ketahui kepada yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Materi selanjutnya adalah tentang bagaimana sebuah korporat bisa menjalankan bisnisnya dengan sangat humanis. Disini kami membahas bagaimana perusahaan Starbucks bisa sangat dicintai oleh para konsumennya. Di sini diceritakan Starbuck menerapkan 5 prinsip sedehana yang menjadikan pengunjung outletnya terkesan dan akhirnya selalu ingin kembali lagi ke outlet. Lima prinsip ini jelas perlu diketahui dan diterapkan setiap organisasi yang ingin dicintai oleh stakeholdernya. Tidak peduli apakan itu organisasi komersil maupun organisasi social karena memang nilai-nilai yang diterapkan sungguh sangat sederhana tapi berdampak poerfull.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Pembekalan ini akhirnya ditutup dengan pemaparan tentang bagaimana kondisi dunia pada saat ini. Anggapan bahwa sebuah organisasi/perusahaan memperlakukan konsumennya sebagai satu level di bawahnya sudah tidak berlaku. Menurut Friedmen, dunia sudah datar, World is Flat. Yang menjadi indikator fenomena ini adalah bahwa suatu konsumen atas suatu produk/jasa telah membentuk sebuah komunitas yang jika tidak dirawat dengan baik bisa-bisa menghancurkan kredibilitas perusahaan/organisasi tersebut. Produsen kini tidak bisa memaksakan produknya kepada konsumen, mereka lebih punya akses untuk saling mempengaruhi seluruh orang di dunia jika merasa tidak puas. Fenomena social media yang semakin merebak juga menambah kuat indikasi ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Dahulu teknologi website lebih bersifat satu arah, yakni dari pengisi konten kepada para pembaca. Namun sekarang sudah tidak demikian, teknologi web 2.0 sudah mengijinkan pembaca untuk mengulas dan memberikan masukan pada suatu konten. Jika ini tidak direspon dengan baik, bukan tidak mungkin akan muncul komentar-komentar negative yang bisa merusak citra perusahaan/organisasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Berangkat dari fenomena inilah, setiap organisasi (termasuk organsiasi kemahasiswaan) harus mulai sadar dan memutar haluan jika selama ini hanya menjadi birokrat yang terjebak pada jenjang structural. Stakeholder dalam hal ini mahasiswa atau masyarakat yang memberikan amanah kepada kita lebih menghendaki kesejajaran dalam pelaksanaan pemerintahan. Mereka sudah tidak ingin lagi menjadi –hanya- konsumen kebijakan tapi mereka harus terus dilibatkan dalam dinamikan dan perumusan kebijakan yang akan dieksekusi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Semoga pembekalan kali ini menjadi awal kinerja yang lebih baik. Jika tujuan sudah ditentukan, tidak ada hal lain selain aksi untuk mewujudkannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Bagaimana menurut Anda?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-570826476836749906?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/570826476836749906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/12/pembekalan-badan-legislatif-mahasiswa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/570826476836749906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/570826476836749906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/12/pembekalan-badan-legislatif-mahasiswa.html' title='Pembekalan Badan Legislatif Mahasiswa'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-9198097693457608440</id><published>2010-08-19T07:12:00.001+07:00</published><updated>2010-08-19T07:14:38.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Aku Tak Tahu Diriku</title><content type='html'>Tergelepar aku&lt;br /&gt;Mati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersungkur aku&lt;br /&gt;Tak berdaya..&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bilamana khusukmu masuk&lt;br /&gt;susah aku ber berdiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruh manusia siapa yang tahu&lt;br /&gt;berkelahi tanpa tahu siapa yang menang&lt;br /&gt;bertempur tanpa tahu siapa yang jaya&lt;br /&gt;berkelindan memilin dan menghujam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggelepar dihadapanmu&lt;br /&gt;berlaku tanpa tujuan tanpamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagai seonggok daging yang membungkus darah &lt;br /&gt;berdiri, bernafas, berucap, berimajinasi, tanpa tahu nasibnya akan kemana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau, memang Kamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangerang Selatan, 18 Agustus 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-9198097693457608440?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/9198097693457608440/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/aku-tak-tahu-diriku.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9198097693457608440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9198097693457608440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/aku-tak-tahu-diriku.html' title='Aku Tak Tahu Diriku'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4470109972071181389</id><published>2010-08-14T06:17:00.000+07:00</published><updated>2010-08-14T06:17:10.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Mengayuh Kesabaran</title><content type='html'>Jelas jalanan basah sore ini. Beberapa jam yang lalu hujan tiba-tiba  turun di tengah hari. Tidak lama tapi cukup membuat tanah tak lagi  berdebu, jalanan aspal jadi semakin hitam legam, debit sungai meningka  deras, dan hatiku luruh dalam wirid alam kali ini.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sempat  kunikmati satu per satu rintikan hujan. Suaranya, tetesannya, aromanya,  dinginnya, dan nuansanya. Ya, nuansanyalah yang sanggup menjadikan  hatiku luruh tanpa kendali. Menikmati ketidakberdayaan dikepungan wirid  alam kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan, suatu kejadian alam sebagai wujud  konsekuensi logis dari berjalannya proses kondensasi uap air di udara.  Peristiwa ini sebenarnya biasa saja. Rutinitas tiap tahun akan selalu  ada. Bahkan ketika isu pemanasan global semakin menjadi-jadi, hujanpun  dating menjadi-jadi  tak terjadwal lagi. Bisa kapan pun, di bulan  apapun. Musim kemarau atau penghujan. Ya, tidak ada yang terlalu  istimewa sebenarnya dalam perspektif siklus keseimbangan alam. Justru  keistimewaannya adalah ketika saya menikmatinya dengan hati dan  ketawadlu’an akal pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagini cara saya menikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  sisa-sisa hujan sudah mulai reda meski belum sepenuhnya, saya kayuhkan  sepeda kesayangan saya untuk berjalan ke suatu tempat yang sudah sejak  tadi ingin saya tuju tapi harus dihentikan sejenak oleh hujan. Satu  kayuh. Masih mencari keseimbangan. Dua kayuh. Beban di arah sebaliknya  mencoba mengimbangi. Dan Tiga, sepeda mulai stabil dan tubuh mulai  nyaman di atas dudukan.&lt;br /&gt;Melaju dengan kayuhan, melaju dengan nuansa hujan yang sedang saya nikmati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jelas  manusia semakin kehilangan kesabarannya. Kian lama manusia kian tidak  sabar. Alias sumbunya semakin pendek saja sehingga mudah meledak. Coba  bandingkan dengan sekitar satu dekade lalu. Untuk menyatakan ‘Saat ini  saya sedang baik-baik saja’ dan menanyakan kabar keluarga di rumah  bagaimana, harus menunggu lima hari hingga seminggu untuk sampai. Jika  di total dengan jawaban yang kita terima dari pertanyaan itu. Praktis  nyaris sepuluh hari kalkulasinya. Hanya via surat pos satu-satunya.&lt;br /&gt;Namun  kini, ‘Apa kabar? Lagi dimana?’ bisa tidak samapai hitungan menit untuk  mendapatkan ‘Baik2 saja, lagi di rumah.’ Sedikit saja jaringan trouble  atau sinyal lagi byar pet, perasaan sudah seperti dipermainkan operator.  Berasa sangat lambat sekali layanan SMS operator si A”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayuhan  yang entah ke berapa mengiringi Rentetan stetment tadi yang  meraung-raung di kepala saya. Saya teringat, statement tadi masuk ke  memori saya waktu malam-malam nyaris dini hari dari salah seorang guru  saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeda masih saya kayuh kurasakan lambatnya perjalanan jika  di banding dengan mobil dan motor yang sedari tari menyalip di sebelah  kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas saya menikmati kelambatan ini. Saya menganggap ini  sebagai latihan kesabaran saya di tengah trend istant dan serba cepat  yang diciptakan oleh teknologi dan globalisasi. Saya kadang jadi  khawatir dan takut, jangan-jangan kadar kesabaran saya sudah bersumbu  pendek. Akan cepat meledak jika usaha yang saya rasa maksimal tapi belum  juga ada hasilnya. Jika doa yang saya sampaikan belum juga mendapat  jawaban. Saya takut keinstanan yang sekarang sedang menjadi budaya pop,  mengikis kesabaran saya dalam berkomunikasi dengan Tuhan, dalam hal ini  adalah kesabaran menerima hasil yang saya usahakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun juga  untuk sekedar menunggu dua tahun atas pertanyaan saya yang butuh jawaban  dari Tuhan. Sering kali saya tidak sabar menanti jawabannya. Arogansi  saya sebagai manusia akhirnya menebak-nebak dan mereka-reka jawabannya.  Meski dengan cara tidak baik. Padahal, satu hari di bumi sama dengan  seribu tahun di Bumi Alloh. Semakin kepayahan saja saya membayangkan  level kesabaran saya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu saya coba nikmati perjalanan  kali ini dengan sepeda kayuh. Lambat, Perlu waktu lama, tidak segera,  tidak instan tapi saya yakin akan sampai juga pada apa yang saya tuju.  Jelas saya belajar kesabaran dari sepeda ini. Dan nuansa hujan serta  jalanan yang basah menjadi ruang kelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kesabaran  manusia itu tidak ada batasnya. Jika dia sudah merasa ada batasnya,  berarti dia sudah tidak sabar. Level manusia, sabar tidak ada batasnya,  tapi level Tuhan-lah yang memutuskan ‘Hai manusia, sudah sampai disini  saja sabarmu, tidak usah diteruskan. Ini Ku kasih apa yang kamu minta.’ “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kita harus bersabar lagi dalam hal yang lain. Innalloha ma’ash shobiriin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4470109972071181389?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4470109972071181389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/mengayuh-kesabaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4470109972071181389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4470109972071181389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/mengayuh-kesabaran.html' title='Mengayuh Kesabaran'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7308923181373578217</id><published>2010-08-04T12:54:00.002+07:00</published><updated>2010-08-04T12:54:55.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Menikmati Memori</title><content type='html'>Malam ini saya di kamar sendirian. Pertama bingung mau ngapain. Saya ambil handphon dan saya acak-acak phonebook. Saya telusuri satu persatu mulai&amp;nbsp; A, B, C, dan seterusnya. Nyampai di L saya temukan satu nama yang sudah lama sekali tidak berjumpa. Saya pencet tombol hold on. Nada tunggu di seberang sana menyapa dengan lagu yang saya susah menebaknya dari artis siapa dan apa judulnya. Suara salam menyapa saya, “Halo.” Saya jawab, “Halo, Assalamualaykum.” Diseberang menjawab, “Waalaykumsalam.”&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan kemudian mengalir begitu saja meski sesekali tersendat untuk mencoba menyusun kembali memori harus seperti apa cara berbicara yang pas dengan orang di seberang sana itu. Tanya kabar, sedang sibuk apa dan bagaimana kabar studinya. Dijawab seperlunya dan yang diseberang sana juga menanyakan hal yang sama. Seperti normatif saja selain bertujuan supaya pembicaraan ini tidak beku karena sudah lama dibekukan oleh waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan seperlunya –meski ada juga yang murni basa-basi- telah selesai. Gagang di tutup dan saya sendiri lagi di kamar saya, malam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan saya langsung flashback ke belakang sekitar 5 tahun yang lalu. Pertemuan pertama saya dengan orang yang baru saja saya telepon. Pertemuan pertama dan sekaligus yang terakhir. Saya masih merasakan nuansa yang sama. Saya seperti dekat kembali dengan Batirurrahman, masjid terkenal yang sempat sekali saya sholat Jumat di sana. Merasakan aroma amis pantai yang entah sudah setinggi apa mangrove yang dulu sempat saya tanam di sana bersama orang yang baru saja saya telepon tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksotisme belahan barat Indonesia ini seakan semakin saya rasakan, saya cium, dan saya sentuh. Perjumpaan pertama saya dengan budaya yang benar-benar baru. Yang konsekuensi logisnya adalah lidah saya berkesempatan merasakan nikmatnya mie khasnya dan&amp;nbsp; hidung saya mencium aromanya. Kopinya apa lagi, sudah lima tahun juga kalau tidak salah saya merasakan yang terakhir kalinya. Tarikan kopi dari gelas ke gelas yang diparadekan di depan saya, malam ini seperti saya rasakan pesonanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengorek-ngorek ingatan saya lagi lima tahun lalu dan saya reka-reka bagaimana kondisinya sekarang. Bangunan yang dulu luluh lantah, apakah kini sudah berdiri tegak lagi? Anak-anak yang trauma apakah kini mereka sudah beranjak besar dan bisa tertawa lepas lagi? Perpustakaan yang sempat saya bantu bikin katalognya apakah benar-benar bermanfaat dan ramai dikunjungi? Bibit-bibit pohon di sepanjang pinggir jalanan menuju tempat saya menginap dulu apakah sudah mengilangkan gersang dan menggantikannya dengan keteduhan bagi yang melintas? Jelas saya tidak mengetahui pastinya. Sebagaimana saya juga tidak mengetahui apakah taman bermain yang sempat saya &lt;i&gt;udekkan lolo&lt;/i&gt;nya masih berdiri tegak dan benar-benar bisa jadi tempat bermain anak-anak di sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktis saya memang tidak mengetahui kabarnya sama sekali karena memang tidak ada akses Informasi yang bisa memberitahukan detail pertanyaan-pertanyaan di memori saya tadi. Namun yang pasti adalah kini saya merasakan nuansanya, aromanya, udaranya, dan suara pengucapan bahasanya seperti muncul lagi di telinga saya sebelah kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang saya telepon tadi sama-sama tidak sempat membicarakan hal-hal yang pernah kami lakukan bersama dengan banyak teman kami lainnya waktu itu. Pembicaraan di telepon yang singkat tadi, kami sibuk bernostalgia dengan pertemuan kami yang pertama dan terakhir dahulu. Pertemuan singkat sebenarnya namun cukup memberikan kesan tersendiri dalam memori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas, yang saya lakukan tadi adalah mencoba menyambung silaturrahim, meski melalui telepon dan meski hanya tujuh menit pembicaraan. Namun seolah membangkitkan kenangan dan memori yang pernah saya rasakan lima tahun yang lalu. Yang tidak akan saya ingat jika tidak ada pemantiknya. Pemantiknya adalah saya mulai mengacak-acak phonebook dan mencoba meneleponnya. Kemudian memori itu menyeruak masuk ke kamar saya dan berkelindan di otak dan hati saya dan rasanya sungguh sanga indah, nyaman, dan menenagkan. Jika begini saja Tuhan bisa membuat saya senang, maka nikmat mana lagi yang mau saya dustakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Semoga tulisan ini dapat menjadi pemantik memori indah Anda, bisa bersama teman Anda, keluarga Anda, atau siapapun yang pernah memberikan makna pada Anda. Semoga Anda juga bisa merasakan nikmat dan kenyamanan yang saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menikmati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7308923181373578217?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7308923181373578217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/menikmati-memori.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7308923181373578217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7308923181373578217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2010/08/menikmati-memori.html' title='Menikmati Memori'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-9108446469479728510</id><published>2009-10-24T11:50:00.001+07:00</published><updated>2010-08-14T06:06:52.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesta Blogger 2009'/><title type='text'>PESTA BLOGGER 2009</title><content type='html'>Perhelatan para blogger yang telah lama dinanti-nanti kini telah dimulai. Tepat pukul 10.00 WIB pagi tadi acara Pesta Blogger 2009 dibuka secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (MENKOMINFO) yang baru saja dilantik, Bpk. Tifatul Sembiring. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Beliau mengatakan sangat senang dengan perkembangan para blogger di Indonesia. Ini juga mendukung misi Departemennya untuk menjadikan Indonesia yang Informatif. Beliau berharap para blogger bisa memanfaatkan kebebasan yang ada saat ini secara bertanggung jawab. &lt;span class="fullpost"&gt;Beliau menyadari apa yang ditulis atau ditampilkan di blog masing-masing akan menjadi rujukan para pencari informasi di internet.&lt;br /&gt;Hingaa saat ini (pukul 11.45 WIB) acara yang berlangsung adalah talkshow dengan para komnitas blogger di kota-kota besar di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Tugu Pahlawan.Com dari Surabaya, Komunitas Angin mamiri dari Makassa, Komunitas Blogger Bogor, dan Komunitas Blogger Pekanbaru, Riau.&lt;br /&gt;Acara yang diselengarakan di gedung SMESCO Indonesia di bilangan kalan Gatot Subroto ini rencananya akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB sore nanti. Bagi kamu yang masih ingin dating, langsung saja meluncur di TKP untuk melakukan registrasi dengan biaya 50.000 rupiah yang akan diganti dengan tiket masuk dan goody bag yang berisi: pin, notebook, tas Pesta Blogger 2009, Kaos Pesta Blogger 2009, dsb. Bagi kamu yang belum mendaftar sebelumnya, bisa langsung melakukan reistrasi di tempat acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-9108446469479728510?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/9108446469479728510/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/10/pesta-blogger-2009.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9108446469479728510'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9108446469479728510'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/10/pesta-blogger-2009.html' title='PESTA BLOGGER 2009'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5270803048671214148</id><published>2009-06-22T21:41:00.006+07:00</published><updated>2010-08-14T06:07:17.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><title type='text'>Koreksi Komentar Kita</title><content type='html'>Banyak kebiasaan kita yang salah ketika kita mengomentari sesuatu atau mengapresiasi sesuatu atas hal-hal yang dilakukan oleh orang lain. Tentu saja ini akan memberikan efek negatif bagi si penerima pesan kita. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Untuk itulah mari kita lebih berhati hati dalam berkomentar, apalagi kepada anak-anak yang masih terus berkembang kepribadiannya. Setidaknya ini lah gambaran yang diberikan oleh psikolog Carol Dweck, PhD dari Stanford University di &lt;a href="http://www.rd.com/"&gt;rd.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitiannya selama kurang lebih 40 tahun menyatakan bahwa setidaknya dapat dibedakan dua mindset yang berkembang di tengah masyarakat. &lt;span class="fullpost"&gt;Yakni yang berkeyakinan bahwa talenta itu diturunkan sejak lahir. Menjadi artis, presiden, atlet terbaik, atau penulis adalah bawaan dari lahir. Orang-orang yang meyakini ini sering kali percaya bahwa kesuksesan itu dapat di raih tanpa usaha yang keras. Jika tiba-tiba kegagalan terjadi dalam hidupnya maka penyesalan, menyalahkan diri sendiri, berbohong, dan menghindari tantangan serta resiko di depannya akan dilakukan demi menutupi kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, orang dengan mindset bahwa bakat/kemampuan tidak pernah diberikan dengan cuma-cuma tanpa usaha yang keras akan lebih cenderung berkeyakinan bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Mindsetnya akan lebih melihat bahwa kegagalan adalah salah satu peluang untuk meningkatkan diri daripada hanya disikapi sebagai kelemahan diri. Oleh karena itu dia akan terus berusaha, mencoba, dan terus mencoba. Dia lebih percaya pada proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua mindset itupun terbentuk pada benak manusia karena adanya lingkungan yang mendukung untuk menjadikannya seperti itu. Oleh karena itu, sebaiknya kita ikut menciptakan lingkungan yang bisa menjadikan orang-orang yang kita sayangi disekitar kita memiliki mindset yang kedua. Dengan cara apa? Mari kita mulai dengan memberikan komentar yang baik dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita tidak sadar ketika kita memberikan komentar pada anak kita, adik kita, keponakan kita dengan, "Kamu adalah anak yang cerdas" ketika dia berhasil melakukan sesuatu. Jelas labeling ini akan membentuk mindset anak ini bahwa dia memang cerdas dan tidak perlu berusaha lagi. Dweck menyarankan lebih baik kita menggantinya dengan "Cara yang kamu lakukan tadi tepat sekali sehingga kamu berhasil mendapatkannya". Penekanan pentingnya proseslah yang membedakan dua kalimat tadi. Namun kalimat pertamalah yang seringkali dimunculkan oleh orang tua atau pendidik kita ketika memuji seorang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam olahraga misalnya, daripada kita bertanya "Apakah kamu menag?" lebih baik kita menggantinya dengan "Apakah kamu sudah melakukan yang terbaik?" Sekali lagi penekanan proses itu lebih penting untuk mengajarkan kerja keras daripada hanya menggunakan pendekatan tujuan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5270803048671214148?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5270803048671214148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/06/koreksi-komentar-kita.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5270803048671214148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5270803048671214148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/06/koreksi-komentar-kita.html' title='Koreksi Komentar Kita'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-400833778580536986</id><published>2009-06-22T10:07:00.006+07:00</published><updated>2010-08-14T06:07:38.026+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><title type='text'>Poster "Menggelitik" Kampanye Pilpres 2009</title><content type='html'>Kitika saya pulang Ujian Tengah Semester di kampus dan akan sampai ke kos, tiba-tiba mata saya menyapu secara sekilas ada penampakan poster kampanye yang sepertinya menarik. langsung saja langkah kaki saya terhenti untuk kembali dan lebih memperhatikan detail poster tersebut. dan ternyata benar. Ini dia!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Sj72RSU90lI/AAAAAAAAAJI/b_CrKBefqKg/s1600-h/IMG0915A.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349984184200712786" src="http://3.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Sj72RSU90lI/AAAAAAAAAJI/b_CrKBefqKg/s400/IMG0915A.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 400px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Sj73eD30nTI/AAAAAAAAAJQ/j5DDJojIG6w/s1600-h/IMG0916A.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5349985503170305330" src="http://1.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Sj73eD30nTI/AAAAAAAAAJQ/j5DDJojIG6w/s400/IMG0916A.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 300px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena langganan surat kabar KOMPAS saya hari ini juga menampilkan headline yang sama. Baiknya saya tampilkan juga yang penting-penting. Sekaligus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;postingan&lt;/span&gt; ini bukan ditujukan untuk siapa mendukung siapa dan siapa menjatuhkan siapa. Murni hanya untuk menampilkan apa yang terjadi di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanya Negatif pada Capres-Cawapres (Sumber: Kompas, 22 Juni 2009)&lt;br /&gt;MEGA-PRABOWO&lt;br /&gt;1. Menjual Aset Negara (Megawati)&lt;br /&gt;2. Berlimpah harta, tetapi mengusung konsep ekonomi kerakyatan (Prabowo)&lt;br /&gt;3. Kewarganegaraan ganda (Prabowo)&lt;br /&gt;4. Isu Pelanggaran HAM (Prabowo)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY-BOEDIONO&lt;br /&gt;1. Penganut konsep neoliberalisme (Boediono)&lt;br /&gt;2. Isu Jawa dan Luar Jawa (SBY-Boediono)&lt;br /&gt;3. Tebang pilih kasus korupsi (SBY)&lt;br /&gt;4. Peragu dan sulit mengambil keputusan (SBY)&lt;br /&gt;5. Utang luar negeri yang terus meningkat (SBY)&lt;br /&gt;6. Istri-istri tidak berjilbab (SBY-Boediono)&lt;br /&gt;7. Menjiplak jingle iklan Mie Instan untuk kampanye (SBY)&lt;br /&gt;8. Arogansi Pilpres satu putaran (SBY-Boediono)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JK-WIRANTO&lt;br /&gt;1. Bisnis keluarga pejabat (JK)&lt;br /&gt;2. Terkait pelanggaran HAM masa lalu (Wiranto)&lt;br /&gt;3. Pengusaha akan KKN jika berkuasa (JK)&lt;br /&gt;4. Bahaya Kapitalis rambut hitam (JK)&lt;br /&gt;5. Harus tepat tidak boleh ngawur, tapi rugi (JK)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(foto diambil Senin, 22 Juni 2009 sekitar pukul 10.30 WIB di perkampungan di Kota Tangerang Selatan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-400833778580536986?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/400833778580536986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/06/poster-kampanye-pilpres-2009.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/400833778580536986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/400833778580536986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/06/poster-kampanye-pilpres-2009.html' title='Poster &quot;Menggelitik&quot; Kampanye Pilpres 2009'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Sj72RSU90lI/AAAAAAAAAJI/b_CrKBefqKg/s72-c/IMG0915A.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7795199479118890872</id><published>2009-04-29T09:59:00.004+07:00</published><updated>2010-08-14T06:08:01.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Caleg Stess: Psikolog?</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SffESoQ4UDI/AAAAAAAAAJA/c31tNknQBBM/s1600-h/20081010112433.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329944508341178418" src="http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SffESoQ4UDI/AAAAAAAAAJA/c31tNknQBBM/s200/20081010112433.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 160px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pesta demokrasi akhirnya usai juga, meski hasil akhir apa yang muncul belum seratus persen dapat di lihat namun keterbatasan itu sudah bisa di bantu dengan hasil hitung cepat (Quick Count) dan hasil hitung sementara KPU (Real Count). &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dari sana kita yang berkepentingan, pengurus parpol, caleg, atau masyarakat yang merasa tertarik dengan hasil pemilu, bisa mereka-reka kemana nasib kita nantinya. Pun juga para caleg yang bertarung.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat sehari setelah hari pencontrengan (bukan pencoblosan lagi) selesai, langsung muncul berita hampir di mana-mana tentang adanya caleg yang stress akibat sedikitnya suara yang mereka peroleh dan tidak sebanding dengan harapan besarnya dan financial besar yang telah dikeluarkan. Efeknya pun bermacam-macam, ada yang mengambil kembali uang berupa tabungan yang dibagikan sebelum hari pemilihan oleh Caleg di Bogor, pengambilan kembali material pembangunan masjid yang di sumbangkan dengan syarat harus memilih dirinya di Tulungagung, pengambilan kembali peralatan musik dan perabot rumah tangga yang sebelumnya di sumbangkan di Palembang dan Aceh. Pembongkaran jalan aspal dan pemblokiran jalan dengan bebatuan karena kekecewaan para caleg dan simpatisannya akibat mendapatkan suara kecil. Hingga ada (banyak) caleg yang harus di kirim ke tempat-tempat rehabilitasi mental dan psikis karena stress berat kalah dalam pemilihan legislatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan saya dari berbagai macam media pemberitaan yang mengabarkan caleg stress ini hampir tidak ada anggota keluarganya (yang masih sehat) yang mengirimkan si stress ke seorang psikolog. Malahan banyak di antara mereka yang lebih mempercayakan mengirim ke Pesantren atau tempat sejenisnnya yang di asuh oleh ustadz, kyai, paranormal atau sejenisnya. Jelas tidak ada seorang psikolog lulusan jurusan psikologi di sana. Otomatis bukan terapi ala Freud, Bandura, atau Roger yang di terapkan, melainkan bacaan-bacaan ayat Al-Quran, mandi kembang, berjemur, rukyah atau berendam. Pertanyaannya adalah sejauh mana psikolog kita di percaya di rumahnya sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosio kultur masyarakat kita memang masih belum akrab dengan metode asosiasi bebas, katarsis, atau apalah namanya dalam rangka penyembuhan orang stress atau gila. Mereka lebih percaya pada (misal) meminumkan air tujuh sumber, mandi kembang tujuh rupa, membacakan jampi-jampi, hingga metode rukyah. Apalagi jika kita lihat pada masyarakat di pedesaan yang jauh dari peradaban pendidikan tinggi, jelas Ponari akan lebih di percaya dari pada Psikolog, Paranormal akan lebih di percaya daripada Psikodiagnostik. Dan berita buruknya bagi para psikolog, masyarakat yang seperti itu adalah masyarakat mayoritas di negeri kita ini. Jelas ini sindiran tidak langsung bagi kita akan’diterapkan’ di belahan bumi Indonesia bagian mana ke-psikolog-an kita? Bakti seperti apa yang akan kita lakukan selain menunjukkan pada mereka “Saya kenal orang pinter di daerah saya, mari saya antar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ini realitasnya, jelas para calon psikolog kita harus tidak terlena dengan keilmuan yang cenderung positifis dan tidak membumi di Indonesia ini. Harus mulai ada pengkajian local genius yang coba di kombinasikan dengan apa yang biasa kita pelajari. Maka tidak akan salah kita memberikan diagnosis yang menurut mereka jelas lebih tidak rasional daripada anggapan tidak rasional kita pada Ponari atau metode Rukyah. Mau tidak mau ini harus di akui!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai salah satu bagian masyarakat Indonesia yang mayoritas tadi sungguh menyayangkan jika pengkaji psikologi kita hanya berkutat pada hal-hal yang rasional dan memaksa menutup mata terhadap fenomena mendi air tujuh sumber tadi. Mereka lupa mengkaji bahwa masyarakat kita jelas punya cara sendiri untuk mencegah dan mengatasi mereka yang stress akibat harapannya tidak terwujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencurigai, fenomena stress yang dialami banyak caleg kita itu sebenarnya adalah hasil dari pragmatisme berpikir ala positifis: jika saya menghabiskan dana sekian banyak maka saya boleh bersiap-siap jadi legislative beneran tanpa mempertimbangkan bahwa ada campur tangan tak terlihat yang berperan. Jelas ini pola pikir 1 + 1 = 2 ala positifis yang menjadi pradigma berpikit banyak para pengkaji ilmu barat salah satunya psikolog. Bukan 1 + 1 = bisa 2, bisa 3, atau terserah Tuhan menginginkan apa, yang menjadi paradigma berpikit metafisis atau ekstremnya paranormal (dalam artian luas). Akhirnya tentu sangat lucu jika masalah yang diakibatkan pikiran positifis harus di serahkan pada yang berparadigma metafisis. Apa yang berparadigma positifis tidak mampu? Itu anda yang menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangerang, 21 April 2009&lt;br /&gt;Tulisan ini juga bisa di lihat di http://www.psydojoe.net&lt;br /&gt;Web kumunitas mahasiswa Psikilogi Universitas Airlangga Angkatan 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7795199479118890872?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7795199479118890872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/caleg-stess-psikolog.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7795199479118890872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7795199479118890872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/caleg-stess-psikolog.html' title='Caleg Stess: Psikolog?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SffESoQ4UDI/AAAAAAAAAJA/c31tNknQBBM/s72-c/20081010112433.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5147338700621198772</id><published>2009-04-26T23:57:00.003+07:00</published><updated>2010-08-14T06:08:33.982+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Perubahan itu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SfSS-NmVWTI/AAAAAAAAAIw/_t7vmpMKlEY/s1600-h/20th.png" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329045856586127666" src="http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SfSS-NmVWTI/AAAAAAAAAIw/_t7vmpMKlEY/s200/20th.png" style="cursor: pointer; float: left; height: 126px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 200px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, atau tepatnya 25 April lalu saya genap berusia 20 tahun. Saya jadi merenung, apa makna perubahan usia yang akan berpengaruh banyak pada kehidupan saya? Tapi untuk sementara ini saya pending dulu untuk menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, mari kita teliti terlebih dahulu dari mana 20 tahun itu berasal. Saya yakin 20 tahun itu berasal dari bunyi tangisan pertama saya pasca keluar dari orok ibu saya. Itulah hitungan maju menuju angka yang lebih banyak - menurut satuan jam, hari, minggu, bulan, dan bahkan tahun -  di mulai. Dan akhirnya sampailah pada angka 20 tahun saat ini. Perjalanannya sungguh sangat lama sekali, tapi saya yang mengalaminya sungguh, jujur, tidak begitu terasa. Bisa dikatakan inilah mungkin salah satu bukti teori &lt;i&gt;relativitas&lt;/i&gt; Einstein. 20 tahun itu mengalir begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika saya lihat dari perspektif lain, tangisan pertama saya tadi sangat mungkin justru berarti mulainya hitungan countdown bagi diri saya pribadi. &lt;i&gt;Countdown&lt;/i&gt; yang mulainya dari angka berapa menuju nol, saya tidak tahu. Yang pasti saat ini telah berkurang 20 tahun lamanya. Jika saya mereka-reka berapa angka &lt;i&gt;countdown&lt;/i&gt; saya mulai berdasarkan tolok ukur usia manusia yang paling layak di contoh, berarti jatah saya di dunia tinggal 43 tahun lagi. Sepertiga kurang satu tahun waktu itu sudah saya lalui. Itupun dengan asumsi bahwa selisih hitungan kalender &lt;i&gt;Syamsiah&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Qomariah&lt;/i&gt; diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat 100 hari sebelum memperingati tangisan pertama yang sebenarnya tidak terlalu penting itu, saya sudah mempersiapkan perubahan yang revolusioner. Dengan harapan saya akan benar-benar bisa menjadi kupu-kupu setelah melalui periode kepompong selama 100 hari. Saya putuskan, saya akan menjadi kupu-kupu pada tanggal 25 April. 25 April adalah pintu gerbang perubahan itu. Di benak saya target itu pasti akan sangat bisa dicapai. Bayangkan, periode persiapannya saja sama dengan periode awal presiden biasanya melakukan langkah pertama pada awal masa kepemimpinannya, 100 hari! Saya pun mulai merancang target-target yang harus saya capai: harus menyelesaikan ini, harus bisa itu, harus biasa ini, harus hafal itu, harus fasih ini dan banyak lagi daftar yang saya buat dan setelah selesai saya dengan mantap memberinya judul &lt;i&gt;ROADMAP TO GREAT CHANGE! Palnning&lt;/i&gt; selesai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun akhirnya berusaha dan terus mencoba menyelesaikan ‘tantangan-tantangan’ itu. Satu per satu bisa di raih, satu per satu pula berguguran. Setelah masa seratus hari itu berakhir, masa evaluasi pun di mulai, dan hasilnya begini. Ternyata perubahan pada diri saya itu benar-benar terjadi. Pun ternyata perubahan pada diri saya itu benar-benar tidak terjadi. Yang berubah adalah yang mana target bisa di raih. Pun yang tidak berubah adalah yang mana target tadi berguguran. Persis seperti proses yang di lalui. Jadi saya bulatkan tekad untuk mengatakan “Perubahan Radikal pada 25 April itu tidak terjadi seperti yang saya rencanakan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang strategi perubahan yang saya terapkan kali ini berbeda dari sebelumnya. Biasanya saya hanya akan menentukan kapan pintu gerbang perubahan itu. Suatu tanggal atau momen tertentu. Misalnya begini, “Setelah &lt;i&gt;Ramadhan&lt;/i&gt; ini, pasti saya akan bisa berubah” atau “Pada pergantian tahun ini saya akan berubah”. Namun kali ini jelas ada perbedaan karena di sertai &lt;i&gt;Roadmap to…&lt;/i&gt; nya. Ada proses!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah yang bisa saya ambil dari perbandingan rencana perubahan seperti di atas adalah bahwa perubahan itu tidak bisa dilakukan dengan menentukan suatu waktu tertentu dan berharap perubahan radikal atau revolusioner akan tejadi. Ibarat pintu perbatasan suatu Negara, belakang Negara A dan depan Negara B tanpa ada gradasi. Perubahan diri itu, hemat saya, akan terjadi kapanpun tanpa perlu kita tentukan satu tanggal tertentu atau momen tertentu. Perubahan itu akan terjadi manakala kebiasaan kita berubah. Paradigma kita berubah. Dan kefahaman kita akan sesuatu berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saya terkaget-kaget melihat diri saya sendiri. Ternyata saya sudah berubah! Paling tidak dari saya tidak menulis apa-apa hingga muncul tulisan ini. &lt;i&gt;Alhamdulillah…&lt;/i&gt; Inilah jawaban pertanyaan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5147338700621198772?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5147338700621198772/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/perubahan-itu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5147338700621198772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5147338700621198772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/perubahan-itu.html' title='Perubahan itu...'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/SfSS-NmVWTI/AAAAAAAAAIw/_t7vmpMKlEY/s72-c/20th.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5098255072300628161</id><published>2009-04-22T06:41:00.005+07:00</published><updated>2010-08-14T06:10:18.500+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Kartini</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Se5bagGu0rI/AAAAAAAAAIo/-RxYaDcFPv8/s1600-h/IndonesiaP126-10000Rupiah-1985-donatedth_f.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327295920078770866" src="http://1.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Se5bagGu0rI/AAAAAAAAAIo/-RxYaDcFPv8/s400/IndonesiaP126-10000Rupiah-1985-donatedth_f.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 215px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;Kartini. Nama ini sungguh mempunyai daya magis di alam imajinasi setiap orang di negeri ini. Simbol perlawanan terhadap pengekangan atas hak dasar yang di miliki setiap orang. Benak orang akan selalu teringat dengan kumpulan surat pada sahabatnya di Belanda, Stella, &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;yang berisi kegelisahan dan keinginannya untuk merasakan kehidupan dan jaminan kebebasan untuk menentukan pilihan dan berpendidikan yang pada saat itu masih menjadi barang langka bagi kaumnya, perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama kartini pun menjadi salah satu referensi pilihan bagi orang tua yang ingin memberikan nama pada anak perempuannya yang baru lahir. Bersaing dengan nama-nama ‘beken’ dari dalam negeri seperti Dewi, Sri, Ratna, Suci. Pun nama-nama impor seperti Laudya, Grace, Rachel, Sylvia, &lt;span class="fullpost"&gt;yang jelas pada jaman Kartini dulu sama sekali tidak terpikir oleh orang tua pribumi memberikan nama seperti itu. Bisa di tebak bahwa orang tua itu ingin anak perempuannya memiliki sikap tegas terhadap penindasan di segala aspek kehidupan seperti pendidikan dan social. Malahan lambat laun, konon nama Kartini pun menjadi semakin luas menembus batas-batas gender penamaan. Para orang tua tidak segan juga memberikan nama pada anak laki-lakinya dengan nama itu dengan sedikit modifikasi dan mengalami penyesuaian menjadi Kartono. Ini juga sebenarnya menandakan bahwa secara skala makro, perjuangan Kartini bukan hanya area privat milik perempuan namun lebih pada nilai-nilai universal bagi siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para aktivis perempuan terutama yang berjuang di jalur feminisme akan menjadikan Kartini sebagai ikon perjuangan. Kartini akan menjelma menjadi sosok yang seolah-olah berada di belakang mereka dan terus memberikan energi serta dukungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah sebagaian kebesaran nama Kartini yang dirinya sendiri tidak menginginkan penghormatan dan pengabadian namanya selain kaum perempuan pada masanya dan setelahnya mendapatkan akses pendidikan dan social yang tidak diskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangannya sekarang adalah apakan teman-teman kaum perempuan, Kartini-Kartini baru akan tetap memiliki sikap yang sama terhadap pengekangan dan penjajahan budaya. Perempuan sampai saat ini masih dianggap rentan terhadap arus social dan budaya di sekitarnya, meski tentunya tidak sedikit juga yang sebaliknya. Saya hanya menghawatirkan kartini muda kita akan melupakan apa sebenarnya yang diperjuangkan dan di cita-citakan Kartini dulu sehingga harum namanya. Saya takut satu-satunya yang diingit adalah judul buku kumpulan surat yang saya singgung di awal tulisan ini: &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Habis Gelap terbitlah Terang&lt;/span&gt; yang mereka maknai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;”Boleh lah jika sekarang kami masih gelap toh nanti akan terang-terang sendiri”&lt;/span&gt;, tanpa mengadakan suatu usaha layaknya Kartini. Semoga tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangerang, 21 April 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5098255072300628161?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5098255072300628161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/kartini.html#comment-form' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5098255072300628161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5098255072300628161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2009/04/kartini.html' title='Kartini'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CtRnsewkNjQ/Se5bagGu0rI/AAAAAAAAAIo/-RxYaDcFPv8/s72-c/IndonesiaP126-10000Rupiah-1985-donatedth_f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8484080714348645318</id><published>2008-11-11T15:54:00.000+07:00</published><updated>2008-11-11T15:56:37.862+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>NAZI</title><content type='html'>Kelemahlembutan Nazi menyapaku hari ini&lt;br /&gt;Agar memaknai hidup lebih bermakna&lt;br /&gt;Tentara-tentara Nazi itu juga&lt;br /&gt;Yang akhirnya menggiringku ke sebuah perjalanan paksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, memaksaku dengan senang hari&lt;br /&gt;Untuk menjadi pelayanmu menikmati madu,&lt;br /&gt;Madu beraroma angin,&lt;br /&gt;Dan angin beraroma madu&lt;br /&gt;Sebab saat ini maduku sudah terlelap tidur&lt;br /&gt;Setelah dibelai angin beraroma madu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8484080714348645318?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8484080714348645318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/11/nazi.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8484080714348645318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8484080714348645318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/11/nazi.html' title='NAZI'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8262371256317601874</id><published>2008-06-21T06:58:00.000+07:00</published><updated>2008-06-21T07:08:45.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Saatnya Mahasiswa Mengambil Langkah Tegas Terhadap Kebijakan Menaikkan Harga BBM</title><content type='html'>Polemik tentang kebijakan kenaikan BBM yang sejak awal ditentang banyak pihak sebenarnya belum usai. Aksi demo mahasiswa masih acap kali dilakukan sebagai bentuk protes atas keputusan pemerintah ini. Bahkan beberapa mahasiswa dari Jakarta melakukan aksi mogok makan dan jahit mulut untuk menunjukkan pada khalayak, terutama pemerintah, bahwa keputusan ini seharusnya tidak dilakukan di tengah kondisi masyarakat yang semakin terpuruk dan privatisasi besar-besaran BUMN kita. Memang terlihat konyol, tapi aksi itu mengandung arti yang sangat dalam untuk mereka yang benar-benar merasakan efek dari kenaikan harga BBM ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu media sebagai pemegang akses informasi utama seakan mengalihkan isu ini dengan kejadian tindakan anarkis yang terjadi di Monas yang berujung pada tuntutan pembubaran Ahmadiyah melalui SKB dan kemudian Keppres. Hal ini dapat dilihat dari mayoritas tayangan berita yang ditampilkan adalah peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan hal tersebut. Sementara aksi-aksi penentangan dari beberapa elemen masyarakat seperti mahasiswa dan LSM serta efek yang terjadi di masyarakat seperti keluhan-keluhan harga naik dan semakin langkahnya minyak tanah seakan kurang mendapat tempat di media. Tentu saja ini akan membentuk kebanyakan opini konsumen media menjadi tenang dan seakan-akan masalah BBM sudah usai. Padahal sejatinya adalah tidak. Langkah media ini menurut beberapa pengamat sebenarnya bisa ditebak akan ke arah mana, mengingat orang-orang pemegang kuasa atas media itu masih ada hubungan darah maupun hubungan kepentingan politik dengan pemegang kekuasaan saat ini dalam rangka menyambut event besar di tahun 2009 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan langkah mahasiswa dengan melakukan aksi-aksi turun ke jalan sebagai bentuk protes juga ditanggapi berbeda di kalangan mahasiswa sendiri. Ada yang mendukung dan ada juga yang apatis. Keapatisan ini banyak didasari atas anggapan bahwa demo tidak akan membuat perubahan yang signifikan terhadap kebijakan yang telah di ambil. Namun perlu dimengerti juga bahwa aksi-aksi ini perlu dilakukan sebagai bentuk aktualisasi kepada khalayak ramai bahwa mahasiswa masih menjalankan fungsinya sebagai pengontrol kebijakan pamerintah secara tidak langsung. Selain langkah-langkah ‘cerdas’ yang juga telah dilakukan dengan memberikan petisi dan peringatan secara formal. Setidaknya itulah yang berusaha dilakukan oleh kawan-kawan kita di Aliansi Mahasiswa Unair Menggugat (AMUM) maupun elemen mahasiswa di Universitas yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari gejolah di grass root yang terjadi pasca kenaikan BBM, pemerintah langsung menggelontorkan sejumlah rupiah kepada rakyat miskin yang lebih dikenal dengan bantuan langsung tunai (BLT). Pemerintah melalui menterinya juga menyatakan bahwa saat ini rakyat lebih membutuhkan fresh money sebelum memberikan kompensasi yang lebih realistis untuk kepantingan jangka panjang (Metro TV, Mei 2008). Namun sebagian orang menganggap bahwa langkah ini tidak lebih dari untuk meredam emosi rakyat mengingat langkah ini pernah diterapkan dan terbukti tidak berjalan efektif meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sementara itu untuk para mahasiswa yang terkenal paling keras menyuarakan bentuk penolakan terhadap kenaikan ini dirasa perlu juga untuk diredam yakni dengan menggelontorkan sejumlah rupiah layaknya BLT, namun dengan sebutan lain: bantuan khusus mahasiswa (BKM) berkedok beasiswa ( Fadjoel Rachman, Jawa Pos Mei 2008). Dan tawaran beasiswa itulah yang saat ini benar-benar dihadapi mahasiswa kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beasiswa dengan nama ini tidak pernah direncanakan sebelumnya oleh pemerintah dan tidak ada pos anggaran untuk itu. Namun melihat gejolak yang terjadi di kalangan mahasiswa maka langkah itu dirasa perlu dilakukan untuk meredam aksi yang lebih luas. Lebih Ironis lagi adalah jika kita mengamati bahwa dana untuk BKM ini disinyalir diambilkan dari subsidi BBM yang dikurangi untuk masyarakat (ibid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kenyataan diatas, alangkah elok jika kita sebagai mahasiwa perlu langkah tegas untuk memikirkan ulang apakah akan mengambil beasiswa itu atau tidak. Bahkan menolaknya! Bagi mahasiswa yang melakukan aksi turun ke jalan maupun yang mendukungnya, inilah saatnya untuk mempertahankan pendirian kita itu secara lebih jelas bahwa kita tidak akan melakukan aksi pembenaran terhadap kebijakan pemerintah itu dengan menerima BKM. Sementara itu untuk mahasiswa yang menganggap bahwa langkah demo dan mogok makan adalah sebuah langkah non-intelektual yang diambil mahasiswa karena tidak akan menimbulkan efek apa-apa selain kemacetan jalan dan kesia-siaan, inilah saatnya untuk menunjukkan langkah konkrit kita bahwa sebenarnya kita tidak mau tutup mata dan tutup telinga atas dampak kenaikan harga BBM bagi rakyat miskin ini dengan menolak tawaran beasiswa itu. Ataukah sebenarnya kita adalah mahasiswa yang kehilangan idealisme ketika dihadapkan pada realita yang tidak bersahabat seperti ini? Anda sendiri yang bisa menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8262371256317601874?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8262371256317601874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/06/saatnya-mahasiswa-mengambil-langkah.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8262371256317601874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8262371256317601874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/06/saatnya-mahasiswa-mengambil-langkah.html' title='Saatnya Mahasiswa Mengambil Langkah Tegas Terhadap Kebijakan Menaikkan Harga BBM'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7362891634046276369</id><published>2008-02-06T19:55:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T19:58:11.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Kau Rindu Apa?</title><content type='html'>Karena...&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu aroma cat minyak&lt;br /&gt;Yang biasa dipakai pelukis menggoreskan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu aroma hujan&lt;br /&gt;Yang tidak pernah bisa dirasakan penghuni apertemen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu gunung&lt;br /&gt;Yang tidak bisa dirasakan anak-anak manja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu sungai&lt;br /&gt;Tapi bukan kali ciliwung dan teman-teman sejenisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu suara gemercik air&lt;br /&gt;Yang dibuat duplikatnya oleh orang beruang di tengah ruang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu suara gending&lt;br /&gt;Yang mulai punah karena snar drum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu roti sumbu&lt;br /&gt;Yang terabaikan karena roti garpu lebih diminati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku rindu tempe&lt;br /&gt;Yang mulai langkah di negeri ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, Desember 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7362891634046276369?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7362891634046276369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/02/kau-rindu-apa.html#comment-form' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7362891634046276369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7362891634046276369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/02/kau-rindu-apa.html' title='Kau Rindu Apa?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8713872746873767153</id><published>2008-01-28T21:23:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T21:36:56.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>Senioritas!</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53nnLKAHTI/AAAAAAAAAFY/hmOu9uu_KEY/s1600-h/bullying2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160535408232111410" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53nnLKAHTI/AAAAAAAAAFY/hmOu9uu_KEY/s200/bullying2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama menemukan &lt;a href="http://delyoper.blogspot.com/2008/01/pengkaderan-di-its-sudah-semakin.html"&gt;tulisan ini &lt;/a&gt;secara tidak sengaja dan membacanya, terus terang Dalang sempat kaget. Bukan kaget lantaran isi tulisannya, tapi kaget ”Ternyata ada juga yang berani ngomong ke publik”.&lt;br /&gt;Sebelumnya, pengakuan yang kurang lebih sama dengan isi &lt;a href="http://delyoper.blogspot.com/2008/01/pengkaderan-di-its-sudah-semakin.html"&gt;tulisan itu &lt;/a&gt;muncul dari teman-teman dalang yang juga kuliah di kampus itu. Mereka mengatakan bahwa pengkaderan (baca: ospek) yang dilakukan oleh para seniornya sudah keluar dari batas kewajaran. Mereka cerita bahwa sebenarnya dari pihak rektorat waktu penerimaan mahasiswa secara resmi oleh kampus dan juga didepan wali murid para mahasiswa baru mengatakan bahwa dalam proses pengkaderan nanti tidak diperbolehkan adanya kekerasan fisik atau apapun yang berkaitan dengan penyiksaan fisik secara berlebihan. Namun, &lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;statement ini rasanya dilupakan oleh para senior dari jurusan masing-masing. Perlakuan yang berlawanan dengan statement rektorat itupun masih saja muncul dan terus dilakukan, yang katanya perlakuan itu adalah bagian dari tradisi kampus.&lt;br /&gt;Kejadian seperti ini barangkali bukanlah barang baru di lembaga pendidikan kita. Masih cukup segar dalam ingatan kita tentang kekerasan berkedok pendidikan di kampus pencetak pamong, STPDN. Perlakuan-perlakuan yang bisa dikatakan biadab itu dilakukan oleh mahasiswa senior kepada mahasiswa junior atau mahasiswa baru. Di kampus yang ada dalam &lt;a href="http://delyoper.blogspot.com/2008/01/pengkaderan-di-its-sudah-semakin.html"&gt;tulisan inipun &lt;/a&gt;mungkin belum separah dan seekstrem seperti di kampus STPDN, tapi Dalang yakin, perlakuan tidak manusiawi seperti itu pasti diawali oleh tindakan tindakan biadab yang ringan terlebih dahulu. Namun karena tidak adanya pwngawasan dan kontrol dari pihak yang berwenang di kampus, frekuansi dan kualitas kebiadabannya pasti akan terus bertambah. Dan itulah yang dirasakan oleh mahasiswa baru saat ini di kampus itu.&lt;br /&gt;Ketika Dalang tanyakan apakan tidak ada yang berani vokal dan melaporkan ke pihak rektorat? Teman saya yang juga junior di kampus itu mengatakan bahwa hal itu sudah pernah dilakukan. Tapi bukannya ada evaluasi dan penurunan kualitas perlakuan yang sewenang-wenang dan tidak mendidik, namun malah semakin menggila dan kemarahan senior semakin menjadi karena merasa perlakuannya sudah dilaporkan kepada pihak ’luar’.&lt;br /&gt;Dulu sempat mau nulis tentang perkara ini, tapi karena tidak ada bukti yang bisa Dalang sajika pada pembaca, maka pikiran itu hanya sebatas dalam isi otak. Meskipun beberapa kali Dalang sempat berkeliling di kampus itu dan menyaksikan sendiri perlakuan Senior pada Juniornya. Namun setelah yang menjadi ’korban’ akhirnya ada yang berani ngomong ke publik. Akhirnya muncul juga &lt;a href="http://delyoper.blogspot.com/2008/01/pengkaderan-di-its-sudah-semakin.html"&gt;tulisan ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Selahkan baca sendiri &lt;a href="http://delyoper.blogspot.com/2008/01/pengkaderan-di-its-sudah-semakin.html"&gt;tulisan korban&lt;/a&gt;. Kalau anda gatal untuk memberikan komentar, sampaikan saja sebagai bentuk bahwa kita menolak adanya tindakan sewenang-wenang yang mengatasnamakan pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8713872746873767153?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8713872746873767153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/senioritas.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8713872746873767153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8713872746873767153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/senioritas.html' title='Senioritas!'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53nnLKAHTI/AAAAAAAAAFY/hmOu9uu_KEY/s72-c/bullying2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7047531035015455428</id><published>2008-01-28T21:12:00.000+07:00</published><updated>2008-01-28T21:20:26.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>Selamat Jalan</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53j4bKAHSI/AAAAAAAAAFQ/iklsrCmnHRY/s1600-h/soeharto.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5160531306538343714" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53j4bKAHSI/AAAAAAAAAFQ/iklsrCmnHRY/s400/soeharto.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; "Selamat Jalan, Semoga Allah SWT. menempatkan Beliau di tempat yang semestinya sesuai dengan amal dan perbuatan Beliau di dunia. Bangsa ini pasti akan mengenangmu!"&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7047531035015455428?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7047531035015455428/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/selamat-jalan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7047531035015455428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7047531035015455428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/selamat-jalan.html' title='Selamat Jalan'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R53j4bKAHSI/AAAAAAAAAFQ/iklsrCmnHRY/s72-c/soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-9048375069673218619</id><published>2008-01-18T23:50:00.000+07:00</published><updated>2008-01-18T23:59:22.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Senyumnya Masih Sama dengan Minggu Kemarin</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Dua ibu itu tetap di sana. Sama saja dengan minggu kemarin. Dengan tas tangan di ketiak, tongkat yang panjangnya separuh tinggi tubuh di tangan kiri. Tutup kepala dari kain seadanya yang dipaksa untuk terus bertengger sekedar untuk melindungi dari panas. Entah juga kalau hanya untuk kepantasan saja. Kaleng bekas POP MIE di tangan kanan untuk menerima receh buangan dari orang-orang yang lewat dengan harapan dapat imbalan masuk surga dari mulut ibu itu, yang selalu menyunggingkan senyum sebagai tanda bahwa mereka berdua menerima kedatangan siapa saja yang ingin membagi kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyummnya memang selalu nampak konsisten setiap waktu, meskipun setiap orang yang menikmati pasti tahu tanpa diajari bahwa ibu itu kini sedang merenungi nasibnya dan berkontemplasi tentang kehidupannya. Ibu itu memang tidak tahu begaimana cara berterima kasih lagi selain memberi sepotong senyuman. Tentunya selain imbalan doa masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah tuanya sangat menggambarkan keputusasaannya pada kehidupan sebagai seorang ibu tua. Bulsyit tentang identitas ibu jika saat ini yang telah dilahirkannya telah mendapat teman hidup baru bernama hedon. Hedon yang seolah ia gambarkan layaknya Satpol PP yang terus menerus mengusiknya setiap malam ketika tidur. Yang jangan-jangan beberapa menit lagi setelah bermimpi, ia menemukan istananya telah roboh dan kembali lagi menjadi serakan kardus-kardus kosong tak bertuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mampu, ibu itu pasti akan protes pada Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;”Kenapa rahimku telah Kau pilih menjadi tempat mengeluarkan manusia tanpa aturan? Manusia yang setelah aku suapi memuntahkan makanannya ke selendangku. Setelah kusekolahkan, kini telah pandai berbahasa jancok di telingaku. Dan setelah kutidurkan, kini dia terlena dan berani bermimpi aku menjadi seorang pemegang kaleng bekas POP MIE yang menunggu receh buangan dari orang lewat yang mengharapkan surga dariku.”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mimpimu memang benar anakku, akulah pemilik surga itu karena jika aku tidak melangkahkan kaki, Tuhanpun tak sanggup membukakannya untukmu. Tapi bulsyit dengan surga jika setelah kau nikmati rahimku selama 9 purnama, masih saja kau akrab dengan hedon, teman barumu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua ibu itu masih tidak beranjak dari tempat berdirinya, seakan memang telah marah dan tak mengijinkan seorangpun memasuki surganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumnya masih tersungging. Jiret batiknya juga masih setia berkibar-kibar anggun. Tapi kibarannya tidak seperti kibaran bendera putih di medan perang karena di pojok dalam kaleng bekas POP MIEnya masih tersimpan cita-cita untuk mengajak anaknya memasuki surga di kakinya bersama-sama.&lt;br /&gt; Dua ibu itu kini sudah pergi. Dan masih sama dengan minggu kemarin. Dengan tas tangan di ketiak, tongkat yang panjangnya separuh tinggi tubuh di tangan kiri. Tutup kepala dari kain seadanya yang dipaksa untuk terus bertengger sekedar untuk melindungi dari panas. Kaleng bekas POP MIE di tangan kanan untuk menerima receh buangan dari orang-orang yang lewat dengan harapan dapat imbalan masuk surga dari mulut ibu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-9048375069673218619?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/9048375069673218619/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/dua-ibu-itu-tetap-di-sana.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9048375069673218619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9048375069673218619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/dua-ibu-itu-tetap-di-sana.html' title='Senyumnya Masih Sama dengan Minggu Kemarin'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-9034933937686475558</id><published>2008-01-15T16:10:00.000+07:00</published><updated>2008-01-15T16:27:00.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Seminar Perekonomian ISMEI</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R4x6NojHidI/AAAAAAAAAFA/wHkuVJ6jDSw/s1600-h/DSC00014.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155630048073976274" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R4x6NojHidI/AAAAAAAAAFA/wHkuVJ6jDSw/s400/DSC00014.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selama dua hari lalu, para mahasiswa Ekonomi berkumpul membahas tentang berbagai macam aspek dalam perekonomian bangsa. Hal ini tercakup dalam acara seminar dan diskusi panel dengan tema “Mengurai Carut Marut Perekonomian Indonesia” yang diadakan di Jombang pada 12 – 13 Januari 2008. Acara ini diadakan oleh Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) dan direncanakan bisa dihadiri oleh perwakilan mahasiswa Ekonomi dari berbagai Universitas di Indonesia. Namun nyatanya sampai acara selesai hanya dihadiri perwakilan dari Universitas di Jawa Timur. Mereka antara lain terdiri dari perwakilan mahasiswa ekonomi Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Negeri Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan STKIP Jombang.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rencananya seluruh rangkaian acara selama dua hari itu akan dilangsungkan di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang pimpinan KH. Solahuddin Wahid, tokoh yang sempat menjadi calon wakil presiden di pemilu kemarin. Namun pada hari pertama ini, seminar diadakan di SMAN 3 Jombang. Hadir sebagai pembicara pada sesi pertama Muhammad Nafiq dari FE Unair dan satu orang dari dosen Universitas Brawijaya. Sedangkan pada sesi kedua, Bpk. Cipto dosen FE Unair, Udi Pungut dari IRSA UI, dan Kusfiardi, eksekutif muda dari Komisi Anti Utang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari kedua inilah kegiatan baru benar-benar diadakan di PonPes Tebu Ireng. Hadir sebagai pembicara adalah Pengasuh Ponpes KH. Solahudin Wahid (Gus Solah), Franciscus Welirang, Wakil Direktur PT. Indofood Indonesia, dan Mantan Menko Ekonomi Rizal Ramli. Selama dua hari berlangsungnya acara ini, banyak sekali permasalahan yang dipaparkan oleh pembicara. Tampak fokus utama sebagian besar pembicara adalah pada permasalahan ketergantungan negara kita pada luar negeri. Mulai dari Hutang Luar Negeri kita yang semakin membebani dan tidak sebanding dengan tingkat efektifitas penggunaannya di dalam negeri. Kebanjiran investor asing yang akhirnya menyisihkan para palaku ekonomi domestik. Privatisasi BUMN oleh pihak asing yang dirasa melanggar UUD 45 bahwa segala sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara dan dipergunakan semmaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat banyak. Namun nyatanya sebaliknya, para masyarakat sanngat sulit untuk memenuhi kubutuhan pokoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kritik atas berbagai kebijakan pemerintahan di Indonesia selama kurun orde baru hingga reformasi saat ini, dinilai terlalu dikendalikan oleh pihak asing dan terlalu menuruti keinginan pihak luar dengan mengabaikan kepentingan kesejahteraan rakyat. Selama ini, pemerintahan hanya berfokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, namun nyatanya jumlah rakyat miskin di negara ini semakin banyak kian tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah acara diskusi yang diadakan di Masjid Pesantren Putri Tebu Ireng ini, hadir pula Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir dan Saifullah Yusuf, mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah tertinggal era presiden SBY yang meskipun akhirnya terkena korban resuffle. Serta beberapa artis kader partai berlambang matahari bersinar ini sepereti, Happy Salma, Sylvana Herman, Wanda Hamidah dan beberapa rekan artis lainnnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pembicara utama menyampaikan orasi ilmiahnya, giliran para tokoh politik ini yang di daulat untuk menyampaikan pandangannya tentang perekonomian bangsa. Dari sini aroma politik mulai terasa. Sutrisno Bachir yang bangga membawa kader artisnnya mengatakan bahwa kepemimpinan masa depan harus memunculkan alternatif pemimpin. Begitu pula Saifullah Yusuf. Acara kemudian diakhiri dengan doa oleh KH. Solahuddin Wahid tepat pukul setengah dua siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-9034933937686475558?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/9034933937686475558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/seminar-perekonomian-ismei.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9034933937686475558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9034933937686475558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/seminar-perekonomian-ismei.html' title='Seminar Perekonomian ISMEI'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R4x6NojHidI/AAAAAAAAAFA/wHkuVJ6jDSw/s72-c/DSC00014.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7572699888304360023</id><published>2008-01-07T13:26:00.000+07:00</published><updated>2008-01-07T14:34:27.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Gerimis Bubar</title><content type='html'>Ahh…kini semua hilang tanpa bekas&lt;br /&gt;Kemejaku yang dulu necis kini telah lusuh&lt;br /&gt;Berdebu dan bernoda&lt;br /&gt;Penaku kini juga tidak runcing lagi&lt;br /&gt;Sehingga tak sanggup lagi menuliskan kisah kehidupan dengan huruf-huruf yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siluet tubuhku kini juga mulai buram&lt;br /&gt;Tak jelas lagi kala dulu ditampilkan di layar tancap&lt;br /&gt;Dengan bocah desa yang membahana tawanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daunku telah berguguran&lt;br /&gt;Batangku telah roboh menghalangi jalan hidupku sendiri&lt;br /&gt;Apalagi buahku&lt;br /&gt;Jangan tanyakan lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi roll filmku belum selesai&lt;br /&gt;Masih ada satu babak lagi yang harus dimainkan&lt;br /&gt;Para penonton juga masih menunggu cerita selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doakan saja ini bukan pertunjukan misbar&lt;br /&gt;Yang habis gerimis bubar&lt;br /&gt;&lt;span class=\"fullpost\"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7572699888304360023?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7572699888304360023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/gerimis-bubar.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7572699888304360023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7572699888304360023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/gerimis-bubar.html' title='Gerimis Bubar'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-6933339747661716582</id><published>2008-01-02T11:05:00.000+07:00</published><updated>2008-01-10T10:18:05.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><title type='text'>Memaknai Perubahan Tahun</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R3sPsIjHibI/AAAAAAAAAEw/Nx_qlBXc8kM/s1600-h/tahun+baru.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150727849711733170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R3sPsIjHibI/AAAAAAAAAEw/Nx_qlBXc8kM/s200/tahun+baru.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika coba kita amati, perubahan tahun bukanlah suatu hal yang istimewa secara matematis waktu. Tahun berubah, dengan perspektif yang lebih mikroskopis merupakan perubahan bulan ketigabelas. Begitu juga seterusnya, bulan merupakan perubahan tanggal/hari ke-32 dan merupakan andil juga dari perubahan jam ke-25. Tidak ada yang istimewa sebenarnya. Tidak percaya, coba anda tidur di penghujung tahun layaknya waktu tidur anda seperti biasanya, ambil saja jam sepuluh malam. Lantas di keesokan harinya silahkan bangun seperti biasanya juga, misalnya pukul lima pagi. Ambil rutinitas awal yang sama seperti biasanya. Sampai sini kita tidak akan merasakan hal yang berbeda layaknya hari-hari biasa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sekarang coba anda berkeliling kota anda pagi itu juga. Mungkin secara kasat mata, perbedaan itu dapat terlihat di sini. Anda akan merasakan suasana kota yang lenggang daripada biasanya. Kebanyakan dari mereka mungkin memanfaatkannya untuk mengisi ulang kembali tenaga mereka setelah semalaman begadang hanya untuk menunggu angka jam dari 23:59 menjadi 00:00. Setelah itu semuanya berangsur-angsur pulang kerumah masing-masing. Padahal semangat yang harus dibawa di pergantian tahun adalah semangat perubahan. Tahun berubah, maka kebiasaan dan komitmen pribadi juga harus berubah. Jika tahun saja bertambah banyak, maka kualitas diri kitapun harusnya juga bertambah. Dan hari pertama di tahun baru harus dengan semangat baru dan motivasi baru!&lt;br /&gt;Jika yang terjadi sebaliknya, hari pertama dibuat bermalas-malasan, tahun baru ini akan kehilangan makna kesakralannya jika kita sebagai manusia penghuni waktu tidak memahami benar perubahan itu. Pemborosan energi yang dilakukan di pusat-pusat kota ketika malam tahun baru yang terlihat dengan penuh sesaknya jalan oleh orang-orang yang berkeliling kota hanya sekedar untuk ikut meramaikan suasana. Padahal di sisi lain negara kita kisruh antara pro dan kontra pembangunan PLTN untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.&lt;br /&gt;Perenungan akan apa yang telah dilakukan selama satu tahun ini bagi sekitar kita, agaknya lebih penting untuk dilakukan dalam menyambut pergantian tahun. Sembari terus menyusun strategi untuk melakukan perbaikan dan pemanfaatan diri sebesar-besarnya bagi sekitar di satu tahun mendatang. Jika setiap rakyat di negeri ini melakukan hal itu dan juga melakukan hijrah di tahun baru, niscaya makna tahun baru akan lebih terasa. Dan negeri ini pantas untuk berharap perubahan yang signifikan dalam setiap tahun baru yang dilewatinya. Jika dihitung secara matematis, bangsa ini setidaknya sudah mempunyai 62 kali kesempatan perubahan. Namun nyatanya?&lt;br /&gt;Selamat Tahun baru bagi semua, semoga semangat perubahan yang kita tunggu akan terus muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-6933339747661716582?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/6933339747661716582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/memaknai-perubahan-tahun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6933339747661716582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6933339747661716582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2008/01/memaknai-perubahan-tahun.html' title='Memaknai Perubahan Tahun'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R3sPsIjHibI/AAAAAAAAAEw/Nx_qlBXc8kM/s72-c/tahun+baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4653396791457574563</id><published>2007-12-24T12:56:00.000+07:00</published><updated>2008-01-10T11:05:13.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><title type='text'>Save the Nature, Save the Earth !!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R29Qn4jHiZI/AAAAAAAAAEg/Ciu86hFmC_A/s1600-h/save+the+earth.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147421545232566674" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R29Qn4jHiZI/AAAAAAAAAEg/Ciu86hFmC_A/s200/save+the+earth.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Suatu hari Dalang dapat e-mail dari teman Dalang. Namanya Ida Nurida. Email ini Dalang terima ketika sedang hangat-hangatnya konferensi perubahan iklim yang diadakan PBB di Bali atau lebih dikenal dengan singkatan UNFCCC. Menurut Dalang isinya sangat penting untuk disampaikan kepada yang lain. Agak panjang memang tapi Dalang coba sampaikan semuanya. Berikut isi e-mailnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harta Karun untuk Semua&lt;br /&gt;oleh Dewi Lestari&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kiriman buku yang saya pesan dari Amazon.com datang. Ada satu buku yang langsung saya sambar dan baca seketika. Judulnya: "Stuff - The Secret Lives of Everyday Things". Buku itu tipis, hanya 86 halaman, tapi informasi di dalamnya bercerita tentang perjalanan ribuan mil dari mana barang-barang kita berasal dan ke mana barang-barang kita berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai sejak SD, saat saya pertama kali tahu bahwa plastik memakan waktu ratusan tahun untuk musnah, saya sering merenung: orang gila mana yang mencipta sesuatu yang tak musnah ratusan tahun tapi masa penggunaannya hanya dalam skala jam-bahkan detik? Bungkus permen yang hanya bertahan sepuluh detik di tangan, lalu masuk tong sampah, ditimbun di tanah dan baru hancur setelah si pemakan permen menjadi fosil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukar membayangkan apa j adi nya hidup ini tanpa&lt;br /&gt;plastik, tanpa cat, tanpa&lt;br /&gt;deterjen, tanpa karet, tanpa mesin, tanpa bensin,&lt;br /&gt;tanpa fashion. Dan&lt;br /&gt;sebagai konsumen dalam sistem perdagangan modern,&lt;br /&gt;sejak kita lahir rantai&lt;br /&gt;pengetahuan tentang awal dan akhir dari segala sesuatu&lt;br /&gt;yang kita konsumsi&lt;br /&gt;telah diputus. Kita tidak tahu dan tidak dilatih untuk&lt;br /&gt;mau tahu ke mana&lt;br /&gt;kemasan styrofoam yang membungkus nasi rames kita&lt;br /&gt;pergi, berapa banyak&lt;br /&gt;pohon yang ditebang untuk koran yang kita baca&lt;br /&gt;setengah jam saja, beban&lt;br /&gt;polutan yang diemban baju-baju semusim yang kita beli&lt;br /&gt;membabi-buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk aktivitas harian yang kita lewatkan tanpa&lt;br /&gt;berpikir, yang terasa&lt;br /&gt;wajar-wajar saja, pernahkah kita berhitung bahwa untuk&lt;br /&gt;hidup 24 jam kita&lt;br /&gt;bisa menghabiskan sumber daya Bumi ini berkali-kali&lt;br /&gt;lipat berat tubuh kita&lt;br /&gt;sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyiram 200 cc air kencing, kita memakai 3&lt;br /&gt;liter air. Untuk mencuci&lt;br /&gt;secangkir kopi, kita butuh air sebaskom. Untuk&lt;br /&gt;memproduksi satu lapis&lt;br /&gt;daging burger yang mengenyangkan perut setengah hari&lt;br /&gt;dibutuhkan sekitar&lt;br /&gt;2,400 liter air. Produksi satu set PC seberat 24 kg&lt;br /&gt;yang parkir di atas&lt;br /&gt;meja kerja kita menghasilkan 62 kg limbah, memakai&lt;br /&gt;27,594 liter air, dan&lt;br /&gt;mengonsumsi listrik 2,300 kwh. Bagaimana dengan chip&lt;br /&gt;kecil yang bekerja di&lt;br /&gt;dalamnya? Limbah yang dihasilkan untuk memproduksinya&lt;br /&gt;4,500 kali lipat&lt;br /&gt;lebih berat daripada berat chip itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui mata rantai tersembunyi ini bisa&lt;br /&gt;menimbulkan berbagai reaksi.&lt;br /&gt;Kita bisa frustrasi karena terjepit dalam&lt;br /&gt;ketergantungan gaya hidup yang&lt;br /&gt;tak bisa dikompromi, kita bisa juga semakin apatis&lt;br /&gt;karena tidak mau pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, sesungguhnya ini adalah pengetahuan yang&lt;br /&gt;sudah saatnya dibuka.&lt;br /&gt;Pelajaran Ilmu Alam, selain belajar penampang daun dan&lt;br /&gt;membedah jantung&lt;br /&gt;katak, dapat dibuat lebih empiris dengan mempelajari&lt;br /&gt;hulu dan hilir dari&lt;br /&gt;benda-benda yang kita konsumsi, sehingga tanggung&lt;br /&gt;jawab akan alam ini telah&lt;br /&gt;disosialisasikan sejak kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki gedung FO&lt;br /&gt;empat lantai, Pasar&lt;br /&gt;Baru, atau berjalan-jalan ke Gasibu pada hari Minggu&lt;br /&gt;di mana ada lautan&lt;br /&gt;PKL: tidakkah semua baju dan barang-barang itu mampu&lt;br /&gt;memenuhi kecukupan&lt;br /&gt;penduduk satu kota ? Tapi kenapa barang-barang ini&lt;br /&gt;tidak ada habisnya&lt;br /&gt;diproduksi? Setiap hari selalu ada jubelan pakaian&lt;br /&gt;baru yang menggelontori&lt;br /&gt;pasar. Pernahkah kita merenung, saat kita memasuki&lt;br /&gt;hypermarket dan melihat&lt;br /&gt;ratusan macam biskuit, ratusan varian mie instan, dan&lt;br /&gt;ratusan merk sabun:&lt;br /&gt;haruskah kita memiliki pilihan sebanyak itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kita merenung, apa yang kita inginkan&lt;br /&gt;sesungguhnya jauh melebihi&lt;br /&gt;apa yang kita butuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama kecukupan, satu manusia bisa hidup dengan&lt;br /&gt;lima pasang baju dalam&lt;br /&gt;setahun, bahkan lebih. Atas nama fashion, jumlah itu&lt;br /&gt;menj adi tidak&lt;br /&gt;berbatas. Atas nama kebutuhan, satu manusia bisa hidup&lt;br /&gt;dengan beberapa&lt;br /&gt;pilihan panganan dalam sehari. Atas nama selera dan&lt;br /&gt;nafsu, seisi Bumi tidak&lt;br /&gt;akan sanggup memenuhi keinginan satu manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permasalahan ini memang bisa dilihat dari berbagai&lt;br /&gt;kaca mata. Seorang&lt;br /&gt;ekonom mungkin akan menyalahkan sistem kapitalisme dan&lt;br /&gt;globalisasi. Seorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sosialis akan mengatakan ini masalah distribusi dan&lt;br /&gt;pemerataan. Tapi jika&lt;br /&gt;kita runut, satu demi satu, bahwa Bumi adalah kumpulan&lt;br /&gt;negara, negara&lt;br /&gt;adalah kumpulan kelompok, dan kelompok adalah kumpulan&lt;br /&gt;individu,&lt;br /&gt;permasalahan ini akan kembali ke pangkuan kita. Dan&lt;br /&gt;kesadaran serta&lt;br /&gt;kemauan kitalah yang pada akhirnya akan memungkinkan&lt;br /&gt;sebuah perubahan&lt;br /&gt;sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah dalam sejarah kemanusiaan keputusan&lt;br /&gt;harian kita menj adi&lt;br /&gt;sangat menentukan. Tidak perlu menunggu Amerika&lt;br /&gt;menyepakati protocol Kyoto, tidak&lt;br /&gt;perlu juga menunggu penjarah hutan tertangkap, setiap&lt;br /&gt;langkah kita-memilih&lt;br /&gt;merk, kuantitas, tempat, gaya hidup-adalah pilihan&lt;br /&gt;politis dan ekologis&lt;br /&gt;yang menentukan masa depan seisi Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum bisa mengorbankan komputer karena itulah&lt;br /&gt;instrumen saya bekerja,&lt;br /&gt;tapi saya bisa lebih awas dengan jam penggunaan dan&lt;br /&gt;mematikannya jika tidak&lt;br /&gt;perlu. Saya belum bisa mengorbankan kebutuhan akan&lt;br /&gt;informasi, tapi saya&lt;br /&gt;bisa memilih membaca berita lewat internet atau&lt;br /&gt;membaca koran di tempat&lt;br /&gt;publik ketimbang berlangganan langsung. Bagaimana&lt;br /&gt;dengan fashion?&lt;br /&gt;Di dunia citra ini, dengan profesi yang mengharuskan&lt;br /&gt;banyak tampil di muka&lt;br /&gt;publik, saya pun belum bisa mengorbankan keperluan&lt;br /&gt;fashion (baca: membeli&lt;br /&gt;busana lebih sering dari yang dibutuhkan), tapi saya&lt;br /&gt;bisa membuat komitmen&lt;br /&gt;dengan lemari pakaian, yakni baju yang saya miliki&lt;br /&gt;tidak boleh melebihi&lt;br /&gt;kapasitas lemari saya. Jika lebih, maka harus ada yang&lt;br /&gt;keluar. Dan setiap&lt;br /&gt;beberapa bulan saya dihadapkan pada kenyataan bahwa&lt;br /&gt;ada baju yang tidak&lt;br /&gt;saya pakai setahun lebih atau baju yang cuma sekali&lt;br /&gt;dipakai dan tak pernah&lt;br /&gt;lagi. Bukan cuma baju, ada juga buku, pernik rumah,&lt;br /&gt;alat dapur, bahkan&lt;br /&gt;sabun dan sampo yang utuh tak disentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, dalam rumah saya ada semacam peti-peti 'harta&lt;br /&gt;karun', yang&lt;br /&gt;berisikan barang-barang yang harus keluar dari&lt;br /&gt;peredaran, karena jika&lt;br /&gt;dipertahankan hanya menj adi kelebihan tanpa lagi&lt;br /&gt;unsur manfaat. Harta&lt;br /&gt;karun ini lantas harus dic arik an lagi outlet untuk&lt;br /&gt;penyaluran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu perayaan 17 Agustus, di kompleks saya&lt;br /&gt;diselenggarakan bazaar.&lt;br /&gt;Para warga menyewa stand untuk berjualan. Saya ikut&lt;br /&gt;berpartisipasi, dan&lt;br /&gt;sayalah satu-satunya penjual barang bekas di antara&lt;br /&gt;penjual barang-baru&lt;br /&gt;baru. Karena bukan demi cari untung, barang-barang itu&lt;br /&gt;saya lepas dengan&lt;br /&gt;harga sangat murah. Yang membeli bukan cuma warga&lt;br /&gt;kompleks, tapi juga dari&lt;br /&gt;kampung sekitar. Hari pertama, saya sudah kehabisan&lt;br /&gt;dagangan. Terpaksa saya&lt;br /&gt;mengontak saudara-saudara saya yang barangkali juga&lt;br /&gt;punya barang bekas&lt;br /&gt;untuk disalurkan. Sama dengan saya, mereka pun punya&lt;br /&gt;timbunan harta karun&lt;br /&gt;yang entah harus diapakan. Stand saya menj adi salah&lt;br /&gt;satu stand paling&lt;br /&gt;laris selama bazaar berlangsung. Dan kakak saya&lt;br /&gt;terkaget-kaget dengan penghasilan&lt;br /&gt;yang ia dapat dari tumpukan barang yang sudah dianggap&lt;br /&gt;sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjualan di bazaar tentu bukan satu-satunya jalan,&lt;br /&gt;ada aneka cara kreatif&lt;br /&gt;lain untuk memanfaatkan harta karun kita, termasuk&lt;br /&gt;juga disumbangkan ..&lt;br /&gt;Namun yang lebih sukar adalah memulai membuat&lt;br /&gt;komitmen-komitmen pembatasan&lt;br /&gt;diri. Berkomitmen dengan rak buku, dengan lemari&lt;br /&gt;pakaian, dengan rak kamar&lt;br /&gt;mandi, dengan laci dapur, dan pada intinya... dengan&lt;br /&gt;diri sendiri. Siapkah&lt;br /&gt;kita menentukan batasan dan berjalan dalam koridor&lt;br /&gt;itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang lebih susah lagi, adalah pengenda lia n diri&lt;br /&gt;dari awal bersua&lt;br /&gt;aneka pilihan yang membombardir kita setiap hari, lalu&lt;br /&gt;sadar dan mawas akan&lt;br /&gt;rantai sebab-akibat yang menyertai pilihan kita.&lt;br /&gt;Membuka diri untuk info&lt;br /&gt;dan pengetahuan ekologi adalah salah satu cara&lt;br /&gt;pembekalan yang baik.&lt;br /&gt;Walaupun sekilas tampak merepotkan dan bikin&lt;br /&gt;frustrasi, tapi kantong kresek&lt;br /&gt;yang kita buang t adi pagi tidak akan hilang oleh&lt;br /&gt;sihir, dan hamburger yang&lt;br /&gt;kita makan tidak dipetik dari pohon. Rantai yang&lt;br /&gt;menyertai barang-barang&lt;br /&gt;itu tidak akan hilang hanya karena kita menolak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang berkomentar pada saya, " Aduh , Wi .&lt;br /&gt;Kamu bikin hidup&lt;br /&gt;tambah susah saja." Dan mereka benar. Hidup ini tak&lt;br /&gt;mudah. Untuk itu kita justru&lt;br /&gt;harus belajar menghargai setiap jengkalnya. Memilih&lt;br /&gt;hidup yang lebih&lt;br /&gt;sederhana, hidup dengan tempo yang lebih pelan, hidup&lt;br /&gt;dengan pengasahan&lt;br /&gt;kesadaran, tak hanya membantu kita lebih eling dan&lt;br /&gt;terkendali, tapi juga&lt;br /&gt;membantu Bumi ini dan jutaan manusia yang dij adi kan&lt;br /&gt;alas kaki oleh&lt;br /&gt;industri demi pemenuhan nafsu konsumsi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lingkaran setan? Ya. Tapi tidak berarti kita tak&lt;br /&gt;sanggup berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita adalah pembeli yang berlari. Dalam&lt;br /&gt;kecepatan tinggi kita&lt;br /&gt;bertransaksi, sabet sana sabet sini, tanpa tahu lagi&lt;br /&gt;apa yang sesungguhnya&lt;br /&gt;kita cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah sejenak. Marilah kita berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga ini bisa menjadi perenungan kita bersama sehingga lebih bijak terhadap alam di sekitar kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4653396791457574563?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4653396791457574563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/save-nature-save-earth.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4653396791457574563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4653396791457574563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/save-nature-save-earth.html' title='Save the Nature, Save the Earth !!!'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R29Qn4jHiZI/AAAAAAAAAEg/Ciu86hFmC_A/s72-c/save+the+earth.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-6364826143927493406</id><published>2007-12-12T12:32:00.000+07:00</published><updated>2007-12-24T13:30:19.004+07:00</updated><title type='text'>Catatan di Hari Anti Korupsi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R25YyYjHiWI/AAAAAAAAAEM/dG_iq5CUQts/s1600-h/anti+korupsi.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R25YyYjHiWI/AAAAAAAAAEM/dG_iq5CUQts/s200/anti+korupsi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147149046737504610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Di negeri ini, korupsi seakan telah menjadi komoditi utama yang mudah ditemukan dimana-mana. Di seluruh penjuru, dan hampir di semua aspek. Sangat ironi memang bila kita melihat kondisi yang tersaji di lapangan. Semua orang di seluruh negeri ini dengan lantang dan bersama-sama meneriakkan gerakan anti korupsi atau sejenisnya. Mereka dengan serta-merta mengutuk perbuatan korupsi yang terjadi yang telah menyebabkan negeri ini susah untuk berkembang.&lt;span class="fullpost"&gt; Namun di sisi lain, korupsi seakan tak pernah berhenti layaknya penyakit endemik yang terus menggerogoti setiap potensi yang dimiliki negeri ini. Sangat aneh memang, tapi itulah yang saat ini terjadi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selayaknya kita mulai memikirkan mengapa fakta ini terjadi? Lembaga korupsi yang digadang untuk memberantas korupsi, malah dinilaai menjadi tempat berteduh para tikus-tikus nakal. Sedangkan para wakil rakyat yang menjadi harapan untuk menyelesaikan permasalahan di negeri ini juga dianggap telah di akuisisi oleh para koruptor sehingga kebijakan-kebijakan yang muncul atas nama pemberantasan korupsi, tidak lebih hanya untuk melindungi secara hukum para korupto yang memesan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hal ini tidak hanya terjadi di institusi negeri sebab tidak jarang juga pihak-pihak swasta melakukannya. Rupanya memang bermacam-macam, mulai dari mark up tender proyek, pengadaan barang-barang fiktif, suap pelicin tujuan, penyelewengan pajak negara, hingga uang-uang tidak halal yang masuk ke kantong kita secara tidak sadar dan disengaja. Tingkatan yang melakukannya pun tidak hanya orang-orang besar dan berpangkat, tapi juga masryarakat kecil yang berekonomi pas-pasan. Beberapa dari mereka cenderung melupakan proses yang telah diajarkan oleh agama hanya untuk memperoleh kemudahan dalam mengurus sesuatu dan tidak ingin sulit dalam urusan yang remeh temeh. Ini bisa dilihat di kantor-kantor birokrasi di tingkat daerah dan di perempatan-perampatan jalan misalnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagai simbiosis mutualisme, memang, bila kita sedikit menganalisan fenomena ini. Mental kebanyakan masyarakat kita yang ingin cepat selesai dan mudah dengan tidak mengacuhkan proses, hingga sistem birokrasi yang memang sedikit banyak ikut mendukung suburnya korupsi. Beberapa pihak menyatakan bahwa sistem birokrasi kita terlalu ruwet dan sangat rentan untuk disusupi tindakan korup.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi apapun itu, kita semuanya sebenarnya yakin bahwa tidak semua masyarakat kita seperti itu. Diantara sekian banyak, pasti ada yang memang benar-benar punya keinginan dan komitmen sekuat tenaga untuk menghindari tindakan korup, meskipun masih dalam tingkatan kecil. Namun setidaknya mereka ini telah bertindak dalam kehidupannya. Dan sebagai bagian dari masyarakat, alangkah bijaksana bila kita ikut mendukung mereka yang telah berkomitmen untuk menghindari kecurangan sehingga tercipta suasana kondusif bagi penurunan angka korupsi di negeri ini. Dan lebih baik lagi bila kita bisa menjadi bagian dari mereka sehingga negeri ini benar-benar diisi oleh orang-orang yang menginginkan suatu perubahan yang lebih baik yang apatis pada tindakan berbau kecurangan dan korupsi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-6364826143927493406?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/6364826143927493406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/catatan-di-hari-anti-korupsi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6364826143927493406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6364826143927493406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/catatan-di-hari-anti-korupsi.html' title='Catatan di Hari Anti Korupsi'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R25YyYjHiWI/AAAAAAAAAEM/dG_iq5CUQts/s72-c/anti+korupsi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4048763414440997778</id><published>2007-12-12T12:01:00.000+07:00</published><updated>2007-12-12T12:30:51.063+07:00</updated><title type='text'>Psychology United Surabaya</title><content type='html'>Karena dirasa perlu adanya suatu wadah yang dapat menampung seluruh civitas mahasiswa Psikologi se Surabaya, maka para penggagas yang berasal dari beberapa Universitas ternama mencoba membentuk Pyus yang merupakan singkatan dari Psychology United Surabaya. Dan sebagai kegiatan awalnya sekaligus bermaksud menjadikan ajang kumpul dan silaturrahmi maka hari minggu 11 November kemarin diadakan Fun Out Bond.&lt;span class="fullpost"&gt;  Kali ini yang menjadi tuan rumah adalah Fakultas Psikologi Universitas Surabaya (Fapsi UBAYA), sedangkan yang menjadi peserta adalah perwakilan dari empat Universitas yang sekaligus penggagas tadi, yakni Universitas Airlangga, Universitas Surabaya, Universitas Hang Tuah, dan Universitas 17 Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang berlangsung sehari ini dimulai pada pagi hari sekitar jam 8 hingga jam 5 sore. Untuk menumbuhkan semangat kekeluargaan diantara teman-teman baru ini, beberapa permainan menarik disuguhkan. Dan Pada akhirnya semuanya bisa melebur menjadi satu. Semoga acara-acara PYUS selanjutnya bisa bejalan baik dan lebih menarik, sekaligus bisa menjaring anggota dari Perguruan Tinggi lainnya. Sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa foto pada saat kegiatan. Tampak juga Dalang disana lho...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R19uZCd1FrI/AAAAAAAAADg/4BdnXYZCrPQ/s200/PB101506.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142950675918165682" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian Peserta dari keempat Universitas berpose setelah game hulahop. Bertempat di Gazebo Fapsi UBAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R19xDyd1FsI/AAAAAAAAAEE/67onwTKiL6A/s200/PB101528.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142953609380828866" /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang ini pose para narsistor peserta PYUS asal Fapsi UNAIR, besera ketua panitia dati UBAYA di depan papan nama Fapsi UBAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4048763414440997778?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4048763414440997778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/psychology-united-surabaya.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4048763414440997778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4048763414440997778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/12/psychology-united-surabaya.html' title='Psychology United Surabaya'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R19uZCd1FrI/AAAAAAAAADg/4BdnXYZCrPQ/s72-c/PB101506.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4677668381489031752</id><published>2007-11-20T22:18:00.000+07:00</published><updated>2007-11-23T16:17:21.716+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phylosophy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>King Queen Jack</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ah... hari yang luar biasa...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Siang ini ditemani segelas POP ICE Cappucino sehabis makan rawon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Didepanku jauh segerombolan manusia lain sedang memainkan Jack, Queen, dan King beserta sepuluh anak buahnya dari empat kerajaan berbeda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sang Raja King tampak mengambil rokok dari bungkusannya untuk dihisap. Sekedar merasakan kenikmatan lelah menyusun strategi bersama para prajuritnya. Prajurit kehidupan yang setia menemani dan menjadi budak demi mencapai segala keinginannya. Siang malam berusaha tidak tidur untuk menjaga kekuasaanya yang pasti hancur jika ia lengah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Siang itu pula, Sang Ratu Queen beserta dayang-dayang istananya berendam di tengah kolam kerajaan. Sebagian memijit punggung, sebagian lain hanya berendam. &lt;span class="fullpost"&gt;Berendam dengan seluruh tubuhnya terendam, kecuali kepala dan rambut lurusnya yang tergerai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Sang Ratu tiba-tiba mengambil alih suara layaknya komandan memerintahkan memasang kuda-kuda untuk satu serangan. Dayang-dayang terdiam dan Sang Ratu Queen mulai mendongengkan strateginya. Strategi menguasai dunia atau menikmati dunia. Tapi sepertinya lebih tepat disebut sebagai strategi menikmati dunia dengan budaya hedonnya yang serba normatif. Ya.. Hedon yang normatif, sebab Sang Ratu Queen adalah orang yang pandai menampakkan kiri layaknya kanan, yang hitam layaknya putih, yang sesat layaknya lurus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Hmm... apakah benar sesat dilawankan dengan lurus? Bukannya sesat harusnya dihadapi oleh suatu pembinaan, penjelasan, dan pengharapan? Bukan sesuatu yang ekstrem yang akhirnya memenjarakan. Sehingga Sang Ratu Queen tidak lagi bisa mengajari Si Pangeran Jack yang sekarang Anda sendiri menentukan ceritanya seperti apa...??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Kantin Psikologi UNAIR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;19 November 2007 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sendirian sehabis makan siang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4677668381489031752?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4677668381489031752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/king-queen-jack.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4677668381489031752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4677668381489031752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/king-queen-jack.html' title='King Queen Jack'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8408375180059169977</id><published>2007-11-20T22:15:00.000+07:00</published><updated>2007-11-20T22:18:23.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phylosophy'/><title type='text'>Cangkruan ke-3</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;Sego sambel pintu masuk samping UNAIR, 11 November 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Habis pulang dari nonton Simphony Untuk Negeri di Tugu Pahlawan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Bersama toefl sengaja mampir kesini. Niat kami hanya sekedar ngopi. TApi dasar, ngopi ternyata hanya suatu istilah saja untuk mewakili suatu aktifitas di malam hari untuk hanya sekedar minum di penjual pinggir jalan, sebab ternyata dia malah pilih minum Milo. Kalau saya sengaja tetep pilih cappucino, biar masih ada nuansa ’ngopi’nya sambil sekalian makan tengah malam karena perut memang suadah terasa lapar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selagi menikmati ’kopi’ dan beberapa batang rokok sebagai teman malam, langsung saja kami terbawa obrolan. Mulai dari tentang, katanya, setiap tengah malam hampir pasti ada serombongan cewek yang biasa ngopi disini sambil ngerokok, hingga obrolan-obrolan serius. Mulai dari kesalutan kita pada budaya yang dibawa oleh Butet Kertarajasa hingga Djaduk Ferianto. Akhirnya muncul kesimpulan bahwa bangsa ini harus bisa besar tanpa kehilangan budayanya yang kaya sebagai bagian dari ciptaan Allah. Dan sampai pada pembicaraan kita tentang kehidupan. Kehidupan yang kita maknai akan lebih indah jika setiap orang yang menjalaninya bisa menikmati perbedaan dalam setiap episodenya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraan juga asyik terbawa sampai ke sekelompok orang yang pernah dianggap kafir (menurut Kang Jalal –Jalaluddin Rakhmad) seperti Gus Dur, Ulil Abshor Abdallah serta Kang Jalal sendiri, juga ngomongin tentang Gus Mus, Cak Nun, Cak Nur, Syeh Siti Jenar, Cak Durasim, Syaid Khutb, Al Hallaj (nama depannya lupa), dan lain-lain. Yah, mencoba membumikan kembali dan membuatnya sebagai lelucon, yang memang akhir-akhir ini banyak diperdebatkan oleh orang banyak. Yakni tentang, perbedaan berkeyakinan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ah.. namanya juga keyakinan, adanya di dalam hati dan tidak siapapun bisa untuk mencoba menginterfensi. Memang, sengaja dibuat guyon, karena selama ini mereka yang mencoba mendebatkan atas nama Tuhan malah menghancurkan nilai ketuhanan bernama kerukunan dan perdamaian. Kita buat guyon karena biar hidup ini ada sisi lainnya dari perspektif kebanyakan. Paling tidak pembicaraan ini tidak akan membuat saling apatis dan memecah kerukunan sesama manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Bicara keyakinan memang sensitif, seperti orang yang akhirnya sampai pada tulisan ini dan (lagi-lagi) akhirnya terganggu dan merasa risih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Ah..sudahlah..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 12 November 2007 [1.04 WIB]&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8408375180059169977?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8408375180059169977/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/cangkruan-ke-3.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8408375180059169977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8408375180059169977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/cangkruan-ke-3.html' title='Cangkruan ke-3'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5581594536613127003</id><published>2007-11-20T22:04:00.000+07:00</published><updated>2007-11-20T22:15:15.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Mengejar Kebahagiaan [Indonesia Version]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R0L5mES4h9I/AAAAAAAAADY/cAdpHhDSaP8/s1600-h/505242%7EPursuit-of-Happyness-Posters.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R0L5mES4h9I/AAAAAAAAADY/cAdpHhDSaP8/s200/505242%7EPursuit-of-Happyness-Posters.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134940957539076050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Malam yang biasa-biasa saja sebenarnya, namun karena perasaan Dalang yang sangat termotivasi membuat malam ini seakan sebagai ikrar bahwa kerja keras dan bijaksana terhadap waktu merupakan suatu hal yang mutlak dijalankan untuk meraih keinginan menjadi ‘Dalang’ yang sukses. Suasana perasaan dan pelajaran ini Dalang ambil setelah menyaksikan edisi perjuangan dari perjalanan hidup Cris &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Gardner&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dalam Pursuit to Happyness-nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Hari itu, sebanarnya, sebelumnya Dalang lewati seperti biasa dan hanya menjalankan rutinitas keseharian. Karena kemarin malamnya hanya tidur lebih sebentar daripada biasanya, dan setelah bangun subuhnya, Dalang berniat untuk tidak tidur lagi, akhirnya seharian tanpa istirahat lagi karena harus ke kampus. Hari yang dilewati dengan mata menggantung berat ingin segera dipejamkan. Keadaan ini bertahan hingga malam harinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Tidak sengaja dalam kondisi sudah capek dan ngantuk, teman Dalang menawari nonton film &lt;i style=""&gt;Pursuit 0f Happyness&lt;/i&gt;. Dengar dari orang yang pernah nonton, katanya film ini bagus. Tanpa ragu tawaran itu Dalang iyakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Luar biasa nilai yang dapat diambil setelah menuntaskan film tersebut. Kerja keras, ketekunan dan keseriusan, disiplin dan bijaksana terhadap waktu, serta komitmen pada prinsip awal untuk tidak menyerah sebelum perubahan pada kehidupan yang bernama kesuksesan kita raih. Sangat menginspirasi sekali. Inilah sesungguhnya pertunjukan “kehidupan” semalam suntuk. Dan dalang yang lebih berkuasalah yang memainkannya. Dalang bernama Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dalam sekejap, efek nilai dan semangat dalam film ini tertular pada Dalang untuk komitmen bekerja keras. Karena memang, demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian jika lupa melaksanakan kebaikan, bagi dirinya dan sekitarnya, hingga pada suatu kebahagiaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5581594536613127003?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5581594536613127003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/mengejar-kebahagiaan-indonesia-version.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5581594536613127003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5581594536613127003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/mengejar-kebahagiaan-indonesia-version.html' title='Mengejar Kebahagiaan [Indonesia Version]'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/R0L5mES4h9I/AAAAAAAAADY/cAdpHhDSaP8/s72-c/505242%7EPursuit-of-Happyness-Posters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5062480616120988865</id><published>2007-11-10T00:27:00.000+07:00</published><updated>2007-11-10T01:02:26.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phylosophy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Kehidupan yang Moderat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzSdeHBsRrI/AAAAAAAAADQ/rKagyBgZuls/s1600-h/wk_fondjaune.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzSdeHBsRrI/AAAAAAAAADQ/rKagyBgZuls/s200/wk_fondjaune.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130899016089618098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Siapa nama anda?&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah ada yang mirip dengan Anda saat ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah ada yang lebih beruntung dari Anda saat ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyak atau sedikit?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Adakah orang yang lebih sial dari anda saat ini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Banyak atau sedikit?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kita semua yakin bahwa akan muncul jawaban dari empat soal terakhir yang kurang lebih akan sama. Tuhan memang menciptakan seluruh manusia tidak ada yang mutlak pada satu sisi saja. Untuk bisa lebih melihat realita ini mungkin akan bisa jika pertanyaan tersebut coba kita kembangkan dengan model yang sejenis. Misalnya, ada yang lebih kaya/miskin dari Anda? Ada yang lebih pintar/bodoh dari Anda? Dan seterusnya. Akan muncul jawaban yang serumpun sama!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berbagai macam karakter kita. Berjuta-juta manusia yang hidup sekarang. Namun dengan segala kuasa telah diatur untuk menempati posisi sebagai ’pihak yang moderat’. Manusia memang selayaknya memposisikan diri pada posisi ini. Mencoba bijak untuk bisa melihat sesuatu dari berbagai sisi. Tidak terlalu ekstrem. Dari sinilah kita akan bisa lebih melihat kekayaan Tuhan yang diperlihatkan pada kita. Sekaligus juga bahwa kita bukanlah manusia yang paling sial hari ini sehingga kita dapat termotivasi untuk terus berkarya mempersembahkan hasil terbaik dari satu kali masa hidup kita. Juga menunjukkan bahwa kita bukanlah manusia yang paling jumawa di dunia ini, sehingga kita akan lebih bijaksana melihat diri sendiri dan mendistorsi pikiran sombong kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Inilah dinamika hidup yang sebenarnya ditawarkan pada manusia. Manusia yang mempunyai kemampuan untuk memutuskan sesuatu sesuai dengan kehendak dirinya sendiri tanpa intervensi dari pihak-pihak lain. Tentu saja dengan segala konsekuensinya, enak dan tidak enak, karena sebenarnya pilihan yang kita pilih sendiripun masih terkait dengan hukum alam, alam yang diciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Yang diri kita merupakan seuplemen sangat kecil dari alam semesta ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apa yang akan kita perbuat setelah memahami benar-benar esensi dunia ini. Esensi yang sebenarnya merupakan permainan. Ingin kalah atau menang? Tidak ada tempat untuk keinginan remis layaknya dalam dunia catur. Karena ini merupakan dunia ”kehidupan” semalam suntuk. Kita sebagai wayang dengan Dalang bernama Allah yang ahli memainkan gending dan lakon kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5062480616120988865?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5062480616120988865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/kehidupan-yang-moderat.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5062480616120988865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5062480616120988865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/kehidupan-yang-moderat.html' title='Kehidupan yang Moderat'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzSdeHBsRrI/AAAAAAAAADQ/rKagyBgZuls/s72-c/wk_fondjaune.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8611201362288632644</id><published>2007-11-06T20:46:00.000+07:00</published><updated>2007-11-06T20:56:10.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Kondom Rasa Kopi?</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzByRUHI_6I/AAAAAAAAADI/CqbJoRf6G2E/s1600-h/28012007.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129725617356996514" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzByRUHI_6I/AAAAAAAAADI/CqbJoRf6G2E/s200/28012007.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kondom rasa kopi laris di Afrika. Judul ini yang Dalang baca waktu buka kompas tadi pagi. Akhirnya muncul pertanyaan baru. Kenapa harus rasa kopi yang laris? KEnapa bukan rasa strawberry, apel, mangga atau rasa balsem alias rasa mint saja? Terus pertanyaan selanjutnya, kenapa rasa kopi jadi laris di Afrika? Bukannya di Asia, di Eropa atau di Amerika saja?&lt;span class="fullpost"&gt; Apa mungkin karena kopi merupakan buah dan aroma yang paling bisa merepresentasikan masyarakat Afrika dengan segala kekhasannya? Secara psikologis, kecenderungan orang memutuskan untuk memilih sesuatu pasti didasari atas background si pemilih. Akhirnya muncullah kopi sebagai keputusan dalam hal memilih kondom. Atau jangan-jangan para perempuan disana sengaja ingin menikmati aroma dan rasa kopi dengan cara yang berbeda dengan yang biasa mereka rasakan? Sebagai suatu hal yang new think gitulah. Nggak lucu kan kalau memutuskan untuk menjilat balsem? (!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita bahas kenapa kondom rasa kopi harus bisa laris di Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kopi, kalau menurut Dalang, merupakan buah etnic yang sangat kental tradisionalnya dan masih mempertahankan primordialismenya dalam dunia per-buah-an. Coba saja lihat di daerah-daerah pedalaman atau yang belum bisa dikatakan metropolis, khususnya di pulau jawa, minuman kopi seakan-akan menjadi minuman wajib kaum pria. Apa lagi jika di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah kecanduan” kata beberapa Pak Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari sini lah akhirnya kopi sangat bisa diterima oleh masyarakat Afrika, yang menurut paradigma kebanyakan orang, merupakan bangsa yang masih tertinggal kemodernitasnya (belum bisa dikatakan metropolis). Akan sangat berbeda jika dibandingkan dengan selera masyarakat di benua lain. Di Asia mungkin yang akan paling di minati adalah kondom rasa rempah-rempah, dan di Eropa mayoritas akan memilih kondom rasa keju. Beda lagi dengan di Amerika yang menjadi trend center dunia per-kondom-an, mungkin akan muncul berbagai macam rasa favorit. Ini karena bisa merepresentasikan masyarakatnya yang heterogen karena banyak imigran. Jadi bisa rasa rempah-rempah, rasa keju, atau rasa kopi. Tapi pasti yang akan paling dipilih di Amerika adalah rasa asli tanpa kepura-puraan aroma dan rasa. (!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. rasa memang segalanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar dari &lt;a href="http://jhonrido.files.wordpress.com/2007/01/28012007.jpg"&gt;sini&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8611201362288632644?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8611201362288632644/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/kondom-rasa-kopi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8611201362288632644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8611201362288632644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/kondom-rasa-kopi.html' title='Kondom Rasa Kopi?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RzByRUHI_6I/AAAAAAAAADI/CqbJoRf6G2E/s72-c/28012007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-393847776041580405</id><published>2007-11-05T20:48:00.000+07:00</published><updated>2007-11-05T20:56:47.193+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Negeri vs Swasta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8gZUHI_5I/AAAAAAAAADA/Tc0jkkpQn48/s1600-h/psrw.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8gZUHI_5I/AAAAAAAAADA/Tc0jkkpQn48/s200/psrw.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129354119865761682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tadi siang Dalang sengaja ingin mengambil uang kiriman bulanan di Bank BNI. Dalang sempat kebingungan apakah bisa withdraw uang dari cabang yang bukan dimana tempat membuka tabungan dulu. Maklum, Dalang memang jarang transaksi ke bank, selama ini mungkin kalau butuh ngambil uang, paling-paling dari ATM. Dan sekarang ingin transaksi langsung dengan teller, niatnya supaya pembukuannya bisa lebih baik. Kebingungan karena ketidaktahuan ini sebenarnya masalah kecil untuk ukuran kota metropolis macam Surabaya, saking kecilnya, Dalang sampai merasa akan sangat memalukan kalau ditanyakan ke petugas, takut ketahuan kalau memang orang ndeso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apapun itu, Dalang coba beranikan diri untuk tanya ini itu ke petugas di depan pintu. Eeh..ternyata jawaban yang di berikan sungguh memuaskan, dan langsung ditawarkan bantuan bagaimana caranya, dst. Ruang nyaman, petugas ramah dan fasilitas yang ok. Akhirnya dapat antrian nomor 130.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu gigiran di panggil, Dalang sambil iseng memperhatikan orang-orang yang melakukan transaksi di sekitar. Mereka terlihat sungguh puas dengan menunjukkan senyumnya. Dalang langsung teringat, beda sekali dengan yang terjadi di pelayanan publik milik pemerintah, baik itu kantor pemerintahan, kantor dinas, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu Dalang perhatikan, banyak sekali yang mengeluh tentang pelayanan. Mulai dari kurang ramahnya petugas, lama pelayanan, hingga fasilitas yang  kurang nyaman. Malah petugas yang sudah mendapat ‘gelar’ PNS alias pegawai negeri sipil ini cenderung mempersulit dan jarang sekali memberitahukan bagaimana seharusnya alur pelayanan yang harus dilalui oleh konsumen, dalam hal ini masyarakat sebagai warga Negara. Sangat beda jauh sekali dengan pelayanan yang diberikan oleh instansi swasta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PNS yang sangat jelas dan terang-terangan mendapat gaji dari pajak yang dibayar oleh rakyat seakan lupa akan kuliynya. Secara sosiologis, kencenderungan PNS yang seperti ini terjadi karena terkikisnya semangat untuk melayani masyarakat, yang sesuai dengan fungsinya sebagai aparatur Negara (apparatus=pelayan).&lt;span class="fullpost"&gt; Hilangnya semangat ini jika menurut pandangan Dalang, disebabkan oleh semangat awal mayoritas orang yang mendaftarkan diri sebagai calon PNS yang dikarenakan karena tidak mempunyai pekerjaan yang layak. Kecenderungan ini bisa sangat terlihat di daerah-daerah/kota-kota kecil. Akhirnya sebagai pelarian, dipilihlan jalus tes pegawai negeri sipil sebagai pintu masuk untuk memperbaiki kualitas diri secara fianansial. Namun sayangnya, yang sering terjadi, masyarakat yang telah menjadi PNS lupa bahwa kuwajiban lain untuk memperbaiki kualitas diri secara pelayanan masyarakat juga sangat diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah di suatu daerah yang kebanyakan berekonomi menengah kebawah, posisi sebagai PNS merupakan suatu jabatan yang layak dibanggakan pada tetangga dan keluarga terdekat. Mereka seolah kehilangan rasa malu apabila nantinya, sebagai PNS, tidak mampu melayani masyarakat, yang salah satunya adalah pihak yang dipameri jabatan PNS itu tadi. Akhirnya semangat melayani menjadi terkikis karena seolah-olah orang yang datang ke mereka untuk meminta bantuan karena harus melalui birokrasi, dianggap sebagai pihak yang membutuhkan, bukan pihak yang membayar mereka dan seharusnya dilayani dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar dari&lt;a href="http://www.nrcs.usda.gov/NEWS/thisweek/images/psrw.jpg"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-393847776041580405?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/393847776041580405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/negeri-vs-swasta.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/393847776041580405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/393847776041580405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/negeri-vs-swasta.html' title='Negeri vs Swasta'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8gZUHI_5I/AAAAAAAAADA/Tc0jkkpQn48/s72-c/psrw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-3242484284000305676</id><published>2007-11-05T20:39:00.000+07:00</published><updated>2007-11-05T20:58:27.362+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='home'/><title type='text'>Efek PB07</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8ezkHI_4I/AAAAAAAAAC4/6IPl3pauQeA/s1600-h/blogger_logo.png"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8ezkHI_4I/AAAAAAAAAC4/6IPl3pauQeA/s200/blogger_logo.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5129352371814072194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Huuuaaahh…… Akhirnya bisa posting blog lagi. Setelah sekian lama nggak pernah posting gara2 berbagai macam alasan. Tapi optimis  lagi karena pertemuan Pesta Blogger 2007 kemaren sebagai entry point wajah baru dan kecerahan dunia per-blogger-an di Indonesia. Maaf juga Dalang sampaikan pada semua blogger yang Blog Walking hingga nyampe ke wayangwong, maupun blogger yang telah setia nge-hit wayangwong buat menunggu perkembangan tulisan, meskipun nggak ada postingan baru. Hehehe….&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi pengen komentar tentang PB07, appreciate banget deh. Sebenernya pengen dateng waktu itu, pengen ketemu blogger2 seniornya Indonesia, apalagi sama WW. Tapi karena kejauhan domisili sama venue-nya, akhirnya dengan berat hati harus batal deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut juga buat 27 Oktober yang rencananya bakal dijadiin hari Blogger Indonesia yang disampaikan oleh Menkominfo, Pak Nuh. Semoga ini jadi awal diakuinya eksistensi blogger sebagai bagian dari pembangun bangsa yang efektif, meskipun hanya lewat tulisan-tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi pertemuan blogger yang diadakan 3 November kemaren di Monas, sempat diundang buat datang, tapi lagi2 karena kejauhan, dari Surabaya ke Jakarta. Pengen di critain dunk, meski katanya kemaren sempat kehujanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga aura yang terpancar hasil dari pertemuan kemarin berpengaruh pada Dalang untuk terus memposting isi-isi baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi selamat buat para Blogger Indonesia. Keep Blogging…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-3242484284000305676?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/3242484284000305676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/efek-pb07.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3242484284000305676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3242484284000305676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/11/efek-pb07.html' title='Efek PB07'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ry8ezkHI_4I/AAAAAAAAAC4/6IPl3pauQeA/s72-c/blogger_logo.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-2130366302159904598</id><published>2007-10-06T20:22:00.000+07:00</published><updated>2007-10-06T20:35:53.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phylosophy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Egosentris</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;Segala macam pembahasan tentang aku sebagai subjek yang otonom  adalah pada kesimpulan bahwa sebenarnya esensi dari kehidupan ini adalah egosentris. Manusia sebagai puncak dan pusat dari segala sensasi tentang dunia/alam semesta itu sendiri. Tentu saja alam semesta yang nampak maupun yang kasat mata yang terbatas hanya pada tataran pemikiran (mind) manusia yang mencoba untuk dipersepsikan. Egosentris dalam hal ini tentu saja bukan diartikan dalam perputaran benda-benda alam pada suatu titik, namun diartikan bahwa segala sesuatu sebenarnya ada karena adanya aku yang menerima sensasi dan mencoba mempersepsikan. Inilah manusia memegang peranan sebagai makhluk yang otonom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan kita akan sesuatu hal di dunia ini, pengertian kita akan sesuatu hal di dunia ini, dan keberadaan sesuatu hal di dunia ini apabila coba direnungkan adalah karena adanya kita yang “membatin”. Tidak akan ada sesuatu hal di luar aku tanpa adanya aku yang mencoba “mengadakan” (otonom) sehingga sesuatu ini menjadi ada untuk aku. Aku yang selalu memerankan subjek dan mengobjekkan segala sesuatu selain aku. Dari sinilah sebenarnya keberadaan aku dapat diketahui, Cogito aliquid (akulah sesuatu). Atau bisa dikatakan bahwa aku adalah sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ada bukan karena aku mempunyai satu hal dari diriku. Melainkan sangat kompleks sekali bahwa aku ada karena segala sesuatu yang aku miliki. Komprehensif dan bukan parsial. Hilang satu bagian dari yang aku miliki saat ini dan detik ini, mungkin aku bukan menjadi diriku lagi, melainkan suatu aku yang lain lagi. Aku yang saat itu! Dan bukan aku saat ini. Aku yang berbeda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Substansiku adalah keberadaanku saat ini, aku yang dalam kondisiku saat ini. Kurang atau lebih sedikit saja mungkin dunia akan kiamat karena keseimbangan yang seharusnya tercipta karena aku akan berubah menjadi proporsi yang bukan dunia ini lagi. Substansiku adalah aku dengan segala keadaanku yang menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak posisi yang sebenarnya diperankan oleh aku terkait hakekatnya sebagai makhluk hidup bernama manusia. Salah satunya bila tinjau dari kodratnya di dunia.&lt;/span&gt; Manusia mempunyai perananan sebagai homo--- yang dalam hal ini manusia memiliki kuasa atas dirinya sendiri yang boleh disebut subjek yang otonom, sekaligus manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa atau objek dari kuasa tuhan. Subjek yang sekaligus menjadi objek dari kuasa yang lebih tinggi bernama tuhan. Jika lebih ekstrem legi kita boleh mengatakan bahwa: aku adalah subjek yang sekaligus menjadi objek dari sesuatu (tuhan) yang aku (subjek) objekkan! (Ah…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Manusia memang suatu perangkat yang unik yang selalu mengalami dinamika setiap saatnya. Selain dia tidak bisa keluar dari takdir dan kehendak tuhan yang sudah ditentukan sejak jauh-jauh hari sebelum itu, manusia juga mempunyai kehendak dalam dirinya sendiri untuk memilih segala bentuk perangkat kehidupan yang akan “aku” jalankan. Manusia mempunyai kehendak untuk memilih sesuatu yang akan dia jalani. Dan semua itu aku pilih sebenarnya (dibalik itu semua) adalah wujud bahwa aku adalah ada. Aku memilih aku sendiri, karena sesuatu yang aku pilih adalah karena aku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah aku dengan segala ke-aku-anku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan analisa saja dan masih merupakan hipotesa yang sangat debatable. Manusia yang mempunyai fungsi sebagai subjek yang otonom secara hak berarti mempunyai kuasa untuk mengobyekkan segala sesuatu: kecuali aku, yang sekaligus di luar aku. Sensasi adalah yang mempunyai peranan utama untuk memunculkan persepsi sehingga aku bisa mengaktualisasikan dirinya-aku sebagai subjek yang otonom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis untuk Tugas Filsafat Manusia&lt;br /&gt;Fakultas Psikologi&lt;br /&gt;Universitas Airlangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-2130366302159904598?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/2130366302159904598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/10/egosentris.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2130366302159904598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2130366302159904598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/10/egosentris.html' title='Egosentris'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8288435047051003916</id><published>2007-09-23T15:34:00.000+07:00</published><updated>2007-09-23T15:50:39.376+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phyosophy'/><title type='text'>Kapan Lagi?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RvYol_MvugI/AAAAAAAAACw/RyDLSogTNdQ/s1600-h/jam+pasir.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RvYol_MvugI/AAAAAAAAACw/RyDLSogTNdQ/s200/jam+pasir.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5113319060010940930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap kita membuka mata di pagi hari adalah dimana edisi kehidupan baru dimulai. Pergumulan pemikiran dan pertimbangan selalu menyertai setiap kita akan melakukan apapun pada hari itu. Utara, selatan, timur, maupun barat adalah sebuah pilihan hari itu yang semuanya seharusnya akan berakhir ke atas, dimana dari ataslah kita dimulai dan akan dipulangkan. Namun sebenarnya awal hidup kita bukanlah kapan kita membuka mata di pagi hari namun jauh sebelum itu semua, hidup kita sudah direncanakan. Rencana yang tak seorangpun tahu. Rencana yang paling baik yang dibuat Tuhan untuk kita, meski kadang kita tidak menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup memang sebuah permainan. Tinggal bagaimana kita berlaku yang paling baik semampu kita sesuai dengan aturan main yang sudah ditentukan. &lt;/span&gt;Kadang yang terbaik adalah bukan bagaimana cara kita memenangkan suatu pertandingan, namun bagaimana cara kita berkompetisi dengan baik. Kemampuan menikmati proses dari sebuah perjuangan adalah salah satu bagaimana cara kita berkompetisi dengan baik, bukan tradisi instant yang kita lestarikan. Proses akan menjadikan kita lebih bijaksana daripada hanya sekedar berkiblat pada cita-cita dan tujuan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling mulia yang pernah hidup di dunia ini mengatakan, “Cara terbaik untuk kita bisa mengenal Tuhan adalah belajar dari apa yang diciptakannya untuk kita.” Dan salah satu yang diciptakan oleh Tuhan adalah keberagaman. Setiap makhluk hidup diciptakan berbeda dengan yang lainnya. Dan kita (kamu, aku dan lainnya) saat ini (saat kamu membaca tulisan ini, sekarang!) telah dikaruniai kondisi yang terbaik. Ya, kedudukan dan kondisi terbaik untuk kita saat ini adalah apa yang kita miliki sekarang. Tidak kurang dan tidak lebih. Lebih sedikit, mungkin dunia akan kiamat detik ini juga, begitu juga jika kurang se-dzarrah-pun. Yakinlah bahwa detik ini tuhan belum mengakhiri drama di dunia ini karena kita masih diberi kesempatan dan waktu untuk mengadakan perubahan. Perubahan pada diri kita dan sekitar kita. Tuhan masih percaya penuh pada kita untuk melakukan itu semua. Untuk menunaikan misi besar bernama “Kesejahteraan Bumi”. Bumi yang sejahtera itu saat ini tidak akan tercapai selain adanya dirimu, aku, dan yang lain di sekitar kita. Tentu saja dengan kondisi dan keunikannya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak harus ada sedikit, ada bodoh ada pandai, ada koalisi ada separatis, ada pahlawan ada pecundang, ada moderat ada idealis, ada penguasa ada oposan, ada kontemporer ada konservatif, ada progresif ada fundamentalis. Bukan hak kita untuk menyatakan mana yang baik dan mana yang buruk, karena itu adalah hak prerogative Tuhan, dan bukan wewenang kita sebagai manusia. Kewajiban manusia adalah menentukan pilihan buat kita sendiri, langsung maupun tidak langsung, setelah melalui penyerahan diri dengan segenap potensi yang kita miliki kepada Sang Pencipta dan Sang Maha Pengusa.  “Malaikat” akan punya pahala untuknya sendiri karena telah bersedia taat kepada Tuhan, begitu juga, pahala juga akan diberikan karena “Iblis” juga telah taat melakukan tugasnya untuk menggoyahkan iman manusia. Sekali lagi bukan kita yang menentukan apakan Malaikat atau Iblis yang dalam posisi terhormat? Namun yang harus kita tentukan sekarang adalah apa yang harus kita lakukan detik ini juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8288435047051003916?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8288435047051003916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/09/kapan-lagi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8288435047051003916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8288435047051003916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/09/kapan-lagi.html' title='Kapan Lagi?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RvYol_MvugI/AAAAAAAAACw/RyDLSogTNdQ/s72-c/jam+pasir.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1799275795835345983</id><published>2007-08-21T15:13:00.000+07:00</published><updated>2007-08-21T15:14:48.488+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phyosophy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>Si Roro Muko</title><content type='html'>Kilau samudra embun seperti biasa ia rasakan&lt;br /&gt;Selendang ungu menjadi satu-satunya yang menjadikan ia dihormati, tentu saja dengan kobodohan orang yang menghormati&lt;br /&gt;Ia tak pernah tahu apakah ia memang dilahirkan untuk dihormati&lt;br /&gt;Atau sekedar kejatuhan takdir yang menjadikannya dilahirkan di lingkungan orang-orang bodoh yang menghormatinya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ia sebenarnya tak nyaman dengan keadaan ini&lt;br /&gt;Seperti taknyamannya seokor kucing yang menikmati sisa-sisa tulang ikan bekas majikannya, yang setiap saat harus siap segera menyelesaikan kenikmatannya itu&lt;br /&gt;Bukan apa-apa, karena ia sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya orang-orang hormati dari dirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia keluar dari istana karang, dan permadani rumputnya yang elok&lt;br /&gt;Secara naluri ia akan memasang wajah yang elok, wajah yang mencerminkan keagungan dirinya&lt;br /&gt;Karena memang itulah yang diajarkan orang tuanya sejak ia dilahirkan, di pedalaman itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedalaman yang subur tanahnya&lt;br /&gt;Hijau dedaunannya&lt;br /&gt;Ramah warganya, yang tentu saja sekaligus bodoh dan lugu&lt;br /&gt;Bodoh karena ketidaktahuannya tentang apa yang sebenarnya ia sembah?&lt;br /&gt;Bodoh karena ketidakmengertiannya apa yang ia agungkan?&lt;br /&gt;Bodoh karena ketidakmampuannya mencari tahu apa yang sebenarnya ia kerjakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1799275795835345983?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1799275795835345983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/si-roro-muko.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1799275795835345983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1799275795835345983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/si-roro-muko.html' title='Si Roro Muko'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1904029867781678773</id><published>2007-08-21T15:08:00.000+07:00</published><updated>2007-08-21T15:12:25.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phyosophy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi-puisian'/><title type='text'>4 Gelas</title><content type='html'>Satu, dua, tiga, empat…&lt;br /&gt;Ya. Empat gelas itu kini berada diatas meja kaca berwarna hitam&lt;br /&gt;Mengatur posisinya masing-masing untuk melakukan partisipasi dalam kehidupan&lt;br /&gt;Ada yang berisi kopi&lt;br /&gt;Ada yang berisi sisa-sisa teh yang habis diminum oleh tuannya malam tadi&lt;br /&gt;Ada yang kosong&lt;br /&gt;Dan ada yang berisi air putih…&lt;br /&gt;Entah setengah kosong atau setengah berisi, yang pasti terserah siapa yang melihat dan siapa yang berani bersuara&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena berani melihat saja tanpa mengatakan mana yang benar, adalah sebuah kesia-siaan&lt;br /&gt;Dan berani mengatakan tanpa melihat mana yang benar, bagai sebuah pepesan kosong yang siap diterbangkan oleh angin&lt;br /&gt;Angin kehidupan yang tak pernah berhenti menyejukkan atau menghancurkan siapa saja yang ia lewati&lt;br /&gt;Dan baru akan berhenti setelah kehidupan ini usai&lt;br /&gt;Usai tanpa jejak, dan tanpa sisa&lt;br /&gt;Kecuali apa yang pernah kita perbuat untuk angin itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1904029867781678773?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1904029867781678773/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/4-gelas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1904029867781678773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1904029867781678773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/4-gelas.html' title='4 Gelas'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4272756403928709415</id><published>2007-08-20T10:34:00.000+07:00</published><updated>2007-08-20T10:41:46.067+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>IPDN Uncencored</title><content type='html'>Ini merupakan salah satu buku dari banyak buku yang diterbitkan setelah mencuatnya kejahatan kemanusiaan berupa kematian Cliff Muntu di sekolah pencetak calon pamong,  Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN. Bisa ditebak isinya, hampir mirip dengan buku-buku serupa lainnya yang membahas persoalan yang sama. Buku ini bercerita tentang kondisi IPDN dengan penyimpanngannya, yang tentu saja dengan “vokalis” utamanya bernama Inu Kencana.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buku yang merupakan hasil wawancara langsung dengan Inu kencana dan studi pustaka dariu beberapa media massa ini bukan buku riwayat hidup Inu Kencana Syafiie yang menguraikan secara lengkap perjalanan hidupnya sejak dia dilahirkan sampai sekarang. Bukan pula buku tentang kebobrokan yang terjadi di IPDN secara utuh. Buku ini berisi cuplikan-cuplikan kecil dari sisi hidup Inu Kencana Syafiie yang menjadi landasan perjuangan hidupnyadalam menegakkan kebenaran, riwayat ringkasnya mengapa dia memilih profesi dosen, kondisi IPDN secara umum, serta sedikit bentuk perlawanan Inu Kencana yang membongkar kasus-kasus kebobrokan IPDN. (Prakata penerbit)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Buki ini memang seperti rekapan tentang blow up kasus IPDN dari perspektif media massa. Hampi keseluruhan isinya merupakan rangkuman tulisan-tulisan yang pernah di tampilkan di media massa, selain wawancara langsung dengan penulis. Hampir tidak ada fakta baru yang dibeberkan dalam buku ini jika dibandingkan dengan buku sejenisnya. Namun sumber yang terpercaya dan cuplikan fakta yang ditemuakn berbagai media massa menjadi kelebihan buku ini. Rasanya buku yang mengatasnamakan dirinya bergenre biografi ini pas untuk memuaskan dahaga pembaca maupun publik yang ingin terus mencari tahu tentang apa sebenarnya IPDN dan siapa sebenarnya Inu Kencana.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Judul Buku  :  IPDN Uncencored &lt;br/&gt;   Inu Kencana, Perlawanan Seorang Dosen&lt;br/&gt;Penulis   :  Redaksi Visimedia&lt;br/&gt;Penyunting  :  Mulyono&lt;br/&gt;Penerbit  :  Visimedia&lt;br/&gt;Cetakan  :  pertama, Mei 2007&lt;br/&gt;Ukuran   :  viii + 116 hlm.; 23 cm&lt;br/&gt;ISBN   :  979-1043-55-8&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4272756403928709415?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4272756403928709415/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/ipdn-uncencored.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4272756403928709415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4272756403928709415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/ipdn-uncencored.html' title='IPDN Uncencored'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-3841858977279605382</id><published>2007-08-20T10:27:00.001+07:00</published><updated>2007-08-20T10:50:06.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resensi'/><title type='text'>The Holy Grail = Peci Putih</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskK58Y3uNI/AAAAAAAAACo/-muK3N0bIVc/s1600-h/dapecicode.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskK58Y3uNI/AAAAAAAAACo/-muK3N0bIVc/s200/dapecicode.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100620043553061074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Judul Buku  :  The Da Peci Code&lt;br/&gt;Penulis   :  Ben Sohib&lt;br/&gt;Penyunting  :  Mehdy Zidane&lt;br/&gt;Penerbit  :  RAHAT Books&lt;br/&gt;Cetakan  :  IV, Desember 2006&lt;br/&gt;Ukuran   :  326 hlm.; 17 cm&lt;br/&gt;ISBN   :  979-15303-0-0&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;Tidak memukau nalar, tidak mengguncang iman! Misteri tak berbahaya di balik tradisi berpeci. Dan, kemungkinan akan BEST SELLER. Itulah kesan pertama yang ingin ditampilkan si penulis melalui cover depan yang mencoba dimirip-miripkan dengan novel The Da Vinci Code milik Dan Brown. Ya. Ben Sohib memang sengaja memlesetkan novel laris itu melalui karyanya kali ini. Alhasil,&lt;span class="fullpost"&gt; misteri cawan sucipun diganti dengan misteri peci putih seperti diungkapkan tokoh utamanya, Rohid, “ Aku ingin bisa membongkar ini semua. Aku ingin bisa menjelaskan pada Abah bahwa peci bukanlah kewajiban agama, bahwa peci nggak ada hubungan apa-apa dengan agama.” (hal. 65)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu, para keturunan Biarawan Sion yang terlibat konflik antar sesama kelurga diganti dengan keturunan al-Gibran. Rohid yang mendobrak tradisi di keluarga al-Gibrannya untuk tidak mau memakai peci putih seperti layaknya para leluhurnya dahulu, tentu saja mendapat tantangan yang besar dari Abahnya (ayah dalam bahasa arab). Sampai-sampai Rohid harus diusir dari rumah gara-gara keukeuh dengan pendiriannya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gokil abiz. Itulah mungkin yang pas di gambarkan dari keseluruhan novel ini. Cenderung berhiperbola di beberapa bagian cerita, namun itulah yang menyebabkan ke-gokil-an itu. Dengan seting di daerah Condet, Jakarta membuat novel ini terasa Indonesia banget dari pada –tentunya- The Da Vinci Code. Apalagi memakai tokoh arab yang sudah lama berbaur dengan kultur betawi di Jakarta, sehingga sebagian besar dialognya menggunakan logat betawi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namanya bukan novel serius, cerita yang lebih ditonjolkan di buku ini lebih pada pergumulan pro dan kontra tentang pemakaian peci putih, dan bukan konflik yang sebenarnya bisa lebih menegangkan jika lebih dirumitkan. Memang, salah satu kekurangan novel ini adalah klimaks yang kurang memacu adrenalin layaknya The Da Vinci Code. Namun alur cerita yang lumayan runut dan kegokilan yang hiberbolis membuat novel ini juga layak baca disela-sela kepenatan kegiatan. Selamat membaca!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gambar dari&lt;a href="http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/repro/dapecicode.jpg"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-3841858977279605382?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/3841858977279605382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/holy-grail-peci-putih.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3841858977279605382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3841858977279605382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/holy-grail-peci-putih.html' title='The Holy Grail = Peci Putih'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskK58Y3uNI/AAAAAAAAACo/-muK3N0bIVc/s72-c/dapecicode.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-8093776156679263244</id><published>2007-08-20T10:10:00.000+07:00</published><updated>2007-08-20T10:19:37.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Dalang Bertemu Bung Karno di Hari Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskHy8Y3uLI/AAAAAAAAACY/DLTGdl8TnKM/s1600-h/soekarno1.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskHy8Y3uLI/AAAAAAAAACY/DLTGdl8TnKM/s200/soekarno1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5100616624759093426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Kalo dua tahun lalu, Dalang masih sempat buat jadi pemimpin upacara bendera pas 17an gini. Setahun lalu saja masih sibuk buat ngurusi rentetan acara agustusan yang biasa digelar oleh pemerintah kota. Mulai dari lomba baris-berbaris antar sekolah, lomba karnaval pendidikan, lomba dalam bidang olahraga, sampai lomba sepeda hias.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seperti tidak mau kalah dengan para pejuang tempo doeloe, Dalang beserta teman-teman rela untuk berpanas-panas melatih peserta baris sampai harus nglembur semalaman di sekolah hingga beberapa hari untuk menyelesaikan hiasan-hiasan kemerdekaan guna diikutkan lomba. Tidak ada kompensasi sama sekali sih kecuali kebanggaan dan rasa larut untuk merasakan hari kemerdekaan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi untuk perayaan kemerdekaan tahun ini buat Dalang rasanya beda dengan biasanya. Tidak ada/mengikuti upacara bendera. Tidak ada lomba-lomba yang harus diikuti, bahkan lomba di kampung tempat tinggal sekalipun. Rasanya sama sekali berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya sejak Dalang lahir (kayaknya berlebihan deh, hehe…). Sebab untuk perayaan hari kemerdekaan yang ke-62 ini Dalang malah punya hajatan sendiri yang lebih istimewa. Berkunjung ke persinggahan terakhir Pahlawan Proklamator yang sekaligus presiden pertama bangsa ini, Ir. Soekarno.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Memang, pas tanggal 17 Agustus tahun ini Dalang sedang berada di Blitar. Tentu saja momen ini Dalang pergunakan sebaik-baiknya untuk tetap ikut merasakan hingar bingar kemeriahan kemerdekaan meskipun tanpa harus ikut upacara bendera, yaitu dengan cara datang ke makam salah satu tokoh besar bangsa ini yang lebih akrab disapa Bung Karno. Satu suluk doa berupa pembacaan Surat Al-Fatiha Dalang persembahkan sepenuhnya untuk Bapak Bangsa ini. Memang tidak sepadan dengan kerja keras beliau selama memperjuangkan kebebasan bangsa ini dari kungkungan bangsa sekutu. Dalang sadar betul akan hal itu. Apalagi setelah melihat flashback perjalanan beliau, sebelum, selama, dan sesudah menjadi presiden, yang tertata apik di museum Bung Karno (akan dibahas detail di judul lain).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saat berhadapan langsung dengan nisan beliau yang berdiri gagah sebagai representasi orang yang dimakamkan, Dalang merasa aura kebesaran yang terpancar. Mungkin sama persis dengan aura yang dipancarkan beliau selama hidup dalam memimpin bangsa ini (andai Dalang waktu bisa merasakan ). Dan tak terasa sekali bahwa saai itu Dalang sedang berada di makam, yang biasanya terkesan angker dan menakutkan. Ah…dasar orang besar!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Makam ini berada satu komleks dengan museum Bung Karno dan sebuah perpustakaan mewah di kawasan Jalan Kalasan, Blitar. Selain itu di komplek pemakaman Bung Karno ini, juga dimakamkan ayah dan ibu dari Putra Fajar ini yang berada persis di kanan dan kiri makam utama. Ketika baru memasuki areal ini, kita sudah dihadapkan oleh sepasang tugu besar sebagai gapura masuk ke pelataran utama. Ketika itu, palataran ini juga digunakan untuk upacara detik-detik proklamasi dari seluruh jajaran Muspida Kota Blitar. Ketika kita mau meninggalkan lokasi, disediakan pintu keluar yang langsung menuju pasar souvenir Bung Karno dan oleh-oleh khas Blitar layaknya keluar dari tempat wisata. Yup, selain digunakan untuk ziarah dan mengirim doa, tempat ini juga difungsikan sebagai obyek wisata dan daya tarik kota Blitar. Hal ini  dibuktikan dengan adanya turis asing yang terlihat sangat penasaran dengan tempat itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari luarpun, kompleks makam Bung Karno ini terlihat megah dan mewah. Sayang hingga 62 tahun bangsa ini merdeka, kemewahan dan kemegahan itu masih belum dirasakan oleh seluruh rakyat, sekalipun itu dari luar. Sebab perspektif internasional saat ini masih belum terlalu memihak pada bangsa ini. Bangsa yang besar karena perjuangan pahlawan-pahlawan terdahulu. Namun setidaknya kita teringat pada perkataan Bung Karno, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai pahlawannya. Dan saat ini, salah satu pahlawan terbesar bangsa ini sudah medapatkan penghargaan yang cukup!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Gambar dari &lt;a href="http://members.chello.nl/pscheele/soekarno1.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-8093776156679263244?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/8093776156679263244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/dalang-bertemu-bung-karno-di-hari.html#comment-form' title='18 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8093776156679263244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/8093776156679263244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/dalang-bertemu-bung-karno-di-hari.html' title='Dalang Bertemu Bung Karno di Hari Kemerdekaan'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RskHy8Y3uLI/AAAAAAAAACY/DLTGdl8TnKM/s72-c/soekarno1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4288366333307419090</id><published>2007-08-03T22:37:00.000+07:00</published><updated>2007-08-20T10:54:54.363+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>Congrats' for SMASA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RriBZQJFgtI/AAAAAAAAACQ/q1AV6Jd4U00/s1600-h/spmb3.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RriBZQJFgtI/AAAAAAAAACQ/q1AV6Jd4U00/s320/spmb3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5095965249199506130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditempa sekian lama  di kawah candradimuka dan berjuang di medan tempur bernama SPMB. Akhirnya muncul nama-nama dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1 AMALIA INSANI ~     Sosiologi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;2 ADE IRNA ZAHRA ~ SASTRA INGGRIS ~ UIN MALANG&lt;br /&gt;3 AMELIA TRY F     ~ Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;4 ARI SETIAWAN    ~ Ekonomi Pembangunan ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;5 ARIESTA PUTRI ~ KIMIA ~ ITS&lt;br /&gt;6 ARISTHA HERDIYANTI   ~ Ilmu Keperawatan ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;7 CHANDRA MAYSASRI T   ~ Teknologi Hasil Pertanian ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;8 DAVIN FIRMANSYAH    ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis  ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;9 DEA FEBRIAN PRASISTY   ~ Statistika ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;10 DESY RATIH IKASARI ~    Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;11 DIAN TAMITIADINI ~  Ilmu Komunikasi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;12 DWI AYU ANGGREYNI ~ T. GEOMATIKA ~ ITS&lt;br /&gt;13 DWIYANA APRIYANTHI  H ~   Arsitektur ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;14 EFRIKO SEPTANANDA S   ~ Pedidikan Dokter ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;15 EKA FAJAR FIRMANSYAH   ~ Teknik Sipil ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;16 FADORI TOHIR ~ HUB. INTERNASIONAL ~ UNPAD&lt;br /&gt;17 FAIZAL LUTFI     ~ Ilmu Hama dan Penyakit Tanaman ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;18 FAUZIAH ~ HUB. INTERNASIONAL ~ UNEJ&lt;br /&gt;19 FERRY KURNIAWA ~ MANAJEMEN  ~ UNAIR&lt;br /&gt;20 FERY SANDRIA    ~ Ekonomi Pembangunan ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;21 FITRIA PUJINING R ~    Ekonomi Pembangunan ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;22 FRANKY HIDAYAT T    ~ Perencanaan Wilayah dan Kota ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;23 GALIH PRIHABUDI    ~ Sosiologi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;24 GUSTI EKA MAHARDIPA ~ PARIWISATA ~ UDAYANA&lt;br /&gt;25 HARYO DIPO KUSUMO ~ Ilmu Hukum ~ UNEJ&lt;br /&gt;26 IHDINI MAUHIYA ~ ARSITEKTUR ~ ITS&lt;br /&gt;27 ISNANI FARADIBA ~ PEND. KIMIA ~ UM&lt;br /&gt;28 IVAN HARDIYANTO ~ T. INFORMATIKA ~ ITS&lt;br /&gt;29 M. RIZAL (IS) ~ MANAJEMEN  ~ UNAIR&lt;br /&gt;30 MANDALA EKA P ~ PEND. AKUNTANSI ~ UM&lt;br /&gt;31 MEILINDA PUSPITASARI ~   Statistika ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;32 MUHAMAD FIRMAN S RIZAL  ~ Ilmu Hukum ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;33 NADYA ANGGINISA P    ~ Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;34 NOVAN CANDRA NUGRAHA ~   Ilmu Komputer ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;35 NURI SETYANINGRUM ~ Statistika ~ ITS&lt;br /&gt;36 NURITA MAYA DEVI Y    ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis  ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;37 NURUDDIN AHMAD PUTRA   ~ Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;38 OLIEF ILMANDIRA ~ PEND. MATEMATIKA ~ UNEJ&lt;br /&gt;39 PALMIRA AYU C    ~ Teknologi Industri Pertanian ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;40 RAISA FITRI     ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;41 RANDY REZHA ADIE S    ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis  ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;42 RHEYSA PERMATA SARI   ~ Teknologi Industri Pertanian ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;43 RINDIK ANGGONO S    ~ Teknik Elektro ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;44 ROSANDY TRI WAHYUDI   ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis   ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;45 SAIFUDDIN AKHMAD   ~ Teknik Sipil ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;46 SERVIAN DWIKY A ~    Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;47 SHEILA MARTY Y     ~ Ilmu Hukum ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;48 TITAH MAULIDYAH    ~ Statistika ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;49 TRI ADI SUHARTANTO   ~ Ilmu Administrasi Publik ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;50 &lt;a href="http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476"&gt;TRIAN FERIANTO&lt;/a&gt; ~ &lt;a href="http://www.fpsi.unair.ac.id/news.php"&gt;PSIKOLOGI&lt;/a&gt; ~ &lt;a href="http://unair.ac.id/"&gt;UNAIR&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;51 UMAR MUCHDOR    ~ Ekonomi Pembangunan ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;52 WAHYUDI PRIYONO ~ TEKNIK KIMIA ~ ITS&lt;br /&gt;53 YONKY FELANI    ~ Ilmu Adminidtrasi Bisnis  ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;54 YUNI WULANDARI    ~ Akuntansi ~ UNIBRAW&lt;br /&gt;55 ARY ANALISA RAHMA ~ Pend. Fisika ~ UM&lt;br /&gt;56 M. IZZUDIN BAIHAQI ~ T. Industri ~ ITS&lt;br /&gt;57 ALI AKBAR NADA ~ Kimia ~ UNESA&lt;br /&gt;58 ANNISA TRIANA ~ PGSD ~ UNESA&lt;br /&gt;59 IMANIAR SETYADIKA ~ Pend. Geografi ~ UNESA&lt;br /&gt;60 RAYUNG PUSVITA SARI ~ Bimbingan Konseling ~ UM&lt;br /&gt;61 REZA ALFIAN ~ Manajemen ~ UM&lt;br /&gt;62 HANUNG NDARU P. ~ Akuntansi ~ UGM&lt;br /&gt;63 TAUFIQA ~ Akuntansi ~ UNESA&lt;br /&gt;64 ROBY FEBRIANTO ~ BIOLOGI ~ ITS&lt;br /&gt;65 NABILA ~ T. Elektro ~ ITS&lt;br /&gt;66 IVON STEVANI ~ Kesehatan Masyarakat ~ UDAYANA&lt;br /&gt;67 ENDAH PURWANTI ~ Pend. Kimia ~ UM&lt;br /&gt;68 INDRA GUNAWAN ~ Kedokteran Gigi ~ UNAIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat buat kalian. Semoga sukses di medan tempur masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman lain yang merasa belum tercantum di atas. Kami semua akan sangat gembira bila ikut merasakan kebahagiaan teman-teman.  Silahkan dikonfirmasi di komentar bawah ini untuk selanjutnya ditambahkan pada daftar di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi selamat. Terus Berkarya dan Buat Perubahan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perubahan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar dari&lt;a href="http://prasetya.brawijaya.ac.id/image/spmb3.jpg"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4288366333307419090?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4288366333307419090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/congrats-for-smasa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4288366333307419090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4288366333307419090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/congrats-for-smasa.html' title='Congrats&apos; for SMASA'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RriBZQJFgtI/AAAAAAAAACQ/q1AV6Jd4U00/s72-c/spmb3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-2877189416102030647</id><published>2007-08-01T21:41:00.000+07:00</published><updated>2007-08-01T21:49:02.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Kepala Desanya Tuan Tidak Sah</title><content type='html'>Cerita yang paling mencengangkan dan sekaligus menohok perspektif Dalang yang masih amatir dalam melihat kondisi perpolitikan dan demokrasi di negeri ini adalah ketika melihat hasil penghitungan suara hasil pemilihan kepala desa waktu itu. Betapa tidak, selama sekitar enam jam waktu yang dihabiskan akhirnya muncul hasil sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Calon 1 : Muhammad Zaenal denagn suara 1180 (25,32%)&lt;br /&gt;Calon 2 : Dwi Priyanto dengan suara 446 (9,57%)&lt;br /&gt;Calon 3 : Hari Salam Hanggono dengan suara 507 (10,88%)&lt;br /&gt;Suara tidak sah sebanyak 1602 (34,37%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perincian hak pilih:&lt;br /&gt;Yang menggunakan hak pilih sebanyak 3735 (80,13%)&lt;br /&gt;Yang tidak hadir sebanyak 926 (19,87%)&lt;br /&gt;Jumlah seluruh yang mempunyai hak pilih 4661 (100%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang yang waktu itu hanya mengamati, menurut Dalang yang penting bukanlah siapa yang menang atau siapa yang kalah. Melainkan bagaimana proses hingga keputusan yang dihasilkan sebagai konsekuensi dari proses tersebut. Tapi perolehan suara tidak sah yang begitu mendominasi! Sebanyak 34,37%. Orang di samping Dalang yang juga ikut mengamati penghitungan itu pun mengatakan bahwa yang menjadi kepala desa adalah “Tuan Tidak Sah”. Bukan bagaimana, lihat saja jumlah tidak sah mengungguli suara kepala desa terpilih yang hanya 25,32% dari seluruh jumlah penduduk yang terdaftar mempunyai hak pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidik punya selidik ketika Dalang juga ikut mengamati, ternyata hampir 98% suara tidak sah berasal dari ‘miss vote’. Yang sesuai dengan pengamatan Dalang, sangat mirip dengan pemilihan presiden lalu di daerah Dalang. Miss vote di sini yakni tertembusnya surat suara karena si pemilih belum sempat membuka surat suara secara semurna dan dicoblos begitu saja. Akhirnya ketika dihitung terdapat coblosan dobel ke belakang dari foto salah satu calon. Dan kejadian ini dianggap tidak sah oleh panitia waktu itu. Otak Dalang beropini nakal lagi. Uugh..alangkah sulitnya hidup di bangsa ini sehingga milih pemimpin saja salah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalang meman tidak menyalahkan para pemilih yang kurang hati-hati dalam melakukan penyoblosan. Sebab memang daerah ini banyak sekali penduduk yang sudah lanjut usia, selain memang banyak faktor lain yang mempengaruhi seperti: tingkat pendidikan dan emosi pemilih. Namun yang disayangkan, panitia seharusnya dapat meminimalkan kesalahan-kesalahan itu. Sebab kesalahan seperti ini sebenarnya sudah pernah terjadi dan dipermasalahkan di beberapa tempat ketika pemilihan presiden lalu. Panitia dan civil figure atau tokoh masyarakat seharusnya melakukan sosialisasi yang lebih intensif pada warganya yang dirasa akan melakukan kesalahan yang tidak disengaja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini tentu sangat merugikan bagi warga yang sebenarnya datang untuk menyalurkan aspirasi hati nuraninya. Namun karena kesalahan sedikit saja, suara mereka ‘gagal di dengar’. Padahal apabila dilihat dengan kaca mata makro, mungkin hanya pada waktu pemilulah suara rakyat yang termarginalkan benar-benar didengar dan berpengaruh pada perkembangan pembangunan daerah masing-masing dalam konteks ini adalah desa meeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa ini adalah semoga kejadian yang menohok sistem demokrasi di negeri ini tesebut tidak terulang lagi dalam pemilihan-pemilihan kepala suatu daerah sejenis yang akan datang. Kepada para aparat yang berwenang, sosialisasi kepada grassroot merupakan hal paling penting untuk melindungi hak masyarakat dalam menyampakan aspirasi dan pendapat demi perubahan bangsa ini ke arah yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-2877189416102030647?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/2877189416102030647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/kepala-desanya-tuan-tidak-sah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2877189416102030647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2877189416102030647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/08/kepala-desanya-tuan-tidak-sah.html' title='Kepala Desanya Tuan Tidak Sah'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-838672886265745316</id><published>2007-07-25T12:27:00.001+07:00</published><updated>2007-07-25T12:30:21.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Besar-Kecil Sama Saja</title><content type='html'>Saat itu hari Minggu 22 Juli 2007, bertepatan dengan hari kedua Dalang di rumah nenek, yang juga bertepatan dengan pekan pertama anak-anak sekolah mulai masuk. Pada hari libur yang cerah ini I seluruh desa di Kabutapen Jombang akan diselenggarakan pemilihan kepala desa. Suatu acara yang sakral dan ditunggu-tunggu bagi seluruh wargadesa yang melebur dalam budaya dan kultur. Sampai-sampai, ibu Dalang yang asli orang sini sengaja memilih waktu ini untuk pergi ke rumah nenek. &lt;span class="fullpost"&gt;Katanya, dia kangen dengan momen-momen seperti ini yang sudah lama tidak dia rasakan. Maklum, kalau rumah Dalang di Kota Pasuruan semuanya bukan desa lagi, tapi sudah jadi kelurahan. Yaah..beda nama, beda istilah. Tapi untuk tingkat kehidupan tidak jauh beda. Apalagi tingkat korupsi para aparatnya?! (Hehe..) Sebab sama-sama masih di Indonesia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Acara pencoblosan yang dimulai jam 7.25 pagi dan diakhiri jam 13.35 itu sedikit molor dari jadwal asal, yakni jam 8 sampai 1 siang. Setelah acara masuk bilik-keluar bilik selesai, tibalah acara penghitungan suara. Dan dapat ditebak, ini adalah momet yang paling ditunggu dari serangkaian acara Pilkades. Ditunggu oleh seluruh warga desa Plandi, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Seketika setelah diumumkan bahwa penghitungan suara akan segera dimulai, seluruh rakyat tumpah ruah di lapangan yang dijadikan venue Pilkades itu. Opini Dalang langsung muncul lagi. Mungkin para rakyat ini menunggu siapa yang bakal jadi pemimpin mereka di desa. Sekaligus seberapa mampu merealisasikan janji-janji selama masa kampanye kemarin. Tapi yang tidak kalah semangatnya yaitu mereka di golongan “kiri” yang menanam investasi di bursa taruhan, calon mana yang akan unggul nantinya. Yaah..ini mungkin salah satu budaya kita yang pasti ada setiap tibanya event bernama Pemilihan Kepala Desa. Dengar-dengar, sampai ada yang berani ‘menaruhkan’ sepeda motor dan malahan rumah, bagi siapa saja peserta taruhan yang tebakannya benar di atas meja judi. Mau bagaimana lagi, mungkin ini karena mereka sudah sering melihat pemimpin-pemimpinnya korupsi di jajaran elit, sehingga ditiru oleh  para warganya. Atau para pejabat akhirnya melakukan pledoi bahwa rakyat mereka sudah suka korupsi, jadi tidak salah apabila mereka sebagai pemimpin, menjadi apatis saja dan menganggap sudah jadi budaya dan kultur masyarakat yang patut dilestarikan (!)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Oalaaah…repot…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-838672886265745316?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/838672886265745316/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/besar-kecil-sama-saja.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/838672886265745316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/838672886265745316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/besar-kecil-sama-saja.html' title='Besar-Kecil Sama Saja'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4617377608336822727</id><published>2007-07-25T12:09:00.001+07:00</published><updated>2007-07-25T12:34:36.646+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanjalan'/><title type='text'>Pergi ke Rumah Nenek</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RqbeixUsW-I/AAAAAAAAACA/J1iOF_Zt2Fk/s1600-h/jombang.png"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RqbeixUsW-I/AAAAAAAAACA/J1iOF_Zt2Fk/s200/jombang.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5091001117725973474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;Sejak dulu mulai dari SD, SMPdan bahkan SMA di sekolah tempat Dalang makan bangku setiap selesai liburan akhir tahun, selalu langsung diberi tugas mengarang oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan hampir selalu sama, tanpa komando, teman-teman Dalang selalu kompak menulis karangan dengan tema Liburan ke Rumah Nenek. Kadang di hati Dalang sedih juga, apa iya ini yang dihasilkan oleh pendidikan kita sehingga mengarang saja harus seragam. Opini pribadi Dalang langsung muncul, mungkin ini yang menjadikan bangsa ini krisi untuk bisa menghargai perbedaan pendapat. (Ah..terlalu mendramatisir..Hehe..)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi apapun itu, itulah yang Dalang sendiri lakukan beberapa hari lalu selama 3 hari. (hehe..). Tapi untuk sedikit membedakan, mungkin kalau disuruh mengarang lagi judulnya jadi Pergi ke Rumah Nenek. Memang sengaja Dalang Mengambil pekan pertama ketika anak-anak sekolah memulai tahun ajaran baru, secara Dalang baru mengalami tahun ajaran baru tanpa harus menyiapkan buku baru, seragam baru, teman baru, dan guru baru. Jadi hasilnya bukan Liburan ke Rumah Nenek, alias iseng saja ke rumah nenek. (Hehe..dasar ngeles)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Perjalanan selama kurang lebih dua jam berangkat dan dua jam pulang yang ditempuh dengan naik sepeda motor berdua dengan ibu tercinta ini menyisakan beberapa oleh-oleh cerita. Tapi sayangnya dokumentasi visual tidak dapat ditampilkan karena tidak membawa kamera.  Bukan karena lupa, tapi memang karena tidak punya. (Hehe..)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Beberapa cerita akan ditampilkan dalam judul blog sendiri-sendiri. Mohon di simak yac…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4617377608336822727?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4617377608336822727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/pergi-ke-rumah-nenek.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4617377608336822727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4617377608336822727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/pergi-ke-rumah-nenek.html' title='Pergi ke Rumah Nenek'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RqbeixUsW-I/AAAAAAAAACA/J1iOF_Zt2Fk/s72-c/jombang.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-2036241799523091099</id><published>2007-07-15T10:53:00.000+07:00</published><updated>2007-07-15T11:04:02.350+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Satu Sisi Wajah Pendidikan</title><content type='html'>Akhir-akhir ini media massa dibanjiri berita tentang Penerimaan Siswa Baru (PSB) yang datang dari seluruh sekolah, terutama sekolah negeri, di nusantara. Ini merupakan kondisi wajar seiring dengan dimulainya tahun ajaran baru. Melihat situasi ini dapat kita simpulkan bahwa sekolah negeri di berbagai jenjang pendidikan, baik SD, SMP maupun SMA, masih menjadi favorit bagi masyarakat luas. Tentunya dengan beragam alasan yang dilontarkan yang diantaranya adalah kualitas pendidikan yang lebih terjamin dan biaya pendidikan yang dianggap tidak terlalu memberatkan karena sekolah negeri merupakan prioritas utama subsidi pendidikan dari pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Melihat berjubelnya para siswa dan wali murid dalam rangka mencari tempat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tentu harus mendapat apresiasi yang tinggi. Ini menunjukkan para siswa dan wali murid selaku masyarakat bangsa ini sudah sadar untuk menyukseskan program pemerintah bernama wajib belajar 9 tahun. Dengan menjadi bagian dari proses pendidikan 9 tahun ini, siswa dan wali murid seakan memperoleh harapan baru akan masa depan yang lebih cerah di negeri yang lebih mementingkan formalitas pendidikan bernama ijazah ini daripada kemampuan hidup lulusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun antusiasme mesyarakat dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa ini belum diimbangi dengan perhatian pemerintah dalam menanggapi keluhan-keluahan masyarakat dalam proses penerimaan siswa baru (PSB), yang sebenarnya adalah permasalahan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa permasalahan yang sama terus berulang setiap tahun tanpa ada penanganan yang serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu acara interaktif di radio swasta lokal yang menjadikan PSB tahun ini sebagai hotnews, banyak sekali masyarakat yang menyampakan keluhannya perihal ini. Diantara yang menjadi keluhan banyak orang adalah soal biaya daftar ulang yang ternyata dirasa masih terlalu memberatkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Permasalahan ini juga dirasa menyesakkan karena tanpa adanya kompensasi sama sekali yang disosialisaskan bagi yang kurang mampu. Misalnya saja, siswa akan dinyatakan mengundurkan diri apabila tidak melakukan daftar ulang, yang tentu saja dengan menyerahkan sejumlah biaya pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu rincian dalam biaya awal yang harus diserahkan di awal tahun pelajaran itu adalah biaya pembelian seragam sekolah yang dikoordinasi oleh sekolah setempat. Dengan kebijakan ini, banyak masyarakat yang merasakan monopoli sekolah dalam menenggak keuntungan tambahan secara tidak langsung dalam pembelian seragam sekolah ini. Ini dirasa tidak fair oleh masyarakat karena sebelumnya tidak ada penawaran apakah membeli atau tidak. Padahal masyarakat tidak semuanya mampu untuk menunaikannya dan berencana mamakai seragam bekas layak pakai dari para kakak kelasnya. Hal ini juga diperparah dengan tanpa adanya peringatan dari dinas yang bersangkutan tentang monopoli pembelian seragam sekolah tersebut. Masyarakat merasakan tidak adanya concern serius dalam proses PSB ini dan seakan telah menjadi wewenang pribadi dari sekolah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan salah satu permasalahan dari sekian banyak masalah yang telah menjadi rahasia umum, yang ironisnya adalah permasalahan yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya dan terjadi terus-menerus. Situasi ini seolah menegaskan pameo bahwa jika ingin sekolah dan menjadi pintar di negeri ini tidak cukup hanya kemampuan intelegensi, namun juga biaya yang tidak sedikit!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-2036241799523091099?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/2036241799523091099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/satu-sisi-wajah-pendidikan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2036241799523091099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/2036241799523091099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/07/satu-sisi-wajah-pendidikan.html' title='Satu Sisi Wajah Pendidikan'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4400255395867830260</id><published>2007-06-22T19:29:00.000+07:00</published><updated>2007-06-22T19:36:46.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Obrolan Santai Tentang Lalu Lintas</title><content type='html'>Suatu hari aku dapat SMS dari adek kelas yang minta testimoni soal lalu lintas di kotaku. Pikir-pikir nggak rugi juga bagi2 sesuatu, itung2 mbantu teman yang lagi butuh referensi perspektif dari orang lain. Tapi perntanyaanya kira-kira sama nggak masalah yang ada di kotaku dengan di kota kamu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya coba aku bales SMS itu lewat imel. Daripada dibuang sia-sia, lebih baik aku arsip di blog sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini isi imel yang aku kirim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Huaahh.. Akhirnya selesai juga kerjaan. Nih baru bisa nulis de. Sekarang jam (di arlojiku) 21.39 WIB, masih ada waktu lah buat nulis bentar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh tapi aku nggak yakin Ocha tanya sama orang yang tepat. Soalnya nggak terlalu nguasai bidang ini. Tapi karena minta tolong, ya aku coba deh. Apa aja hasilnya nanti kasih komentar yac! Kalo udah puas dan dianggap baik, bisa buat motivasi diri untuk bisa terus nuangin pemikiran2. Tapi kalo masih jelek, tolong di koreksi mana yang kurang, itung2 bisa buat evaluasi diri dan terus mengadakan perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba tulis pake bahasa nyantai, soalnya otak ini udah spaneng!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk kita mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan katakanlah (Muhammad): Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan juga aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolongku”&lt;br /&gt;(Al-Isra’:80)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai awal, aku review dulu ya pertanyaannya. Setelah aku edit, kira2 begini kan?&lt;br /&gt;1. Bagaimana kedisiplinan di kota Pasuruan?&lt;br /&gt;2. Apakah POLRi kurang berperan aktif dalam meningkatkan kedisiplinan?&lt;br /&gt;3. Manakanh yang yang lebih penting: masyarakat atau POLRi dalam menjaga kedisiplinan lalu lintas?&lt;br /&gt;4. Apakah ketidakdisiplinan saat ini dikarenakan ketidaktegasan hukum?&lt;br /&gt;5. Apakah POLRI sama tidak pedulinya dengan masyarakat mengenai kedisiplinan berlalulintas?&lt;br /&gt;6. Penyuluhan dirasa tidak efektif. Bagaimana seharusnya penyuluhan yang baik?&lt;br /&gt;7. Pendapat tentang helm cebok (ini istilah aneh, nggak tau darimana, yang penting jangan salah aksentuasi, soalnya bisa berarti jauh banget meskipun sama2 ada di kamar mandi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kayaknya aku merasa dibatasi kalo harus jawab 1 per 1. Daripada nanti nggak bisa keluar lebih baik aku coba dengan menggunakan narasi dan diskripsi (gaya!). Nanti coba dicari sendiri apa jawabannya dan mana yang dibutuhkan. Juga dengan harapan bisa dijadikan bahan presentasi. Ok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang aku tebali di atas sebagai entry poin jawaban kali ini. Lebih bijak kiranya kalo mbahasnya lebih holistik dari pada parsial. Ini juga menghindari nge-just pada salah satu pihak. Soalnya aku menganggap kedisiplinan laulintas atau  masalah lalu lintas secara keseluruhan merupakan suatu sistem yang saling berkaitan dan tidak bisa terpisahkan. Aku coba membagi jadi empat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Regulasi sebagai pengatur subyek di lapangan (dalam hal ini hukum tentang lalu lintas) Bisa lihat sendiri dengan googling di internet. [selanjutnya kata hukum yang aku gunakan di bawah berarti hukum lalu lintas]&lt;br /&gt;2. Aparat penegak hukum dalam hal ini polisi. Di bawah aku sebut polisi/aparat.&lt;br /&gt;3. Konsumen pengguna jalan (saya sebut masyarakat lalu lintas), dan&lt;br /&gt;4. Fasilitas (sarana dan prasarana yang mendukung terciptanya lalu lintas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita akan mencoba mengkritisi sati per satu. (Kaca mata makro dan mikro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah tau dari orang yang lebih ngerti tentang hukum lalu lintas kita (Indonesia). Hukum kita ini masih menyisahkan banyak celah yang akhirnya menjadikan penyelewengan2 yang dilakukan di lapangan baik oleh aparat maupun masyarakat. Salah satu kasusnya ,misal, hukum kita terlalu ribet jika menghadapi pelanggaran lalu lintas di jalan. Jika ada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran (ambil contoh tidak bawa SIM/STNK atau nggak pakai helm), jika mengikuti aturan main yang benar, maka si pelanggar harus menghentikan kendaraannya (karena dicegat oleh polisi), dibawa ke pos terdekat, buat surat perjanjian dalam hal ini surat tilang, dan surat2 disita. Jika dihitung sudah berapa waktu yang terbuang? Dan ditambah lagi kita harus menghadiri acara sakral bernama sidang. Bayangkan, hanya karena nggak bawa helm! Yang akhirnya juga UUD (ujung2 duit). Orang2 juga punya urusan2 sendiri, entah bisnis atau kerjaan atau lain2. Kalo buat orang pengusaha sih waktu yang terbuang nggak sebanding sama biaya yang dikeluarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sebagai efek logisnya apa? Masyarakat akan lebih cenderung mengambil jalan pintas dengan cara  melakukan transaksi di jalan. Yup tawar menawar. Meskipun proses ini menurut UU lalu lintas legal dilakukan, tapi –yang sudah menjadi rahasia umum- aparat kita sayangnya nggak semua jujur. Akhirnya uang yang seharusnya masuk kas negara jadi masuk kas keluarga. Hehehe… aneh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bandingkan dengan di salah satu negara bagian di Amerika. Jika polisi mengetahui ada pelanggaran di jalan –selama itu tidak menggangu pengguna jalan lain- maka polisi di sana akan mencatat nopol kendaraan itu tadi, cari di data base, orang yang bersangkutan di telpon untuk segera membayar biaya pelanggaran lewat bank atau online. Dan harganya ini bukan rekayasa, melainkan sudah diketahui publik. Jika sampai batas waktu yang ditentukan tidak segera menunaikan kewajibannya, baru akan diadakan proses yang lebih ketat dengan pencabutan surat2 ijin mengemudi. Tanpa penghentian di tengah jalan, tanpa membuang2 banyak waktu dan nggak bertele2.&lt;br /&gt;Satu contoh lagi (sebagai perbandingan). Ini baru dapat cerita dari temen (orang Indonesia) yang bekeja di Norwegia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali dia melanggar lalu lintas, akhirnya harus dihentikan sama polisi dan dikasih tau harus membayar 30 dolar ke kantor ini, misalnya, pada  waktu itu juga. Ketika itu ungkin jiwa2 Indonesianya masih ada, si teman ini karena terburu2 ada pekerjaan yang harus ditangani, akhirnya mengeluarkan jurus pemungkas khas indonesia. Dia mencoba mempeberikan sesuatu biaya tambahan dengan maksud langkahnya diperlancar karena harus buru2. Eh… pak polisinya malah naikin harganaya jadi 4500 dolar dengan alasan karena berusaha menyogok aparat. Nah lo! Tapi beruntungnya pak polisi ini masih dengan senyum ramah dan berusaha menjelaskan kesalahannya dan menyarankan jangan sampai melakukan lagi. Beda dengan ‘mayoritas’ aparat kita (Kita akan coba bahas di bawah nanti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malu yac kalo dibandingan sama negara2 maju. Tapi bagaimana pun kita harus cinta Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum selesai, yuk kita tambah satu lagi aja sebagai referensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekaran kita bahas masalah SIM. Kenapa? Karena aku anggap ini adalah awal/start yang seharusnya dilakukan bagi siapa saja yang berkendara bermotor di jalan. Legalisasi awal yang nggak bisa di tawar2! Soalnya kesan pertama itu harus menggoda, dan selanjutnya terserah anda. Eh… tapi sayangnya kesan pertama kita tentang lalu lintas (dalam hal ini pengurusan SIM sebagai syarat awal bagi siapa saja yang ingin berkendara di jalan raya) buruk sekali. Ya… aku berani bilang buruk sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan, yang tercantum di UU lalu lintas yang salah satu pembahasannya tentang pembuatan SIM yang seharusnya cuma 70.000 rupiah, disulap sama pak polisinya jadi 210.000 rupiah. Yang biasanya sama tes dulu, tapi ini nggak pake tes2an segala –ini pengalaman pribadi! Hehe…-. Rinciannya jadi: 70.000 yang asli, 150 ribu buat pengganti tes tulis dan tes praktik, sisanya buat tetek mbengek. Trus pertanyaannya, lari kemana uang lebihannya itu. Dan yang paling memprihatinkan, tidak mendidik sama sekali pada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon pengguna jalan nggak perlu dicek dulu, bener2 bisa naek kendaraan nggak? Bener2 tau rambu2 g?  Bener2 tau apa yang harus dilakukan nggak sewaktu di jalan? Dan juga diajari dari awal buat melaksanakan proses secara instan. Ya konsekuensi logisnya adalah banyak pelanggaran selama di jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus coba seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakatnya juga gitu. Budayanya udah budaya instan. Apa2 mau cepet. Ngantri nggak mau. Ngukuti proses nggak mau. Ya klop deh, akhirnya seperti orang haus nemuin air, lupa segalanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apapun itu, masyarakat kita memang masih kurang dan bekum berpendidikan! Susah kalo di suruh belajar! Ini juga yang membuat pelanggaran lalulintas dan korupsi di tengah jalan bagai jamur di musim hujan. Numbuh terus!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat kita nggak ngerti apa yang harus dilakukan ketika melakukan pelanggaran. Akhirnya ya ditakut2i dan di bohongi sama pak polisinya. Padahal seharusnya masyarakat tuh punya hak ketika di tengah jalan tiba2 di cegat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tanya, ada surat operasi nggak, atau apa alasannya menggangu perjalanan kita.&lt;br /&gt;2. Kalo nggelanggar, kita boleh minta daftar harga (kayak di warung) Kalo nggak bawa SIM segini, nggak pake helm segini, ini segini, dst. Sayangnya masyarakat nggak tau hak2nya. Akhirnya ya dibohongi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Capeek deeh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oia, sebagai gambaran..&lt;br /&gt;Aku dan beberapa teman yang seprofesi sering menanyakan beberapa hal yang paling sering di keluhkan oleh masyarakat. Aku coba saring, muncul di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Polisi sering mencari2 kesalahan dan akhirnya uang tilang masuk kantong.&lt;br /&gt;2. Sering tebang pilih tanam. Tau kan polisi muda kita, yang seger dipandang ya boleh jalan trus, tapi kalo orang yang membuat dunia ini tambah jelek aja, ya jangan harap bisa keluar mudah. Meski nggak semuanya sih..&lt;br /&gt;3. Pengurusan SIM yang nggak wajar.&lt;br /&gt;4. Pelayanan polisi yang nggak ramah dan tidak mendidik. Kalo ada pelanggaran, kita nggak pernah ditunjukin apa yang kita langgar, bunyi pasalnya seperti apa, apa sanksinya, dan seharusnya seperti apa. Praktis nggak ada pendidikan lalu lintas sama sekali yang di berikan oleh polisi karena seharusnya memang pendidikannya sewaktu buat SIM kemarin!&lt;br /&gt;5. Kita nggak pernah diberi tau akses bagaimana kalo kita ingin melaporkan suatu pelanggaran di jalan.&lt;br /&gt;6. Dan banyak lagi masalah lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika coba kita teruskan ke pihak yang berkompeten, yang muncul adalah jawaban retoris. Dan salah satu pihak yang kita kenal baik mengatakan bahwa itu adalah bagian dari sistem yang membudaya dan sulit untuk di rubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kembali lagi ke sistem yang mengakibatkan efek domino dan efek lingkaran setan. Efek domino karena kesalahan ini berlangsung terus menerus dan saling mempengaruhi satu sama lain. Dan parahnya lagi juga jadi efek lingkaran setan yang muter terus nggak ada berhentinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus kalau masalah penyuluhan harus dilihat esensinya. Penyuluhan itu menyadarkan orang dengan memberikan pilihan2 yang mendidik dan contoh yang baik. Kalau dirasa kebanyakan orang masih kurang efektif ya karena aku rasa itu hanya formalitas atau kalau nggak mau di bilang omong kosong. Soalnya dalam implementasinya di lapangan justru bertolak belakang. Akhirnya dalam diri masyarakat ada benturan nilai yang harus dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurutku penyuluhan yang baik itu nggak perlu harus turun kesekolah2 atau ke masyarakat sambil memberikan waktu khusus. Ini juga menandakan berarti sistem yang di bangun selama ini kurang maksimal. Soalnya penyuluhan itu sebenarnya nggak diperlukan lagi kalau dalam proses sesungguhnya dijalani dengan benar dan sehat. Dengan mengikuti sistem dan proses yang seharusnya, masyarakat akan tau sendiri dan nggak perlu ada penyuluhan2 tambahan yang turun ke grassroot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau pengen jawaban pendek per pertanyaan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Masih kurang&lt;br /&gt;2. Sudah berperan aktif&lt;br /&gt;3. Merupakan sebuah sistem, jadi semuanya punya posisi sama dan signifikan&lt;br /&gt;4. Hukum sudah tegas, tapi implementasinya rumit&lt;br /&gt;5. Masyarakat jadi cenderung apatis terhadap proses dan sistem&lt;br /&gt;6. Udah di bahas di atas&lt;br /&gt;7. Nah ini yang menarik. Kalau Jawaban singkatnya adalah relatif. Tapi kalo di bahas jadi menarik. Kita coba!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pernah membahas sebelumnya masalah ini. Begini. Yang tercantum dalam UU tentang lalu lintas itu sebenarnya adalah: setiap pengguna kendaraan roda dua atau kendaraan yang terbuka wajib memakai helm standart untuk menjaga keamanan. Nah permasalahannya disini, tidak ada definisi helm standart. Kalo masyarakat tahu tentang ini, sebenarnya mereka bisa mengelak kalo ditilang karena pake helm cebok. Bilang aja bahwa helm yang dia pake tuh sudah standart (menurut dia). Kalo masih keras kepala lagi suruh jelasin tuh polisi pasal mana yang menjelaskan helm standart itu seperti apa? Pasti juga bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk mengatasi permasalahan ini, penjelasan tentang peraturan itu diberlakukan hukum konversi. Masih inget pelajaran pak Bagyo kan? Jadi konversi itu adalah hukum yang tidak tertulis tapi sudah dijadikan kebiasaan secara terus-menerus oleh masyarakat. Tapi apapun itu, nilanya masih sangat relatif. Di daerah sini standart itu begini, tapi di daerah lain belum tentu. Jadi belum pasti, polisi dan masnyarakat sama2 bingunnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apapun itu, sebagai manusia harus saling menghargai dan saling menggingatkan! Pasti setuju khan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huuah… udah jam setengah satu. Sementaa itu dulu ja yac! Udah ngantuk nih. Kalo masih bingung dan ada pertanyaan lagi, boleh laen waktu. Aku suka diskusi, jadi kalo diajak tuker pikiran dan diskusi kapanpun, aku ladeni. Hehehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4400255395867830260?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4400255395867830260/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/suatu-hari-aku-dapat-sms-dari-adek.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4400255395867830260'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4400255395867830260'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/suatu-hari-aku-dapat-sms-dari-adek.html' title='Obrolan Santai Tentang Lalu Lintas'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-3406395806625396756</id><published>2007-06-17T07:43:00.000+07:00</published><updated>2007-06-17T07:56:08.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><title type='text'>Sekarang Hari Ayah lho...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnSF-m2bGyI/AAAAAAAAABw/_CXrJL4Ed-Y/s1600-h/dad_and_baby.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnSF-m2bGyI/AAAAAAAAABw/_CXrJL4Ed-Y/s200/dad_and_baby.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5076829990580591394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak hanya ibu doang lho yang punya hari. Ternyata ayah juga punya hari istimewa. Yup, Father's Day! Lom pada tau khan? Aku aja baru aja tau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarahnya, hari ayah ini pertama kali muncul di Amerika, tapi yang paling getol memperingati malah orang2 Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya kala itu tanggal 5 Juli 1908 pertaman kali diadakan peringatan hari ayah. Peringatan ini dalam rangka untuk mengenang tewasnya 361 laki-laki yang sebagian besar adalah imigran dari Italia dan juga seorang ayah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga ada cerita salah seorang anak yang ditinggal ibunya sejak kecil. Dan mulai saat itu ayahnya seorang diri yang mengasuh dan merawat kelima saudaranya. Anak ini sangat bangga dengan ayahnya dan untuk mengenangnya, pada tanggal 19 Juni 1910 diperingati sebagai hari ayah yang juga bertepatan dengan tanggal lahir ayah anak itu. Karena dukungan negarawan, politisi, dan orang2 besar kala itu, maka berita ini dapat dengan cepat tersebar luas. Dan akhirnya resmi pada setiap hari Minggu ke-tiga di bulan Juni diperingati sebagai hari ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu ayo rame-rame mengucapkan rasa sayang kita pada ayah. Tentunya dengan tanpa mengurangi rasa hormat kita pada ibu yang telah membesarkan kita. Hari ini juga bisa dijadikan entry point kita untuk terus menghormati orang tua kita. Setelah hari ibu 22 Desember kemarin, dan sekarang adalah hari ayah, berarti sudah lengkap dan tidak ada alasan lagi untuk tidak berbuat baik pada kedua orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blogger bukan berarti anak durhaka khan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar dari &lt;a href="http://sillydad.com/silly/wp-content/uploads/2006/04/dad_and_baby.jpg"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-3406395806625396756?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/3406395806625396756/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/sekarang-hari-ayah-lho.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3406395806625396756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/3406395806625396756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/sekarang-hari-ayah-lho.html' title='Sekarang Hari Ayah lho...'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnSF-m2bGyI/AAAAAAAAABw/_CXrJL4Ed-Y/s72-c/dad_and_baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-7139759140758505553</id><published>2007-06-17T07:21:00.000+07:00</published><updated>2007-06-17T07:29:47.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='phyosophy'/><title type='text'>Jadilah Spiderman, jangan Superman. Ato paling tidak jadilah Batman!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnR_eG2bGxI/AAAAAAAAABo/ZFYZBLxC2g4/s1600-h/spiderman.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnR_eG2bGxI/AAAAAAAAABo/ZFYZBLxC2g4/s320/spiderman.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5076822835165076242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka semua superhero di dunianya masing2. Sama2 menolong yang lemah dan yang tertindas. Tapi jadilah Spiderman jangan Superman!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jasa spiderman sama dengan jasa superman di dunianya masing2. Tapi spiderman lebih tulus nolong orang daripada Siperman. Dia (Spiderman) nggak butuh dikenal setelah nolongin orang. Tetep pemalu kalo jadi orang biasa. Dan nggak nunjukin dirinya kalo lagi beraksi. Topengnya nggak pernah ketinggalan di pake kalo lagi berbuat baik. Calon penghuni sorga nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi coba liat superman. Gaya dia jalan aja uda membusungkan dada. Pake ndongak keatas lagi kepalanya. Kalo nolong orang, pengenny orang yang di tolong itu tau siapa dia. Wajah seperheronya yang di pasang. Biar orang2 tau kalo yang nolong penduduk bumi tuh superman. Padahal orang bijak bilang kalo tangan kananmu berbuat baik, sebisa mungkin tangan kiri nggak tahu. Nah, filosofi ini dipakai betul ama Spiderman, tapi nggak Superman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaaah. hidup memang pilihan. Pengen jadi Spiderman ato Superman kaya' konteks di atas. Ato kalo masih bingung &amp;amp; susan milih yang mana. Jadi batman aja. Separoh wajahnya ditutupi, separohnya keliatan. Nggak apa2 de buat pemula. Dari pada nggak berbuat baek sama sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar diambil dari&lt;a href="http://supermantv.net/wallpaperbattles/worldsfinest/spiderman.jpg"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-7139759140758505553?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/7139759140758505553/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/jadilah-spiderman-jangan-superman-ato.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7139759140758505553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/7139759140758505553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/jadilah-spiderman-jangan-superman-ato.html' title='Jadilah Spiderman, jangan Superman. Ato paling tidak jadilah Batman!!'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RnR_eG2bGxI/AAAAAAAAABo/ZFYZBLxC2g4/s72-c/spiderman.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-6547356501103957546</id><published>2007-06-05T21:31:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:12:34.247+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><title type='text'>Naik-naik ke Puncak Gunung (Indonesia)</title><content type='html'>Naik naik kepuncak gunung&lt;br/&gt;Panas, panas sekali&lt;br/&gt;Naik naik ke puncak gunung&lt;br/&gt;Gersang, gersang sekali&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kiri Kanan Kulihat saja&lt;br/&gt;Banyak pohon yang tumbang..ang..ang..&lt;br/&gt;Kiri Kanan Kulihat saja&lt;br/&gt;Banyak Pohon yang tumbang!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RmV1r22bGwI/AAAAAAAAABg/fhTo__7Yn7Y/s1600-h/hutan_gundul.jpg"&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RmV1r22bGwI/AAAAAAAAABg/fhTo__7Yn7Y/s400/hutan_gundul.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5072589951621339906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;Peringatan Hari lingkungan hidup tahun ini di Indonesia dihiasi  dengan berita yang disampaikan salah satu LSM Lingkungan Hidup yang paling eksis si Indonesia, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), melalui Eksekutif Nasionalnya yang mengatakan kerusakan hutan di Indonesia mencapai 3,8 juta hektar setahun. Ini berarti dalam satu menit 7,2 hektar hutan kita rusak.  Jika ini masih terus terjadi dan jika  tidak dihentikan, maka hutan dataran rendah di Sumatera akan habis pada tahun 2005. Juga dataran rendah di Kalimantan akan habis pada tahun 2010. Minyak pun, masih menurut WALHI, tidak akan bertahan dalam waktu 10 tahun.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari tutupan hutan Indonesia seluas 130 juta hektar, menurut World Reseach Institute (sebuah lembaga think tank di Amerika Serikat), 72 persen hutan asli Indonesia telah hilang. Berarti hutan Indonesia tinggal 28 persen. Data Departemen Kehutanan sendiri mengungkapan 30 juta hektar hutan di Indonesia telah rusak parah. Itu berarti 25 persen rusak parah. (dikutip dari Tempo Interaktif.com)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yang lebih memalukan, 16 Maret 2007 lalu LSM Lingkungan Hidup Internasional Greenpeace mendaftarkan Indonesia untuk dinobatkan dalam Guinness Book of World Record sebagai negara penghancur hutan tercepat di dunia (!). Seperti diketahui besama, penyebab kerusakan itu adalah illegal logging yang terus menerus tanpa tersentuh regulasi pemerintah sama sekali. Dan akhirnya, lembaga penyusun rekor di dunia ini mengesahkan rekor (memalukan) Indonesia itu pada akhir April lalu dan bakal muncul di Guinness Book of World Record edisi 2008. Rekor memalukan ini akan dengan mudah disaksikan oleh jutaan mata di dunia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apa kado kita untuk bangsa ini dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup sedunia hari ini? Ah..rasanya terlalu jauh kalau kita harus disuruh mengurangi penebangan hutan. Orang seberapa besar hutan yang dimiliki bangsa ini saja kita suda lupa untuk mengetahuinya. Jadi ya dianggap nggak ada apa-apa pada kehidupan kita dengan rekor (fantastik) yang dibuat indonesia tadi. Nggak ngefek!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tapi perlu diingat bahwa itu tadi akan jadi bom waktu yang pasti akan meledak di masa yang akan datang. Memang kita nggak akan bisa berbuat banyak untuk menghindarkan predikat juara bertahan dalam hal penghancuran hutan. Tapi kalau kita coba buang sampah pada tempatnya bisa kan? Pasti nggak terlalu berat. Yah minimal nantinya kita bisa bangga pada diri sendiri kalau kita juga bisa jadi Pahlawan Lingkunagn Hidup. Yuk kita coba sama-sama agar Indonesia jadi negara yang nggak panas dan nggak gersang!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-6547356501103957546?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/6547356501103957546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/naik-naik-ke-puncak-gunung-indonesia.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6547356501103957546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6547356501103957546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/06/naik-naik-ke-puncak-gunung-indonesia.html' title='Naik-naik ke Puncak Gunung (Indonesia)'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RmV1r22bGwI/AAAAAAAAABg/fhTo__7Yn7Y/s72-c/hutan_gundul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1543592195800272028</id><published>2007-05-31T19:18:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:15:28.213+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='moment'/><title type='text'>Hari Anti Tembakau?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rl7Dkd2MPkI/AAAAAAAAABQ/2cHFWpRuNMo/s1600-h/no_smoking.gif"&gt;&lt;img src="http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rl7Dkd2MPkI/AAAAAAAAABQ/2cHFWpRuNMo/s200/no_smoking.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070705261720387138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Buat para cigaretter atau perokok-perokok mania, inilah momen pas buat kamu mulai lebih menyayangi dirimu sendiri. Coba renungkan! Kita nggak minta paru-paru buat memompa terus-menerus, dan bahkan sampai dibela buat nggelembur semalaman 'hanya' untuk menyuplai oksigen segar untuk tubuh dan otak kita. Tapi kita malah nggak tahu balas budi dengan memperlakukan paru-paru dengan semena-mena. Setiap hari dicekoki asap polusi yang pastinya nggak sehat(!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Coba bayangkan juga kalau paru-paru kita mirip orang indonesia (kebanyakan, tapi nggak semua), yang suka &lt;br/&gt;melakukan unjuk aabila diperlakukan semena-mena dan akhirnya melakuka mogok kerja, beberapa menit saja. Pasti dah kita bakal amburadul, produktifitas menurun, dan malahan bisa bikin kita gulung tikar kayak perusahaan-perusahaan alias mati(!). Tuh kan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Malahan ada satu info menarik hasil penelitian (lupa siapa) yang mengatakan bahwa perbandingan konsumsi rokok dan konsumsi koran banga kita per tahun lebih besar pengeluaran untuk membeli asap apabila memakai satuan rupiah. Jadi besaran rupiah yang dikeluarkan untuk membeli rokok lebih besar daripada rupiah yang dikeluarkan utnuk membeli surat jkabar harian per tahunnya. Padahal tahu sendarilah lebih mahal mana rokok satu bungkus dengan koran satu edisi terbitan? Nah lo...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1543592195800272028?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1543592195800272028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/hari-anti-tembakau.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1543592195800272028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1543592195800272028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/hari-anti-tembakau.html' title='Hari Anti Tembakau?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rl7Dkd2MPkI/AAAAAAAAABQ/2cHFWpRuNMo/s72-c/no_smoking.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5469516488183599413</id><published>2007-05-18T21:45:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:18:10.013+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laugh'/><title type='text'>Presidential  Coincidence?</title><content type='html'>Abraham Lincoln was elected to Congress in 1846.&lt;br /&gt;John F Kennedy was elected to Congress in 1946.&lt;br /&gt;Abraham Lincoln was elected President in 1860.&lt;br /&gt;John F. Kennedy was elected President in 1960.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The names Lincoln and Kennedy each contain seven letters.&lt;br /&gt;Both were particularly concerned with civil rights.&lt;br /&gt;Both wives lost their children while living in the White House.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Both Presidents were shot on a Friday.&lt;br /&gt;Both Presidents were shot in the head.&lt;br /&gt;Lincoln's secretary was named Kennedy.&lt;br /&gt;Kennedy's secretary was named Lincoln.&lt;br /&gt;Both were assassinated by Southerners.&lt;br /&gt;Both were succeeded by Southerners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Both successors were named Johnson.&lt;br /&gt;Andrew Johnson, who succeeded Lincoln, was born in 1808.&lt;br /&gt;Lyndon Johnson, who succeeded Kennedy, was born in 1908.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;John Wilkes Booth, who assassinated Lincoln, was born in 1839.&lt;br /&gt;Lee Harvey Oswald, who assassinated Kennedy, was born in 1939.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Booth ran from the theater and was caught in a warehouse.&lt;br /&gt;Oswald ran from a warehouse and was caught in a theater.&lt;br /&gt;Booth and Oswald were assassinated before their trials.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And here's the kicker...&lt;br /&gt;A week before Lincoln was shot, he was in Monroe, Maryland.&lt;br /&gt;A week before Kennedy was shot, he was in Marilyn Monroe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;take from http://&lt;a href="http://www.gusdur.net"&gt;www.gusdur.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5469516488183599413?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5469516488183599413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/presidential-coincidence.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5469516488183599413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5469516488183599413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/presidential-coincidence.html' title='Presidential  Coincidence?'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-6503631056067397109</id><published>2007-05-15T21:33:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:20:15.011+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>Dua Berita Baik di Waktu yang Hampir Bersamaan</title><content type='html'>Dalam waktu yang hampir bersamaan, dua kabar baik datang. Apalagi kabar ini adalah suatu hal yang tidak biasa dan baru pertama kali aku mendapatkannya. Pertama, &lt;a href="http://kabarindonesia.com/berita.php?pil=23&amp;dn=20070514051920"&gt;tulisanku&lt;/a&gt; terpilih menjadi content &lt;a href="http://kabarindonesia.com/berita.php?pil=23&amp;dn=20070514051920"&gt;nomor satu yang paling banyak dibaca pengunjung untuk minggu ini&lt;/a&gt;. Suatu penghargaan yang luar biasa tentunya. apalagi ini merupakan tulisan pertamaku. Ya, pertama dan langsung jadi yang paling banyak di baca orang. Patutlah sekiranya aku mengucapkan terima kasih pada siapa saja yang telah membantuku sehingga aku mendapatkan prestasi ini. Terima kasih juga atas support, saran dan kritikannya. Semoga ini akan menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan tulisan-tilisan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang kedua, hari ini aku dinyatakan &lt;a href="http://pmdk.unair.ac.id/"&gt;lulus tes PMDK Universitas Airlangga&lt;/a&gt;. Sebulan yang lalu nggak pernah sama sekali terlintas di pikiranku bakal sekolah disana. Tapi sekarang aku telah &lt;a href="http://pmdk.unair.ac.id/"&gt;dinyatakan diterima&lt;/a&gt; (dengan nomor ujian &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;10721249&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;) di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi. Apapun yang terjadi saat ini, semoga ini  menjadi yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hal yang luar biasa datang dalam waktu yang hampir bersamaan. Semoga dengan ini aku tetap rendah diri dan tidak merasa senang yang terlalu berlebihan karena hidup memang kadang di atas dan kadang di bawah. Patutlah untuk disyukuri dan mengucapkan hamdalah pada Allah subhanahu wata'ala yang telah memberikan ini semua. Semoga aku tetap bisa menjaga amanahMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-6503631056067397109?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/6503631056067397109/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/dua-berita-baik-di-waktu-yang-hampir.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6503631056067397109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/6503631056067397109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/dua-berita-baik-di-waktu-yang-hampir.html' title='Dua Berita Baik di Waktu yang Hampir Bersamaan'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4035014679941045584</id><published>2007-05-06T09:16:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:27:57.642+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>Akhirnya...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj07MikTr0I/AAAAAAAAAA0/Kc4yUXqIVks/s1600-h/success.gif"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj07MikTr0I/AAAAAAAAAA0/Kc4yUXqIVks/s320/success.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5061266642857865026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah... Akhirnya keluar juga tulisan pertamaku. Seneng dunk pastinya. Memeng keberhasilan harus dicapai dengan sabar.... Sejajar sama orang-orang yang kenyang dalam dunia tulis menulis tentu bikin bangga. Semoga ini bukan yang pertama, tapi awal dari ribuan tulisan selanjutnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nothing is impossible...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen liat?? ... &lt;a href="http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=13&amp;dn=20070430164424"&gt;klik aja disini...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4035014679941045584?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4035014679941045584/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/alhamdulillah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4035014679941045584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4035014679941045584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/alhamdulillah.html' title='Akhirnya...'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj07MikTr0I/AAAAAAAAAA0/Kc4yUXqIVks/s72-c/success.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4558649659751099861</id><published>2007-05-06T08:04:00.000+07:00</published><updated>2007-05-06T08:32:31.645+07:00</updated><title type='text'>Liputan besar pertamaku nih...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj0wEikTrzI/AAAAAAAAAAs/T0rrK_qlNq8/s1600-h/tooth-figure-stress-reliever-extralarge.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj0wEikTrzI/AAAAAAAAAAs/T0rrK_qlNq8/s320/tooth-figure-stress-reliever-extralarge.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5061254410791006002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pawai Amal Pepsodent, Tersenyum dan Berbagi. Nih acara besar yang pertama kali aku liput. Acaranya pasta gigi. Lucunya, waktu itu aku meliputnya pas belum gosok gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya begini. Tiga hari dua malam ini aku nggak pulang sama sekali, paling Cuma mampir bentar doang. Terpaksa dua malam nginep di kantor.  Nah pas hari ketiganya atau malam kedua aku tidur di kantor dan aku harus bangun pagi-pagi. Kondisinya waktu itu nggak bawa bekal apa-apa dari rumah. Ya iya lah, orang nggak ada rencana malam itu aku tidur di kantor. Baju yang dipake seharian akhirnya nggak ganti dan di kamar mandi nggak ada sikat gigi, yang ada cuman pasta gigi. Ya terpaksa (lagi) harus nngak sikat gigi pagi itu. Langsung berangkat buat ngeliput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak aku mampir dulu ke rumah temanku. Teman ini sedikit nggak biasa, setidaknya kalo aku habis ngobrol dan ngeliat nih teman, kayaknya ada energi tambahan yang masukke tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Habis sampai di rumah teman ini, seperti biasa dan kayaknya sudah hafal banget. Habis ngobrol, langsung de  disuguhi kopi susu. Capek, tapi sedikit kehangatan yang masuk kerongkongan, dan tentu saja kehangatan yang tercipta waktu ngobrol dengan temen ini yang (sebenarnya) nggak penting banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketawa pecah, saling cerita juga mengalir. Uuh.., dirasa cukup dapat tambahan energi. Kupaksakan buat pamit. Ya, memang terpaksa, karena ada satu acara disana yang harus segera aku liput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruus.. berjalan mengalir... Ynag pasti aku dapat tugas buat live interview sama brand manager Pepsodent Ibu Felisha (kayaknya lebih pantes dipenggil mbak, masi muda banget!), nih orang besarnya Pepsodent. Tegang tentunya karena jam terbang belum tinggi dan kurang persiapan. Waktu itu juga lagi ada hambatan teknis dari operator di studio. Ya.. bisa ditebak deh, interview alakadarnya. Hasilnya apa?! Ancuur!!!! Setelah dievaluasi sama orang-oprang management akhirnya dinyatakan Ancuur puool....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah... The show emang must go on. Biarin!!! (hehe) Harus tetep semangat sebab selain nggak enak tapi juga ada enaknya (ya jelas..lah). Abis pulang dapat sekarung souvenir yang isinya kaos (bukan kaos kutang), pasta gigi, sikat gigi (kayaknya harus rajin sikat gigi deh nantinya). Dan yang nggak terlupakan ketemu sama bintang tamu tingkat nasional, Vety Vera!!! Biasa lah bung, orang daerah ketemu sama orang kota. Meski hanya Vety Vera nggak apa-apa sebab nggak semua orang yang ikutan acara itu bisa mendekat, minta tanda tangan dan foto bereng sama nih artis. (Terlalu berlebihan deh. Biasa aja lagi!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4558649659751099861?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4558649659751099861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/liputan-besar-pertamaku-nih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4558649659751099861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4558649659751099861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/05/liputan-besar-pertamaku-nih.html' title='Liputan besar pertamaku nih...'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Rj0wEikTrzI/AAAAAAAAAAs/T0rrK_qlNq8/s72-c/tooth-figure-stress-reliever-extralarge.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-1931724043037493603</id><published>2007-04-25T21:44:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:24:37.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terjadi hari ini'/><title type='text'>SELAMAT ULANG TAHUN (makasih kawan)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ri91WikTryI/AAAAAAAAAAk/hreptXHDWIY/s1600-h/wayang2.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ri91WikTryI/AAAAAAAAAAk/hreptXHDWIY/s320/wayang2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5057389936657018658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun buat diriku sendiri. Moga kedepannya bisa lebih commitment sama tujuan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih kepada Allah subbhanahuwata'ala, makasih umurnya, semoga bisa aku manfaatin buat berkarya di dunia dan menginbas ke sunia selanjutnya. Terima kasih juga pada Muhammad shallallahu'alaihiwassalam. Terina kasih teladannya, terima kasih inspirasinya. Anda memang Luar biasa. Sorry kalo aku belom bisa jadi umatmu yang membanggakan.&lt;br /&gt;Terima Kasih buat ibu bapak yang udah ngerawat aku selama 18 tahun ini. Nggak ada kalian, blog ini nggak mungkin bakal ditulis. Makasih banyak meski tiep tahu nggak pernah ada ucapan met ultah yang meluncur dari&lt;br /&gt;bibir mulia kalian berdua. Pengorbanan dan ketulusan kalian memang nggak akan bisa diwakilkan sama kata-kata. Dan juga kakak-kakaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih juga buat temen-temenku yang udah ngucapin met ultah seharian ini.&lt;br /&gt;1. Mbak Nina, moga aku bisa jadi moslem partner yang baik&lt;br /&gt;2. Adek, makasih motivasi yang diberikan selama ini. Moga aku bisa jaga komitmennya. Kedepan pasti kita akan menemukan yang terbaik. Semoga diri yang kotor ini nggak membias pada dirimu yang sudah mencoba menyucikan diri. Luv u...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. Dhygta Reggina, kau memang nggak sadar bisa jadi motovasi tambahan kalo lagi lelah dan lagi sendirian.. Kemunculanmu memang pas&lt;br /&gt;banget. Teman yang udah bisa ngajari banyak  bahwa hidup hidup nggak melulu dihadapi dengan keseriusan penuh. Yang udah bisa ngajarin aku berbagi.&lt;br /&gt; Dan mempercayakan sebagian ceritamu sampai di telingaku. Yang udah bersedia&lt;br /&gt;menyediakan waktu buat ngobrol hal-hal yang nggak penting. Thanx for all. U are special one.&lt;br /&gt;4. Neng Miyoh, temen bangku yang setia banget! Maaf udah sering bikin nangis. Sumpah nggak ada maksud ngejahatin. Makasih juga buat nyanyian-nyanyian yang sebenernya nggak terlalu enak didenger, tapi sumpah, bakal ngangenin banget!!!!&lt;br /&gt;5. Ka' Mat, teman di Lampung waktu ketemu di Aceh. Sureprise banget, ka' Mat masih inget ultahku. Sory kalo aku jahat nggak pernah hubungi. Tapi seenernya udah lama kita nggak ketemu. Kapn ya bisa ketemu lagi??&lt;br /&gt;6. QQ, sory hampir lupa kamu siapa. Makasih udah ngucapin, meski ini agak telat kalo dibanding tahun lalu yang on time banget!! Sukses!!&lt;br /&gt;7. Cah Ayu (nih yang tercantum di ponselku), kamu memang bakal selalu ayu buatku. Keep struggle!!! Moga sekses! Kalo mau nikah hubungi aku yac!!!&lt;br /&gt;8. Neng Risma, maksih juga udah mau nyempetin waktu buat ngucapin. Aku ngerasa sampai sekarang kesalahanku banyak banget. Tapi neng malah doain aku moga sukses.. Sukses juga yac...!!&lt;br /&gt;9. Bang Franky, makasih buat ucapannya meski hampir muntah pas ngucapinnya. U are my best friend :-p&lt;br /&gt;10. +6285648818192; +6285646601126; +6285855038255; Sory, nomor kalian nggak terditeksi di ponselku. Tapi aku yakin kalian adlah teman-taman baikku. Maaf kalo aku pernah buat salah. Ucapan kalian bakal jadi yang paling luar biasa karena aku aja nggak tau sapa yang punya nomor ini.&lt;br /&gt;11. Neng Irene, sory nggak bisa ngasih yang memuaskan. Sory juga kalo sering ngejahatin. Kalo nggak sekarang, di kehidupan selanjutnya pasti akan dibales. Aku doain moga bisa segera nemuin jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus selanjutnya, karena kalian ngucapnya agak telat dari merek-mereka di atas makasnya dapet porsi yang agak dikit. Sumpah buikan bermaksud diskriminasi. Kalo ikhlas, nih bakal jadi pahala tersendiri. Hehe..&lt;br /&gt;***Chella; Ary Analisa; Mbak Mia, Mbk Ulin, Ferdin, Alphie, Zee (sory kalo aku nggak bisa menuhi keinginanmu), Diant, Ukrix, Ilmiea, All Crew Warna (makasih udah mau neria&amp;amp;ngajari aku), &lt;br /&gt;Dan yng lainnya yang nggak disebutin satu per&lt;br /&gt;satu. Yang ngucapinnya di jalan, di sekolah, di tempat kerja, di dunia maya, di empang, di tempat makan, di kamar mandi, dan yang mau ngucapin tapi lupa, nggak sempet, malu, sungkan, ato masih besok ato besoknya lagi. Makasih semuanya. Makasiiiiiiiiiiiiiiiiiih....... Ajari aaku buat bisa lebih menghargai kalian , Sory kalo aku salah .Aku sayang kalian semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-1931724043037493603?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/1931724043037493603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/selamat-ulang-tahun-makasih-kawan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1931724043037493603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/1931724043037493603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/selamat-ulang-tahun-makasih-kawan.html' title='SELAMAT ULANG TAHUN (makasih kawan)'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/Ri91WikTryI/AAAAAAAAAAk/hreptXHDWIY/s72-c/wayang2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-4108446675036295133</id><published>2007-04-20T18:44:00.000+07:00</published><updated>2007-06-11T10:28:51.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laugh'/><title type='text'>raisobikinblog syndrome</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiipMWyZlaI/AAAAAAAAAAc/-Nywnzhe2_w/s1600-h/delakeke.gif"&gt;&lt;img src="http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiipMWyZlaI/AAAAAAAAAAc/-Nywnzhe2_w/s320/delakeke.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5055476611463878050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kalo hobi nulis napa g bikin blog aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt;tau maz!!&lt;br /&gt;dari dulu pas pertama buka FS,&lt;br /&gt;udah kepengen bikin blog!!&lt;br /&gt;Tapi,&lt;br /&gt;GA TAU CARANYA!!&lt;br /&gt;huahahahahahahahahahahahaha..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;beneran d!&lt;br /&gt;akhuw ga ngerti cara buatNa,&lt;br /&gt;klo bwt di FS musti ada billingNa..&lt;br /&gt;=(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kerjaanya tiep hari di depan monitor internet g tau cara bikin blog??? Tuh gejala parah banget!! Kayaknya harus segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat de. Purut juga bisa koq, g perlu ke Saipul Anwar Malang. Di sini udah disediain layanan UGD khusus penyakit raisobikinblog. Tuh penyakit baru ditemuin akhrir2 ni. Udah diajarin Bu Jau lom???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo aku saranin ce, jangan buat blog di FS. Sinyalnya kurang kuat!!! Kan fs emang penyedia layanan buat orang2 yang g punya temen di dunia nyata.(hehehe) Bukam providenya blog. Selain itu, blog di fs juga harus 18+, yang masih &lt;18 harus sabar nunggu dulu. Waktu aku tanyain kenapa, kata yang punya fs se takut dibuat promosi maenan sepeda goyang pancal keliling. Tau kan?? Tuh masih hanya ada si Jawa, di luar jawa aja masih baru. Yang punya juga bilang takut maenan itu ngalahin nintendonya Jepang. Soalnya dia memprediksi, maenan tu bakal laku keras kalo sampe go internasional. Dan dia nggak mau kalo yang fasilitasin tuh fs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi ke jalan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bikin aja di www.blogger.com (sumpah nih bukan promosi, cuma bisnis MLM aja, hehehe boong puool). Caranya mudah banget ko. Tinggal ketik reg spasi trian, pasti sms yang lo dapet, langsung dari hp gwe. Trus ikutin deh tiga cara yang diinstruksiin di sana. Only with 3 steps, you can have a blog. Mudah kan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo tetanggamu yang gaptek tanya kenapa di blogger. Jawab aja iya. Soalnya provider (ato bahasa yang lebih mudah ditelen sama orang gaptek bilang aja, yang mracang) blog itu didukung ama fasilitas laen oleh yang mracang fitur-fitur blog. Gampang deh pokoknya. Udah gampang, lengkap, gratis, dilipatin 3x lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boong itu dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beli pulsa 30ribu, gratis pulsa 3x lipatnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info lengkap hubungi&lt;br /&gt;http://wayangwong.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-4108446675036295133?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/4108446675036295133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/raisobikinblog-syndrome.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4108446675036295133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/4108446675036295133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/raisobikinblog-syndrome.html' title='raisobikinblog syndrome'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiipMWyZlaI/AAAAAAAAAAc/-Nywnzhe2_w/s72-c/delakeke.gif' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-737935105022861356</id><published>2007-04-16T17:27:00.000+07:00</published><updated>2007-05-31T19:52:28.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>Kalo Ingin Sukses Harus Tidak Tahu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiNYK7gffRI/AAAAAAAAAAU/YDqmA1J6jBw/s1600-h/success.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiNYK7gffRI/AAAAAAAAAAU/YDqmA1J6jBw/s320/success.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053980151635737874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span&gt;Luar bias kesan pertamaku ketika membaca dokumen pembicaraan antara Wimar Wotoelar, Bob Sadino (pemilik supermarket Kem Chicks), Hadrijanto Satyanegara (PR Manager Patrakom), dan Fred Hehuwat (salah satu pendiri Yayasan ASHOKA Indonesia) -Mereka adalah orang-orang yang tidak putus asa bahkan bersemangat dan memberi contoh kepada kita- di perspektif.net. Mereka semua adalah enterpreneur sukses. Namun betapa&lt;br /&gt;surprisenya ketika si Host acara itu, Wimar Witoelar, secara implisit bertanya pada Bob Sadino tentang kiat apa yang membuatnya mulai ber-enterpreneur sehingga sekarang mencapai kesuksesan? Ternyata jawabannya adalah "Salah satu faktor saya menjadi seperti saat ini karena saya beruntung tidak mengetahui apa-apa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi merenung, barangkali itu benar. Kesuksesan akan datang apabila dalam diri kita selalu dihinggapi rasa ketidaktahuan yang tentunya harus dengan usaha untuk terus mencari. Ya, bisa dikatakan orang sukses bukan berasal dari orang-orang yang selalu merasa dirinya tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat perkataan Socrates, filsuf besar asal Yunani. Beliau mengatakan bahwa selama dirinya belajar dan mencoba memikirkan sesuatu dan gejala-gejala di dunia ini, beliau 'hanya' dapat satu pengetahuan bahwa dirinya memang tidak tahu. "Satu-satunya yang saya ketaui dari hidup saya adalah keidaktahuanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memang Maha Tahu, dan tentunya sebagai makhluknya kita adalah Maha Tidak Tahu, kecuali hanya beberapa kecil dari seluruh pengetahuan yang diberikan Tuhan pada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa. Teruslah jadi orang tidak tahu, karena kita akan trus beralajar.&lt;br /&gt;Keep your study...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-737935105022861356?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/737935105022861356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/kalo-ingin-sukses-harus-tidak-tahu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/737935105022861356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/737935105022861356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/kalo-ingin-sukses-harus-tidak-tahu.html' title='Kalo Ingin Sukses Harus Tidak Tahu'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RiNYK7gffRI/AAAAAAAAAAU/YDqmA1J6jBw/s72-c/success.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-987734111135863778</id><published>2007-04-10T19:14:00.000+07:00</published><updated>2007-05-31T19:55:15.847+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>3 Hari untuk 3 Tahun (Bangsa ini memang unik!)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RhuIKrgffQI/AAAAAAAAAAM/Lq0JFJS1yv8/s1600-h/pic_aceh02.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RhuIKrgffQI/AAAAAAAAAAM/Lq0JFJS1yv8/s320/pic_aceh02.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5051781124085218562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tepat seminggu lagi Ujian Nasional dimulai. Nggak terasa perjalanan menuntut ilmu di bangku SMA hampir mencapai finish. Perjuangan orang-orang yang mendukungku sampai saat ini tentunya sangat berarti untuk membawaku dalam posisi saat ini. Tentunya tak ada alasan untuk membuat mereka kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi Ujian Nasional kali ini rasanya berbeda dengan sebelumnya. Yang dulu di SD dan SMP terasa tenang sekali namun saat ini dan sampai detik ini aku merasa belum siap untuk bertempur di medan perang bernama Ujian Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan bodoh. Namun hanya karena kurang persiapan. Aku masih percayas pada kemampuanku yang sebenarnya (menurutku) luar biasa. Cuma karena kesalahan menejemen waktu dan membuka buku pelajaran saja selama kelas tiga ini yang kurang intens. Harus bekerja,&lt;br /&gt;berorganisasi, beraktivitas, bergelantungan di lapangan orang-orang yang penuh dinamika kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, namun Ujian Nasional kali ini aku harus tetap optimis menghadapi. Aku rasa kali ini akan sama dengan Ujian Nasional-Ujian Nasional sebelumnya yang dengan sukses aku lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam paradigmaku, apa sih fungsi dari nilai yang dibuahkan dari Ujian Nasional yang dilakukan hanya 3 hari. Kemampuan seseorang tidak akan mempu terekapitulasi semua hanya dengan mengerjakan Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Namun aku segera tersadar untuk segera berperang. Aku diingatkan bahwa ini adalah Indonesia Bung! Yang diisi oleh orang-orang jago korupsi. Korupsi uang, korupsi waktu, dan juga pandai mengkorupsi kemampuan orang untuk sama-sama dipaksa menjadi tukang korup di setiap jengkal Nusantara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah..inilah salah satu keunikan yang (tidak) patut untuk dilestarikan dari kekayaan budaya bangsa yang kita cintai ini. Sistem pendidikan yang hanya diukur dengan 3 hari. Ya. 3 hari untuk mengukur 3 tahun kita ditempa di Kawah Candradimuka bernama SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga tidak puas? Berarti sama dengan saya. Tapi sebagai warga negara yang baik kita harus tetap mengikuti aturan main di medan percaturan sistem di bangsa ini. Tentunya dengan semangat terus mengadakan perubahan yang lebih baikdengan tangan kita!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-987734111135863778?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/987734111135863778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/3-hari-untuk-3-tahun-bangsa-ini-memang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/987734111135863778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/987734111135863778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/3-hari-untuk-3-tahun-bangsa-ini-memang.html' title='3 Hari untuk 3 Tahun (Bangsa ini memang unik!)'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CtRnsewkNjQ/RhuIKrgffQI/AAAAAAAAAAM/Lq0JFJS1yv8/s72-c/pic_aceh02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5240825785723697791</id><published>2007-04-02T20:24:00.000+07:00</published><updated>2007-05-31T19:57:32.656+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thought'/><title type='text'>The Human Planning</title><content type='html'>Hidup memang tidak bisa kita samakan mutlak dengan rencana kita. Seperti saat ini misalnya. Tidak ada rencana sedikitpun siang tadi untuk ke tempat ini. Beberapa menit yang lalupun malah belum sempat terpikir. Namun sekarang aku sudah duduk di kursi depan rumah temanku yang posisinya hampir 2 kilometer dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu temanku keluar, benak ini tiba-tiba berpikir. Alangkah terbatasnya kemampuan manusia untuk berkehendak, termasuk terhadap dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5240825785723697791?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5240825785723697791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5240825785723697791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/04/hidup-memang-tidak-bisa-kita-samakan.html' title='The Human Planning'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-9173967089084787243</id><published>2007-03-16T23:28:00.000+07:00</published><updated>2007-03-18T07:03:58.648+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ian'/><title type='text'>sesuatu (memang) akan lebih terasa lebih berguna bila ia sudah tiada</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;Habis shalat isya' tiba-tiba ponsel bunyi pesan masuk. Pikirku langsung melayang mencoba menebak ada kejadian apa di dunia luar sana sehingga ada orang yang perlu mengabariku sesuatu hal tentang apa yang barusaja terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sajadah kulipat kurapikan. Ponsel kutemukan. Menu... Massages... Inbox..., satu pesan masuk. Open...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Innalillahi wainnaillaihi roji'un, kapan kejadiannya...? ...tolong telepon aku dirumah, ...kamu mesti njelasin semuanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas kaget. Tiba-tiba di dalam hatiku merasa ikut sedih. Memang bukan keluargaku yang meninggal, tapi (mungkin) saudara teman dekatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa komando benakku langsung menerawang ternyata aku masih beruntung. Orang-orang terdekatku masih ada. Masih menemaniku. Masih menyayangiku. Masih mau mengajakku untuk tertawa bersama. Tertawa? Ya, memang hanya tertawa. Tapi kadang kita lupa apa arti sebenarnya.  Ketika gelak tawa kita pecah bersma orang-orang di sekitar kita. Ketika itulah kita berada sejajar dengan yang lainnnya di dunia&lt;br /&gt;ini. Kesombongan sebagai manusia akan terlupakan. Saling sok akan hilang. &lt;br /&gt;Yang tersisa hanyalah ketelanjangan bulat yang menggambarkan kita ternyata hanyalah manusia yang tidak berarti apa-apa tanpa orang lain. Tanpa orang-orang disekitar kita yang selalu menyayangi dengan tulus, kita bukan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman dekatku itu, aku ucapkan jangan bersedih. Aku masih menyediakan bahuku untuk kau sandari. Untuk sekedar sejenah merendahkan hati sebagai penghormatan terakhir  untuk beliau. Beliau disana pasti berkata, Teruslah berjuang!!&lt;br /&gt;The show must go on, and always keep fighting to creat something for you, for me, and for the entire human race...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-9173967089084787243?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/9173967089084787243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/03/sesuatu-memang-akan-lebih-terasa-lebih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9173967089084787243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/9173967089084787243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/03/sesuatu-memang-akan-lebih-terasa-lebih.html' title='sesuatu (memang) akan lebih terasa lebih berguna bila ia sudah tiada'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6032865735161970991.post-5363144154117548319</id><published>2007-03-16T21:45:00.000+07:00</published><updated>2007-03-16T22:23:03.490+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='home'/><title type='text'>kamu terlahir untuk sukses</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Selamat datang di dunia motivasi. Dimulai dari tangan kita perubahan berawal. Untuk jadi yang bermanfaat bagi yang lain adalah sesuatu yang membanggakan. Kita adalah yang terbaik di dunia ini, karena kita memang dilahirkan dengan kondisi yang luar biasa. Tidak ada yang tidak berubah di dunia ini selain perubahan, dan perubahan adalah perbedaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6032865735161970991-5363144154117548319?l=www.trianfe.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.trianfe.com/feeds/5363144154117548319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/03/kamu-terlahir-untuk-sukses.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5363144154117548319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6032865735161970991/posts/default/5363144154117548319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.trianfe.com/2007/03/kamu-terlahir-untuk-sukses.html' title='kamu terlahir untuk sukses'/><author><name>wayangwong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03040638223926048476</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://i205.photobucket.com/albums/bb236/wayangwong/473150714_2f29e27e7f.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
